@zlyunholy: keraguan day 8 | #agnostic #realistic #complex og : @changcochii

userhisme
userhisme
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 21 June 2026 07:46:00 GMT
3389
214
37
40

Music

Download

Comments

cozmic.dust
pieceofstars :
Inilah poin dari ibadah dan tujuan kita diciptakan di dunia ini. Sebenarnya pertanyaan yang tertera ini salah satu bentuk kedurhakaan karena kesempatan hidup di dunia, kesempatan bertobat, kesempatan menyembah,semua itu bwntuk kasih Dia dan semua yang ada dan diciptakan sama Dia ga ada yang sia-sia. Bayangin aja kamu penulis, apakah kamu nyiptain tokoh yang jahat karena kamu jahat? apakah kamu nyiptain masalah ke tokoh-tokohnya karena kamu jahat sebagai penulis? Tuhan udah Maha baik dengan selalu ngasih kita kesempatan buat interaksi ke dia dan ngasih perunjuk tebtang cara hidup di dunia yang dia ciptain. Bahkan dikasih keadilan dalam bentuk kehidupan setelah kematian.Tentang alasan Dia ngapain nyiptain semua ini? Aku rasa aku melewati batas sampai mempertanyakan hak prerogatif Dia swbagai Pencipta. Kalau aku sampe bertanya itu, karena seolah aku punya jawaban lebih baik tentang seharusnya bagaimana ini semua berjalan, padahal kemampuanku ga setara Tuhan. Aku cuma ciptaan. Aku hanya perlu percaya padaNya dengan segala keadilanNya dan sempurnanya Dia sampe bisa menciptakan guideline hidup di dunia dia. Baiknya lagi, aku nanti dikasih reward karena taat padaNya. Rapi lagi-lagi, Tuhan sebenarnya sudah memberikan perunjuk ke setiap manusia tapi kemauan untuk menerima kebenaran itu hanya orang-orang yang benar-benar mau mengasah dirinya dan jujur pada dirinya.
2026-06-21 08:22:28
22
orangajun
Ajunnn :
Tuhan pun mengetahui sejak awal tentang siapa yang berhasil nantinya dan masuk ke dalam surga… sayangnya kita sendiri tidak mengetahui masuk kategori yang mana, dikarenakan itulah kita memiliki dorongan untuk berusaha sukses dan tidak gagal… dan kita pun perlu mengetahui bahwa “pengetahuan” sifatnya tidak memaksa, karena ada perbedaan antara “pengetahuan” Tuhan dengan “kehendak” Tuhan. … Ketika malam ini kita mengetahui bahwa matahari akan terbit besok pagi pukul 5:30, apakah terbitnya matahari terpengaruhi oleh pengetahuan kita malam ini? Begitupun ketika kita melihat jadwal malam ini bahwa guru matematika akan masuk kelas jam 10 pagi besok, apakah pengetahuan kita malam ini memiliki pengaruh terhadap masuknya guru matematika jam 10 besok? Apakah masuknya guru tersebut dikarenakan pengetahuan kita atau hal lain?
2026-06-21 19:14:39
3
dhiwakoswara
ديوا :
konsep ini juga susah untuk dipikirkannn, tapi simpelnya ginii, naskah yang dia buat untuk satu orang tentang gagal dan benarnya seseorang, itu benar benar lebih dari satu naskah dan tiap lembarnya juga memiliki lebih dari lembar, halaman, atau simpelnya bisa diibaratkan tiap jalan itu bercabang!!! dan seseorang itu tinggal pilih mau naskah yang seperti apa (tapi sayangnya kita gatau naskah yang kita pilih kedepannya bakal seperti apa) dan jujur itu tidak adil karna kita cuma bisa menebak nebak apa yang akan terjadi kedepannya bila kita pilih naskah yang itu! simpelnya gitu ajaa. masalah tuhan tau siapa yang gagal dan berhasil jujur ini juga masih bisa dipertanyakan karna bingung! yang pasti dia tau manusia itu akan gagal atau berhasil sesuai naskah yang dipilih manusia itu (tapi bukannya kalau mikir itu, tandanya tuhan hanya menebak nebak aja ya?) yaa intinya gitu dehh
