@dyingsoul33:

ilian
ilian
Open In TikTok:
Region: FR
Sunday 21 June 2026 18:23:49 GMT
31151
6194
69
216

Music

Download

Comments

1nsinde_
free :
love eyedress
2026-06-22 15:52:09
9
thedavid019
DAVID :
real
2026-06-22 16:01:24
31
h31s3nb3r
☕︎ :
it reminds me this
2026-06-24 22:24:30
1
baptiste83284
Baptiste :
I’m tired
2026-06-24 04:37:25
2
optpicx
optics :
why would u wanna be with me?
2026-06-21 20:11:52
12
l0nelysoul0
C u r s e d L i f e :
really
2026-06-21 19:03:11
10
.l3o9
𝑹𝑨𝒀𝑨𝑵 :
عوافي
2026-06-22 18:06:41
5
tristan13230
Tristán.. :
2026-06-23 01:59:34
2
bobnaldohayleypeace
BOB :
lonely
2026-06-22 12:22:27
5
amfovitability
amfovitability :
real
2026-06-21 18:41:31
2
alphafreezrael_
𝙽𝚘𝚊’𖣂 :
real
2026-06-21 19:56:54
13
xxby011
Lost in dreams ✧ :
Fr
2026-06-21 19:26:41
2
tingeltangel58
『⦻⸮𝙼𝚈𝚂𝚃𝙴𝚁𝙸𝙾𝙽?⦻』 :
2026-06-22 01:05:53
3
killlllllllmeeeee
￴ :
real
2026-06-23 06:47:25
1
kvzinnzx
Ƙvzinnzx_ :
real
2026-06-22 13:11:16
4
unknowhearted
suffering from existing :
real
2026-06-21 19:52:55
3
melvinn011
Melvin🧷 :
real
2026-06-22 06:32:00
2
davidduroduric
DAVID. :
real
2026-06-21 21:44:46
4
swdxnes
Александр 🥺 :
fr
2026-06-22 22:14:59
1
d1sappearedwithouttrace
♰ :
real.
2026-06-21 22:06:11
1
_hiiguess044
ɪᴅᴋᴡᴀᴛ2ᴘᴜᴛ2.0 :
real
2026-06-21 18:37:40
1
To see more videos from user @dyingsoul33, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Mark Lee, mantan anggota NCT yang kini berkarier solo melalui label independennya, Upper Room, tengah menjadi sorotan setelah tampil mengenakan kaos vintage bergambar bendera Konfederasi Amerika Serikat dalam sebuah acara. Foto tersebut beredar luas di media sosial dan memicu kritik dari sejumlah penggemar serta warganet karena simbol tersebut identik dengan sejarah perbudakan, segregasi ras, dan kerap dikaitkan dengan kelompok supremasi kulit putih di Amerika Serikat. Kontroversi ini mencuat pada Juni 2026, hanya beberapa pekan setelah Mark mengumumkan babak baru karier musiknya bersama Upper Room. Menyusul reaksi publik yang berkembang, pihak agensi pada mengeluarkan pernyataan resmi dan menyampaikan permintaan maaf. Mereka menjelaskan bahwa kaos tersebut dipilih semata sebagai item fashion vintage tanpa mempertimbangkan secara mendalam makna historis simbol yang terdapat di dalamnya. Upper Room mengakui bahwa simbol tersebut seharusnya ditinjau dengan lebih cermat sebelum digunakan maupun dipublikasikan. Agensi juga menegaskan bahwa Mark dan perusahaan menolak segala bentuk rasisme, kebencian, diskriminasi, serta intoleransi. Mereka berjanji akan memperketat proses peninjauan pakaian dan konten untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Bendera Konfederasi sendiri pertama kali digunakan oleh negara-negara bagian Selatan Amerika yang memisahkan diri dalam Perang Saudara AS pada abad ke-19 untuk mempertahankan sistem perbudakan. Karena latar belakang sejarah tersebut, simbol ini hingga kini masih menjadi perdebatan dan dianggap sensitif oleh banyak pihak. Meski kontroversi ini memicu beragam reaksi dari publik, Mark dan agensinya telah menyampaikan permintaan maaf serta bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi. . . #GarisBesar #MarkLee #NCT #UpperRoom #NgomongYangPenting
Mark Lee, mantan anggota NCT yang kini berkarier solo melalui label independennya, Upper Room, tengah menjadi sorotan setelah tampil mengenakan kaos vintage bergambar bendera Konfederasi Amerika Serikat dalam sebuah acara. Foto tersebut beredar luas di media sosial dan memicu kritik dari sejumlah penggemar serta warganet karena simbol tersebut identik dengan sejarah perbudakan, segregasi ras, dan kerap dikaitkan dengan kelompok supremasi kulit putih di Amerika Serikat. Kontroversi ini mencuat pada Juni 2026, hanya beberapa pekan setelah Mark mengumumkan babak baru karier musiknya bersama Upper Room. Menyusul reaksi publik yang berkembang, pihak agensi pada mengeluarkan pernyataan resmi dan menyampaikan permintaan maaf. Mereka menjelaskan bahwa kaos tersebut dipilih semata sebagai item fashion vintage tanpa mempertimbangkan secara mendalam makna historis simbol yang terdapat di dalamnya. Upper Room mengakui bahwa simbol tersebut seharusnya ditinjau dengan lebih cermat sebelum digunakan maupun dipublikasikan. Agensi juga menegaskan bahwa Mark dan perusahaan menolak segala bentuk rasisme, kebencian, diskriminasi, serta intoleransi. Mereka berjanji akan memperketat proses peninjauan pakaian dan konten untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Bendera Konfederasi sendiri pertama kali digunakan oleh negara-negara bagian Selatan Amerika yang memisahkan diri dalam Perang Saudara AS pada abad ke-19 untuk mempertahankan sistem perbudakan. Karena latar belakang sejarah tersebut, simbol ini hingga kini masih menjadi perdebatan dan dianggap sensitif oleh banyak pihak. Meski kontroversi ini memicu beragam reaksi dari publik, Mark dan agensinya telah menyampaikan permintaan maaf serta bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi. . . #GarisBesar #MarkLee #NCT #UpperRoom #NgomongYangPenting

About