@bangtan_x_farjana_ot7_jk: 😅😉😁🤌 #টিকটক_ভাইরাল_ভিডিও #ভাইরাল_করে_দাও . . . . . #bangtan_x_farjana_Ot7_jk #bts_official_bighit #ppppppppppppppppppppppp

🍒★Voice Of Farjana★🍒
🍒★Voice Of Farjana★🍒
Open In TikTok:
Region: BD
Monday 22 June 2026 03:27:38 GMT
24209
2893
486
345

Music

Download

Comments

tonniakter1798
Samiya-AKTER :
Hmmmmmmmmm 🥰 🥰 🥰
2026-07-25 04:14:21
1
tuba.moni7511
v :
hoooo boin 😂😂😂😂😂
2026-07-25 12:34:38
1
monisha6605
Monisha :
একদম ঠিক কথা😄😄😄😄😄
2026-06-22 12:00:18
21
v679005
💖💜Vএর পিচ্চি পরী💜💖 :
আমারে কেউ একটা লাথি মেড়ে বের করে দে🙏🤌
2026-07-18 19:51:56
4
aminur8586
Cute Queen 🥰 :
লাথি না মেরে ভালোভাবে যেতে দিলেই তো হয় 🥰🥰🥰
2026-07-17 07:40:10
3
fandomgirl235
🔥Fan_Girl_(LAM)_Is_Back🔥 :
আপু সাপোর্ট করেন প্লিজ প্লিজ প্লিজ
2026-07-18 03:39:34
2
user415911622
jannatul roja 💜💜💜 :
আপু সাপোর্ট করো প্লিজ প্লিজ প্লিজ
2026-07-17 01:59:28
1
user1444730922881
israt :
[Sticker]
2026-07-02 03:58:54
1
borsha.islam397
Borsha Islam :
ঠিক বলছেন আপু👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
2026-06-25 04:25:15
1
user2618261352630
অন্তরে আছো তুমি :
চলো জাই
2026-07-12 12:12:30
1
m8899774
Misti,bori💜💜 :
চল চল আমিও যাবো 😁😁😁😁😁😁😅😅😅😅😅
2026-07-03 08:59:45
1
wahidurrahman690
🦋Mochi 🍧🦋 :
ho ekdom tik kotha 🤣😆
2026-06-22 11:54:50
2
lisa.lemsi
Risa 77 :
হুম
2026-06-22 11:52:43
2
_.rowza
🔮Rowza🔮 :
ঠিক আপু 😁
2026-06-22 11:37:27
2
user2618261352630
অন্তরে আছো তুমি :
আমি জাই তাছি
2026-07-12 02:45:55
4
sabiha01731
sabiha :
হুম
2026-06-22 11:38:00
2
anonna.rani89
💜 BTS Lover 💜 :
হুম ঠিক 👌🤔💜💜
2026-06-22 11:53:07
2
sraya091
💜Bangtan Sonyeondan💜 :
Hm right 💜😂
2026-06-22 12:05:59
2
zakir.hossen858
সাত রাজার এক রানি :
একদম ঠিক বলেছেন
2026-06-22 11:41:40
2
akhi.akther483
AKHi..BTS Jhpoe🇧🇩🇰🇷🇧🇷🔮 :
ঠিক
2026-06-22 12:20:45
2
army.ot7416
BTS ARMY OT7 :
আপু এত কষ্ট কোথায় রাখি🥰🥰
2026-06-24 17:03:39
4
bts_014022_
👀🖤জাতির kim আফা👀🥵💫 :
hmm🥰😂😂😂😁😁😁
2026-06-22 07:19:47
2
To see more videos from user @bangtan_x_farjana_ot7_jk, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kamu dan Sunghoon menikah karena sebuah pernikahan kontrak selama dua tahun. Pernikahan itu dilakukan hanya untuk menutup mulut keluarga Sunghoon yang selalu sibuk mempertanyakan statusnya. Mereka terus menekan Sunghoon untuk segera menikah, hingga akhirnya solusi paling mudah adalah pernikahan kontrak. Pernikahan kalian tidak pernah benar-benar terasa seperti pernikahan. Tidak ada kebersamaan seperti pasangan lain. Kalian hidup bersama, tapi seperti dua orang asing yang tinggal di atap yang sama. Karena kalian sama-sama tahu satu hal. Kalian bersama bukan karena cinta. Dan sekarang, kontrak itu hampir selesai. Sebentar lagi pernikahan kalian akan berakhir. Mungkin sekitar 2 bulan lagi. Malam itu kamu berdiri di ruang tamu, menatap bingkai foto pernikahan kalian yang terpajang didinding. Ada satu hal yang tidak pernah Sunghoon ketahui. Kamu sebenarnya menyimpan perasaan padanya. Perasaan yang muncul perlahan selama dua tahun ini. Kamu melirik jam di dinding. Sudah sangat larut, Tapi Sunghoon belum juga pulang. Padahal biasanya dia tidak pernah pulang selarut ini. Tiba-tiba pintu rumah terbuka. Kamu langsung menoleh. Sunghoon berdiri di ambang pintu. Namun penampilannya terlihat berantakan. Dia berjalan dengan goyah. Dia mabuk. Tanpa berpikir panjang kamu langsung mendekat dan menahan tubuhnya sebelum dia kehilangan