@kompascom: Didi Suryadi (61), asal Tasikmalaya, Jawa Barat, sudah lebih dari satu dekade menggantungkan hidupnya dari mengayuh becak. Usianya tak lagi muda, tetapi setiap hari, Didi tetap datang ke jalanan Bandung. Bukan karena ingin, melainkan tak punya pilihan lain terkait pekerjaannya. Becak yang digunakan Didi bukan miliknya sendiri. Setiap hari, ia harus menyetor Rp 8.000 kepada pemilik becak. Jika tidak memiliki uang, setoran tersebut menjadi utang yang akan dibayar ketika ia mendapat penghasilan. "Yang punya becak sampai tanya, saya bilang buat makan saja belum ada," ujar Didi di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026). Meski tubuh tak lagi sekuat dulu, Didi memilih tetap bekerja selama masih mampu mengayuh becak. "Kalau ada sakit, enggak dirasa. Kalau dirasa, gimana sama keluarga yang di kampung?" ucap pria yang menjadi tulang punggung keluarga ini. Penulis: Agie Permadi Editor: Eris Eka Jaya ~J #Becak #Bandung #Ekonomi
Kompas.com
Region: ID
Monday 22 June 2026 03:15:25 GMT
Music
Download
Comments
gank :
ke 3 min
2026-06-22 03:22:43
0
Esa | RailfansDaop7 :
g ada berita lain min?
2026-06-22 03:19:18
0
𝐑𝟒𝐅𝐅_ᴀᴏ̨ᴜᴀᴛɪᴄ1 :
@B🇧🇷
2026-06-22 03:20:28
0
To see more videos from user @kompascom, please go to the Tikwm
homepage.