Author, lanjut. Aku bahkan udah lupa rasanya hidup sebelum baca ini. Segalanya berubah sejak kalimat terakhir itu muncul lalu berhenti begitu saja tanpa belas kasihan. Setiap hari aku berjalan dengan satu pertanyaan yang terus menghantui pikiran: "terus habis itu apa?" Aku mencoba melanjutkan hidup seperti biasa, tapi bagaimana mungkin seseorang bisa tenang ketika nasib tokohnya masih menggantung di udara? Aku butuh kelanjutannya seperti manusia butuh oksigen. Tolong, jangan biarkan aku menua sambil menunggu satu part berikutnya.
Karena bagiku, "lanjut" bukan cuma enam huruf yang diketik sembarangan. Itu adalah jeritan jiwa seorang pembaca yang ditinggalkan di tengah badai rasa penasaran. Itu adalah doa yang dipanjatkan diam-diam setiap kali membuka aplikasi. Itu adalah harapan terakhir yang masih tersisa setelah berkali-kali mengecek profil author dan tidak menemukan update apa pun. Jadi author, jika masih ada sedikit rasa kasihan di hatimu, lanjutkan ini sebelum aku terpaksa hidup dengan seribu teori yang tidak pernah mendapat jawaban.
2026-06-21 08:02:09
93
zoe :
ADDDUHHHHHHH
2026-06-21 15:22:02
1
evan :
jujur jd abel, gue risih jg sih di ganggu sama omara gituh
2026-06-21 11:48:08
88
8 :
15menit cukup kan kk buat istirahat,,,, lnjut kk,,,,