@a_kv00: عزاء هيئة ايتام زينب ع مضيف ابا الفضل العباس ع #عبودي_١٤٤٥هـ#سيد_فاقد_الموسوي #قلعه_سكر #الناصريه #اكسبلورexplore

عبودي | ١٤٤٥هـَُ
عبودي | ١٤٤٥هـَُ
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 20 June 2026 21:38:00 GMT
502
87
2
3

Music

Download

Comments

ahw770o
ahw770o :
الله يوفقك حبيبي
2026-06-20 22:36:14
0
g_1lg
رـسـول :
❤❤❤
2026-06-20 22:12:16
0
To see more videos from user @a_kv00, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Banyak orang mengaku takut pada Dajjal yang bermata satu, tetapi jarang bertanya apakah dirinya sendiri sudah melihat dunia dengan dua mata. Satu mata hanya melihat dari satu sudut pandang, satu keyakinan, satu kebenaran versi dirinya. Mata yang lain tertutup rapat oleh fanatisme. Padahal Al-Qur'an berkali-kali mengingatkan agar manusia tidak terjebak pada 'dunia' yang sempit. Mungkin Dajjal bukan sekadar sosok yang ditunggu kedatangannya, tetapi cara berpikir yang membuat manusia kehilangan kemampuan melihat kenyataan dari berbagai sisi. Qur'an menyebut kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Jika dunia adalah cara manusia memandang dan menilai realitas, maka yang patut diwaspadai bukan hanya apa yang kita lihat, tetapi juga kacamata yang kita pakai untuk melihatnya. Bukankah mata satu adalah simbol ketidakmampuan melihat realitas secara utuh? Ketika fanatisme membuat seseorang kehilangan kemampuan berpikir, mempertanyakan, dan memahami perbedaan, apakah ia sedang melawan Dajjal... atau justru sedang menumbuhkan cara berpikir Dajjal dalam dirinya sendiri? Mungkin Dajjal yang paling berbahaya bukan yang datang di akhir zaman, melainkan 'mata satu' yang membuat manusia merasa paling benar sepanjang hidupnya. Orang yang hanya memiliki satu sudut pandang akan menganggap dirinya paling benar. Ia melihat dunia dengan satu mata, lalu menyebut semua yang berbeda sebagai sesat. Ironisnya, banyak yang takut pada Dajjal, padahal ciri 'mata satu' itu sudah hidup dalam cara mereka memandang kehidupan. #filsafat #pemikiran #renungan #tiktokindonesia  #literasi
Banyak orang mengaku takut pada Dajjal yang bermata satu, tetapi jarang bertanya apakah dirinya sendiri sudah melihat dunia dengan dua mata. Satu mata hanya melihat dari satu sudut pandang, satu keyakinan, satu kebenaran versi dirinya. Mata yang lain tertutup rapat oleh fanatisme. Padahal Al-Qur'an berkali-kali mengingatkan agar manusia tidak terjebak pada 'dunia' yang sempit. Mungkin Dajjal bukan sekadar sosok yang ditunggu kedatangannya, tetapi cara berpikir yang membuat manusia kehilangan kemampuan melihat kenyataan dari berbagai sisi. Qur'an menyebut kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Jika dunia adalah cara manusia memandang dan menilai realitas, maka yang patut diwaspadai bukan hanya apa yang kita lihat, tetapi juga kacamata yang kita pakai untuk melihatnya. Bukankah mata satu adalah simbol ketidakmampuan melihat realitas secara utuh? Ketika fanatisme membuat seseorang kehilangan kemampuan berpikir, mempertanyakan, dan memahami perbedaan, apakah ia sedang melawan Dajjal... atau justru sedang menumbuhkan cara berpikir Dajjal dalam dirinya sendiri? Mungkin Dajjal yang paling berbahaya bukan yang datang di akhir zaman, melainkan 'mata satu' yang membuat manusia merasa paling benar sepanjang hidupnya. Orang yang hanya memiliki satu sudut pandang akan menganggap dirinya paling benar. Ia melihat dunia dengan satu mata, lalu menyebut semua yang berbeda sebagai sesat. Ironisnya, banyak yang takut pada Dajjal, padahal ciri 'mata satu' itu sudah hidup dalam cara mereka memandang kehidupan. #filsafat #pemikiran #renungan #tiktokindonesia #literasi

About