2026-06-27 20:02:57
2
fizz.hk
猫Matatabi :
menurut gue naskah nya bukan satu garis lurus, tapi jalurnya berakar dan ada banyak cabang yang progress dan ending nya ditentuin sama decision lo sendiri, hasil akhir tetap murni dari akal. tapi tingkat kesulitannya dibuat acak/random, karna ketidakadilan yang merata itu adalah keadilan.
2026-06-22 09:37:32
2
kaze_phryine770
—Jeòn :
jadi gini Kamu tidak sedang menjadi robot yang memainkan naskah kaku. Kamu adalah penulis dari keputusan-keputusanmu sendiri di setiap detiknya. Pengetahuan yang mendahului waktu adalah cerminan ke-Maha Tahu-an, bukan belenggu yang memaksamu untuk gagal. dan satu lagi: Hidup Bukan Naskah Kaku, tapi Peta Pilihan Sebagian besar perspektif itu jelasin yang tertulis di "naskah" tersebut bukan paksaan mutlak, tapiii catatan akurat tentang setiap pilihan yang akan kita ambil secara sadar. jadi kamu itu nggak dipaksa memilih jalur A atau B; tapi kamu memilihnya dengan kehendakmu sendiri, dan Tuhan—karena sifat-Nya yang melampaui waktu—sudah mengetahui pilihan tersebut sebelum kamu ngelakuin. Menurut pendapat mu gimana?
2026-06-22 15:21:25
2
anomali9014
Anomali :
mari kita balik pertanyaannya, apakah kamu tau kapan akan gagal? apakah kamu tau bahwa kamu akan salah? jika tidak, maka kita selalu diberikan 2 pilihan, yang benar dan yang salah, mana yang akan kita pilih, dan jika kesalahan yang dilakukan tidak punya balasan, bukankah itu ketidakadilan?? Dan itu sangat bertentangan dengan sifat ketuhanan yang berprikeadilan
2026-06-22 21:42:46
5
mraculousy
୨⋆𝓡 𝔦𝔟𝔟𝔬𝔫⋆୧ :
dunia tidak bisa diisi kebaikan saja, dan walaupun bisa, akan muncul suatu keraguan, dan berbuat salah. itu berputar, dan terkait kesalahan, bukankah kita bisa memilih?
2026-06-22 14:35:38
2
palne49
𝐍𝐨𝐯𝐚𝐥𝐞𝐧 𝖋𝖙 𝗛𝗦𝗡 :
klaim mu nganggep mengetahui masa depan = menentukan masa depan? padahal mengetahui seseorang akan memilih sesuatu tidak berarti memaksa mereka memilihnya. Yg perlu dibuktikan adalah bahwa pengetahuan tuhan menghilangkan kehendak bebas, bukan sekadar bahwa tuhan tau hasil akhirnya. cmiiw twin ✌️
2026-06-22 21:49:09
1
mabiyyukaryan
abiyyu :
pertanyaan menarik namun juga membingungkan aku karena di kepercayaan ku sendiri ada pemuka agama yang bilang bahwasanya kita di pertanyakan apakah kita ingin hidup di dunia 77x. jadi menurutku kita melihat apa yang akan terjadi dengan kita selama hidup dan kita memutuskan "oke deh!". okay kembali lagi, kalo menurut aku sendiri aku tidak terlalu percaya bahwa hidup manusia itu di beri naskah satu persatu, aku merasa aku sendiri yang menentukan jalan hidupku sendiri sebagai contoh aku selama hidup gak pernah membentak ayahku namun pernah suatu hari aku pernah membentak beliau dengan sadar dan lagi gak ada masalah. but again pernyataan ku bisa saja salah dan sangat bisa di koreksi 😁
2026-06-23 03:52:40
2
ganeishadly
geishaa :
ini yg selalu aku pikirikan😭
2026-06-26 02:17:30
0
ma_namee
Indonesia is my fav country :
tapi kan bisa kita ubah bang,kaya miskin,gagal menang,itu kita yang atur,dan kita bisa ubah,ini namanya nasib
