ssy :
"when ya" bukan hanya sekedar kata spontan yang keluar begitu saja, ini adalah bentuk kecil dari keinginan. sebuah cara lembut untuk mengekspresikan bahwa aku juga ingin "itu", bahwa di dalam diriku ada keinginan yang sama, namun di baliknya, tersembunyi perasaan yang lebih dalam. "When ya" adalah tanya lirih pada diri sendiri, kapan giliranku?, kapan waktuku?, kapan aku seperti itu?, kapan aku bisa merasakannya? kapan aku bisa begitu juga? Lalu setelahnya, aku diam dan mulai belajar menerima bahwa tidak semua keinginan harus dimiliki, tidak semua perasaan harus diwujudkan, tidak semua keinginan bisa dipaksakan. Lalu dari situ menatap dari jauh, menghirup kenyataan, dan perlahan melangkah pergi.
2026-08-06 16:09:11