keseimbangan. Kamu membantu membawanya ke kamar dengan susah payah. Jika sudah seperti ini, bisa dipastikan dia sedang stres karena pekerjaannya. Beberapa kali kamu pernah melihatnya pulang dalam keadaan seperti ini. Kamu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan hati-hati. Setelah itu kamu membuka sepatunya. Matamu menatap wajahnya yang sekarang terlihat jauh lebih tenang. Lalu tanpa sadar kamu menyentil pelan jidatnya. “Kalau kita sudah cerai nanti… wanita mana yang sabar menghadapi kamu saat kamu mabuk seperti ini?” kamu tersenyum tipis. Kamu hendak berdiri dan pergi. Namun tiba-tiba— Sunghoon menarik tanganmu. Dengan cepat tubuhmu jatuh ke atas tempat tidur, tepat di dalam pelukannya. “Sunghoon!” kamu kaget. Kamu mencoba melepaskan diri, tetapi tenaga Sunghoon jauh lebih kuat. Dia membuka matanya perlahan. Tatapannya langsung tertuju padamu. “Cantik sekali..” ucapnya lirih. Kamu membeku. “Aku suka wajahmu..” lanjutnya. “Matamu…” Tangannya bergerak mengusap bibirmu. “Dan bibirmu.” Dan malam itu… Untuk pertama kalinya Sunghoon menyentuhmu. __ Keesokan paginya, semuanya terasa seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Sunghoon turun ke ruang makan dengan wajah tenang seperti biasa. Kalian sarapan bersama. Hening. Hanya suara sendok dan piring yang terdengar. Tiba-tiba Sunghoon berbicara. “Semalam kamu yang mengangkat saya ke kamar?” Kamu mengangguk. Sunghoon menghela napas ringan. “Lain kali tidak usah. Saya berat. Kasihan kamu kalau harus kelelahan hanya untuk mengangkat saya.” “Baik, Mas” jawabmu pelan. Sunghoon tidak tahu apa yang terjadi semalam. Dan kamu juga tidak berniat memberitahunya. __ Dua bulan berlalu begitu saja. Dan tak terasa perceraian kalian semakin dekat. Hari ini kalian akan datang ke rumah keluarga Sunghoon terlebih dahulu untuk membicarakan semuanya. Setelah itu, barulah kalian benar-benar berpisah. Hari ini kamu makan siang bersama keluarga Sunghoon. Kalian makan siang bersama di ruang makan besar. Semua terlihat normal. Namun suasana berubah ketika Sunghoon akhirnya membuka suara. “Ayah, Bunda…” Semua orang langsung menatapnya. “Ada yang ingin aku bicarakan.” Jantungmu langsung berdetak lebih cepat. “Ada apa, Nak?” tanya ayahnya. Sunghoon menarik napas. “Aku dan (y/n)… kami akan—” Belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya. Tiba-tiba perutmu terasa tidak enak. “Huek!” Kamu langsung menutup mulutmu. Rasa mual datang begitu saja. Sunghoon langsung menoleh. “Kamu kenapa?” tanyanya khawatir. Semua orang menatapmu. Kamu menggeleng. “Mungkin cuma masuk angin… aku izin ke toilet dulu ya” ucapmu. (+💬) #enhypenpov #sunghoon #pov #fypage #sunghoonenhypen
Kamu dan Sunghoon menikah karena sebuah pernikahan kontrak selama dua tahun. Pernikahan itu dilakukan hanya untuk menutup mulut keluarga Sunghoon yang selalu sibuk mempertanyakan statusnya. Mereka terus menekan Sunghoon untuk segera menikah, hingga akhirnya solusi paling mudah adalah pernikahan kontrak. Pernikahan kalian tidak pernah benar-benar terasa seperti pernikahan. Tidak ada kebersamaan seperti pasangan lain. Kalian hidup bersama, tapi seperti dua orang asing yang tinggal di atap yang sama. Karena kalian sama-sama tahu satu hal. Kalian bersama bukan karena cinta. Dan sekarang, kontrak itu hampir selesai. Sebentar lagi pernikahan kalian akan berakhir. Mungkin