@catchmeontheflip: sleeping beauty must have been sub human or something init?

NeeNee
NeeNee
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 21 June 2026 04:59:43 GMT
482
42
2
0

Music

Download

Comments

lego2shi
shonti :
how are they gonna help u with that 😭 also flossing and drink water before bed if u actually struggle with morning breath lol
2026-06-21 05:52:38
0
jahflip
Jahflip :
🖤🖤🖤
2026-07-04 16:07:50
0
To see more videos from user @catchmeontheflip, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

ada ada saja😂🗿 baca disini! Jika Bumi benar-benar berbentuk datar seperti cakram atau meja, hukum fisika yang kita kenal akan berubah total. Kehidupan di Bumi tidak akan berjalan seperti sekarang akibat beberapa fenomena ekstrem. 1. Gravitasi Menarik ke Tengah, Bukan ke Bawah Pada Bumi yang bulat, gravitasi menarik segalanya ke arah pusat inti Bumi, yang berarti ke arah bawah dari sudut pandang kita di mana pun kita berdiri. Namun, pada Bumi datar, pusat gravitasinya berada di tengah-tengah cakram (misalnya di Kutub Utara). Semakin kamu berjalan menjauhi pusat (menuju tepi cakram), gravitasi tidak lagi menarikmu ke bawah, melainkan menarikmu miring ke belakang menuju pusat cakram. Akibatnya, berjalan ke tepi cakram akan terasa seperti mendaki gunung yang sangat terjal, dan semua air laut serta atmosfer akan tersedot berkumpul di tengah cakram, menyisakan tepi Bumi yang kering tanpa udara. ––––– 2. Tidak Ada Atmosfer dan Air di Tepi Bumi Karena gaya gravitasi berpusat di tengah, lapisan atmosfer dan seluruh air di samudra akan membentuk kubah raksasa di bagian tengah cakram. Wilayah di dekat tepi Bumi tidak akan memiliki atmosfer (menjadi ruang hampa udara) dan tidak ada air, sehingga mustahil ada kehidupan atau tumbuhan yang bisa tumbuh di sana. ––––– 3. Satelit Jatuh dan Tidak Ada GPS Satelit bisa mengorbit Bumi karena memanfaatkan kelengkungan Bumi dan gaya gravitasi yang seimbang. Jika Bumi datar, satelit tidak akan bisa mengorbit; mereka akan langsung tertarik jatuh ke pusat cakram atau terlontar ke luar angkasa. Tanpa satelit, teknologi modern seperti GPS, prakiraan cuaca, dan komunikasi global tidak akan pernah ada. ––––– 4. Matahari dan Bulan Bertindak Seperti Lampu Sorot Untuk menjelaskan adanya siang dan malam, model Bumi datar mengasumsikan Matahari dan Bulan berukuran kecil dan berputar di atas cakram seperti lampu sorot (spotlight). Namun secara fisika, jika Matahari berada di atas cakram, kita seharusnya bisa tetap melihat energinya atau cahayanya dari jauh meskipun malam hari (seperti melihat lampu senter dari kejauhan di ruangan gelap). Selain itu, tidak akan ada fenomena matahari terbenam yang tenggelam di bawah ufuk. ––––– 5. Medan Magnet Lenyap Medan magnet Bumi tercipta karena adanya perputaran inti besi cair di dalam perut Bumi yang bulat (efek dinamo). Lapisan magnetik ini melindungi kita dari radiasi mematikan angin matahari. Pada Bumi berbentuk datar, inti planet seperti ini tidak bisa berfungsi, sehingga medan magnet akan lenyap dan radiasi kosmik dari luar angkasa akan langsung memanggang seluruh permukaan Bumi. lagian juga udah 2026 masih percaya bumi datar🗿😹 #astronomi #edukasi #bumioblate #firmanastronomi #fyp
ada ada saja😂🗿 baca disini! Jika Bumi benar-benar berbentuk datar seperti cakram atau meja, hukum fisika yang kita kenal akan berubah total. Kehidupan di Bumi tidak akan berjalan seperti sekarang akibat beberapa fenomena ekstrem. 1. Gravitasi Menarik ke Tengah, Bukan ke Bawah Pada Bumi yang bulat, gravitasi menarik segalanya ke arah pusat inti Bumi, yang berarti ke arah bawah dari sudut pandang kita di mana pun kita berdiri. Namun, pada Bumi datar, pusat gravitasinya berada di tengah-tengah cakram (misalnya di Kutub Utara). Semakin kamu berjalan menjauhi pusat (menuju tepi cakram), gravitasi tidak lagi menarikmu ke bawah, melainkan menarikmu miring ke belakang menuju pusat cakram. Akibatnya, berjalan ke tepi cakram akan terasa seperti mendaki gunung yang sangat terjal, dan semua air laut serta atmosfer akan tersedot berkumpul di tengah cakram, menyisakan tepi Bumi yang kering tanpa udara. ––––– 2. Tidak Ada Atmosfer dan Air di Tepi Bumi Karena gaya gravitasi berpusat di tengah, lapisan atmosfer dan seluruh air di samudra akan membentuk kubah raksasa di bagian tengah cakram. Wilayah di dekat tepi Bumi tidak akan memiliki atmosfer (menjadi ruang hampa udara) dan tidak ada air, sehingga mustahil ada kehidupan atau tumbuhan yang bisa tumbuh di sana. ––––– 3. Satelit Jatuh dan Tidak Ada GPS Satelit bisa mengorbit Bumi karena memanfaatkan kelengkungan Bumi dan gaya gravitasi yang seimbang. Jika Bumi datar, satelit tidak akan bisa mengorbit; mereka akan langsung tertarik jatuh ke pusat cakram atau terlontar ke luar angkasa. Tanpa satelit, teknologi modern seperti GPS, prakiraan cuaca, dan komunikasi global tidak akan pernah ada. ––––– 4. Matahari dan Bulan Bertindak Seperti Lampu Sorot Untuk menjelaskan adanya siang dan malam, model Bumi datar mengasumsikan Matahari dan Bulan berukuran kecil dan berputar di atas cakram seperti lampu sorot (spotlight). Namun secara fisika, jika Matahari berada di atas cakram, kita seharusnya bisa tetap melihat energinya atau cahayanya dari jauh meskipun malam hari (seperti melihat lampu senter dari kejauhan di ruangan gelap). Selain itu, tidak akan ada fenomena matahari terbenam yang tenggelam di bawah ufuk. ––––– 5. Medan Magnet Lenyap Medan magnet Bumi tercipta karena adanya perputaran inti besi cair di dalam perut Bumi yang bulat (efek dinamo). Lapisan magnetik ini melindungi kita dari radiasi mematikan angin matahari. Pada Bumi berbentuk datar, inti planet seperti ini tidak bisa berfungsi, sehingga medan magnet akan lenyap dan radiasi kosmik dari luar angkasa akan langsung memanggang seluruh permukaan Bumi. lagian juga udah 2026 masih percaya bumi datar🗿😹 #astronomi #edukasi #bumioblate #firmanastronomi #fyp

About