@kumparan: Rencana pembangunan jalur MRT yang menghubungkan Lebak Bulus dan Serpong masih menunggu hasil studi kelayakan (feasibility study) yang ditargetkan rampung pada akhir 2026. PT MRT Jakarta menyebut proyek tersebut belum dapat langsung masuk tahap konstruksi karena masih harus melalui sejumlah proses lanjutan. Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, mengatakan setelah studi selesai, pembahasan akan berlanjut ke aspek kelembagaan, skema pembiayaan, hingga penyusunan detail engineering design (DED). Karena itu, pembangunan fisik belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Koridor MRT Lebak Bulus–Serpong telah masuk dalam RPJMN 2025-2029 dan diproyeksikan melayani kawasan permukiman padat serta pusat aktivitas ekonomi di wilayah Jakarta Selatan dan Tangerang Selatan. Penentuan rute akhir dan pendekatan teknis proyek masih menunggu hasil studi yang saat ini berjalan. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: bisnisupdate | update | bisnis | tiktokvidol | R206 | E079 #bicarafaktalewatberita #kumparan