sekitar 2 bulan lagi. Malam itu kamu berdiri di ruang tamu, menatap bingkai foto pernikahan kalian yang terpajang didinding. Ada satu hal yang tidak pernah Sunghoon ketahui. Kamu sebenarnya menyimpan perasaan padanya. Perasaan yang muncul perlahan selama dua tahun ini. Kamu melirik jam di dinding. Sudah sangat larut, Tapi Sunghoon belum juga pulang. Padahal biasanya dia tidak pernah pulang selarut ini. Tiba-tiba pintu rumah terbuka. Kamu langsung menoleh. Sunghoon berdiri di ambang pintu. Namun penampilannya terlihat berantakan. Dia berjalan dengan goyah. Dia mabuk. Tanpa berpikir panjang kamu langsung mendekat dan menahan tubuhnya sebelum dia kehilangan keseimbangan. Kamu membantu membawanya ke kamar dengan susah payah. Jika sudah seperti ini, bisa dipastikan dia sedang stres karena pekerjaannya. Beberapa kali kamu pernah melihatnya pulang dalam keadaan seperti ini. Kamu membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan hati-hati. Setelah itu kamu membuka sepatunya. Matamu menatap wajahnya yang sekarang terlihat jauh lebih tenang. Lalu tanpa sadar kamu menyentil pelan jidatnya. “Kalau kita sudah cerai nanti… wanita mana yang sabar menghadapi kamu saat kamu mabuk seperti ini?” kamu tersenyum tipis. Kamu hendak berdiri dan pergi. Namun tiba-tiba— Sunghoon menarik tanganmu. Dengan cepat tubuhmu jatuh ke atas tempat tidur, tepat di dalam pelukannya. “Sunghoon!” kamu kaget. Kamu mencoba melepaskan diri, tetapi tenaga Sunghoon jauh lebih kuat. Dia membuka matanya perlahan. Tatapannya langsung tertuju padamu. “Cantik sekali..” ucapnya lirih. Kamu membeku. “Aku suka wajahmu..” lanjutnya. “Matamu…” Tangannya bergerak mengusap bibirmu. “Dan bibirmu.” Dan malam itu… Untuk pertama kalinya Sunghoon menyentuhmu. __ Keesokan paginya, semuanya terasa seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Sunghoon turun ke ruang makan dengan wajah tenang seperti biasa. Kalian sarapan bersama. Hening. Hanya suara sendok dan piring yang terdengar. Tiba-tiba Sunghoon berbicara. “Semalam kamu yang mengangkat saya ke kamar?” Kamu mengangguk. Sunghoon menghela napas ringan. “Lain kali tidak usah. Saya berat. Kasihan kamu kalau harus kelelahan hanya untuk mengangkat saya.” “Baik, Mas” jawabmu pelan. Sunghoon tidak tahu apa yang terjadi semalam. Dan kamu juga tidak berniat memberitahunya. __ Dua bulan berlalu begitu saja. Dan tak terasa perceraian kalian semakin dekat. Hari ini kalian akan datang ke rumah keluarga Sunghoon terlebih dahulu untuk membicarakan semuanya. Setelah itu, barulah kalian benar-benar berpisah. Hari ini kamu makan siang bersama keluarga Sunghoon. Kalian makan siang bersama di ruang makan besar. Semua terlihat normal. Namun suasana berubah ketika Sunghoon akhirnya membuka suara. “Ayah, Bunda…” Semua orang langsung menatapnya. “Ada yang ingin aku bicarakan.” Jantungmu langsung berdetak lebih cepat. “Ada apa, Nak?” tanya ayahnya. Sunghoon menarik napas. “Aku dan (y/n)… kami akan—” Belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya. Tiba-tiba perutmu terasa tidak enak. “Huek!” Kamu langsung menutup mulutmu. Rasa mual datang begitu saja. Sunghoon langsung menoleh. “Kamu kenapa?” tanyanya khawatir. Semua orang menatapmu. Kamu menggeleng. “Mungkin cuma masuk angin… aku izin ke toilet dulu ya” ucapmu. (+💬) #enhypenpov #sunghoon #pov #fypage #sunghoonenhypen

About