@comunidadluzu: SI SOS PARTE DE LA COMUNIDAD DE #LUZU SEGUIME Y COMENTA ✨💙 @Angela torres💙 @NADIE DICE NADA🤯❤️‍🔥

La comunidad de luzu tv ✨❤️‍🩹
La comunidad de luzu tv ✨❤️‍🩹
Open In TikTok:
Region: AR
Saturday 20 June 2026 21:25:34 GMT
383996
22218
47
379

Music

Download

Comments

agustinaborgonia
Agustina Borgonia :
No tienen otro tema de charla que no sea la relación de Angela?
2026-06-21 16:59:03
165
natalia.romina.be
Natalia Romina Benedetti Bauti :
que bien le quedó el cambio de color de pelo Angelita
2026-06-20 22:44:28
1000
dayanaroman98
Day☀️ :
que les cuesta poner el clip un poco más largo para entender lo que dicen
2026-06-21 23:39:26
16
aldiialcubo
Aldanax3 :
de quién hablan?
2026-06-21 05:22:59
34
nogon59
nogon59 :
de quien hablan???
2026-06-21 11:16:37
7
merceditasyleia
Mechita :
Es una leyenda urbana yo también lo escuché
2026-06-21 18:46:13
10
anyicabrera4
Anyi Cabrera :
lupita Villalobos también conto una historia parecida, no de casamiento, pero también la misma acción
2026-06-21 14:31:30
7
jesicamansilla88
Jesica :
me dejó cri cri cri cri 🤣🤣🤣
2026-06-20 21:45:26
33
amelierome
Amelie :
porque sesea cuando habla?
2026-06-21 10:06:39
2
moirafrankbaldi
MoiraFrankBaldi :
2026-06-21 11:00:56
2
soyiannn
SoyIAN :
en donde están todos? estados unidos?
2026-06-21 04:51:54
3
marugamarr
Maru :
ay inventan
2026-06-22 01:19:01
2
celinaporazulconcepcion
Celii-𝑎𝑛𝑔𝑒𝑙𝑎🩵 :
ÁNGELA TE AMO
2026-06-21 17:28:03
3
desi_bustos
Dessi💋 :
ay vieronn!!! qqq onda esoo 👀
2026-06-21 04:43:13
6
imangela3
(๑ºㅁº๑) :
no puede ser real 😳
2026-06-21 20:40:19
3
vero180412
vero🩷💜❤️‍🩹📚📚 :
me mato , quedo traumada de por vida , tipo como te recuperas emocionalmente o psicologicamente de eso?
2026-06-21 05:01:57
15
paolita865
Poly Smith :
No diosss, que espanto ...
2026-06-20 22:09:31
24
geovannita94
Geovannita94 :
solo eso le falta ...
2026-06-21 13:09:47
0
pabloeijo
Pablo Eijo :
era homelander
2026-06-21 17:59:02
0
To see more videos from user @comunidadluzu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About