2026-06-23 02:39:06
1
joo_satoru
Jooru. :
Jika Tuhan sudah tahu siapa yang gagal dan langsung memasukkan mereka ke neraka tanpa melahirkan mereka ke dunia terlebih dahulu, maka makhluk tersebut akan memprotes: "Ini tidak adil! Kenapa aku dihukum padahal aku belum melakukan kesalahan apa pun?!" Dunia ini diciptakan sebagai ruang pembuktian objektif. Kehidupan dijalankan agar manusia menyaksikan sendiri keputusan-keputusan yang mereka ambil dengan kehendak bebas mereka. Ketika waktu pertanggungjawaban tiba, tidak ada satu pun manusia yang bisa mengelak, karena mereka memiliki memori dan kesadaran penuh bahwa mereka sendirilah yang memilih jalan tersebut.
2026-06-22 04:38:31
3
ghufronn_4
ghufron :
mengetahui hasil ujian sebelum ujian berlangsung, tetapi ujian tetap diadakan agar keadilan-Nya nyata. Manusia tidak bisa berkata, "Saya masuk neraka karena takdir," karena setiap orang telah diberi AKAL, PETUNJUK, dan KESEMPATAN UNTUK MEMILIH.
2026-06-22 17:32:43
0
dwpii.17
『𝘚𝘎』DevizSiWangi :
simpel nya. Hal hal tersebut termasuk dalam "Free Will" Dalam konteks agama saya sendiri yaitu Kristen. Memang benar, Tuhan adalah maha Tahu akan segala nya, Tuhan tau apa yang bakal gua lakukan dalam 5 detik, Tuhan tahu apa yang bakal gua lakuin setelah mengetik ini. Dan mungkin Tuhan tau, kalo gua berada di jalan yang salah dalam realita. tetapi kenapa Tuhan tidak membantu?. Karena, jika Tuhan membantu. Itu sama saja melanggar peraturan yang Tuhan sendiri telah buat untuk Manusia ciptaan nya, yaitu "Free Will". karena apa? Manusia itu bukan lah sebuah ciptaan Tuhan yang diciptakan hanya untuk terus menerus Berhasil, terus menerus sukses. Tidak. Manusia diciptakan untuk menjadi sebuah makhluk hidup yang dapat belajar dari kesalahan, kayak 100% tidak ada Manusia yang bakal selalu suskes dan berhasil di jalan yang benar. Jika Tuhan memberitahu bahwa kita berada di jalan yang salah, kita melakukan hal yang salah. itu sama saja melanggar free will, sebab kalau Begitu Tuhan kayak memberikan kita Spoiler, Cheat Code, Back Up agar kita selalu berhasil dan tidak berada di jalan yang salah. sedangkan yang saya sudah jelaskan di awal MANUSIA ADALAH CIPTAAN UNTUK SELALU BELAJAR DARI KEGAGALAN. Sebab itulah Tuhan tidak membantu manusia dalam melakukan hal hal yang ada didalam bumi, Ya karena Tuhan menghormati Free Will yang diberikan kepada manusia ciptaan nya.
2026-06-30 07:42:45
0
taviiaa10
Viaa :
Teman khayalan mah dia itu
2026-06-26 07:18:51
0
dapieleq
Dpii :
kenapa sih manusia nggak di ciptain dengan bentuk yang, isi yang sama, sifat yang sama, dan pikiran yang sama, klo tuhan itu sempurna kenapa dia nggak kayak gitu aja? kalo tujuannya buat menguji manusia emang tujuan tuhan itu apa sampe pengen menguji manusia? ga menerima jawaban yang menggunakan perumpamaan karena aku udah ragu bgt
2026-06-22 14:02:14
1
ftraslm
l3m.4lemm :
bersyukur banget kita hidup di masa taqlid seperti sekarang, karna ulama² kita, para imam² madzhab pasti sudah mendapati pemikiran² seperti, dan kita hanya tinggal mencari kebenarannya
2026-06-27 19:16:48
0
To see more videos from user @zlyunholy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About