@og__3p: "اللَّهُمَ بَحق ( العباس ) قل لدعَائناكن فيكون"🤎🤲🏼#ليلة #العباس_عليه_السلام #كربلاء #الامام_الحسين_عليه_السلام #اكسبلورexplore

قُمًر آلَعٌشُيَرةّ ☜
قُمًر آلَعٌشُيَرةّ ☜
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 22 June 2026 05:43:10 GMT
15167
1822
16
79

Music

Download

Comments

user5887538015391
ام مهدي :
😢يامولاي
2026-06-22 10:21:25
2
zainab47073
🌸:𝐙𝐚𝐢𝐧𝐚𝐛 𝑨𝑰𝒊 :
احد يفهمني اليلة الحجة لو باجر ؟؟
2026-06-22 07:21:04
0
3.ac77
ريحانه الامير :
للهم بحق العباس 🤲
2026-06-22 10:08:38
2
h308955
💛 :
عليكم ابو فاضل عباس كلمن يشوف تعليقي يدعيلي بالذريه الصالحه 💔
2026-06-22 06:11:20
3
z_fg4y
صوفي :
يعني ليلة العباس
2026-06-22 06:16:53
1
gjcyuf5
مـــلــوكــه 💕 :
ياعباس
2026-06-22 12:59:30
0
asddgheejk
ياالله :
يبو فاضل العباس
2026-06-22 13:57:40
0
jvsj383
Jvsj :
دخيلك يا ابو فضل
2026-06-22 11:56:36
0
1245p3
نفس 🤍 :
دخيلك ياعباس فتح قسمتي يارب ياحسين 💔
2026-06-22 11:50:09
0
user6587577
أبو علي :
لبيك يا عباس
2026-06-22 10:34:19
0
ai_b1997
ام حسوني :
دخيلك يااابو فضل العباس مروتك لاتفشلني هاي مره يااابو فضل 💔
2026-06-22 12:46:54
0
user55722990614516
عطر الوورد🌺💖💖 :
دخيلك ياابوفاضل فدوه اروحلك🥺🥺
2026-06-22 11:06:32
0
hisl92
حسين |Hasaein :
يارب
2026-06-22 09:48:56
0
7u7koo
مَصطفىٰ || بأنتظار القائمَ ☪︎ :
ياسيدي ومولاي يا قطيع الكفين 💔💔
2026-06-22 06:23:12
1
user53903723733303
ياابا عبد الله يا حسين :
♥️♥️♥️
2026-06-22 05:59:06
0
honor8953
فضولي🤍 :
دخيلك يابو فاضل بشرني ابنجاحي من الثالث متوسط 🥰🥰
2026-06-22 12:47:18
0
To see more videos from user @og__3p, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pov: Setelah malam itu, kamu benar-benar kembali menjalani hidup seperti biasa. Setidaknya, kamu berusaha terlihat biasa. Dunia yang kamu jalani saat ini tidak memberi banyak ruang untuk berhenti, apalagi sekadar tenggelam dalam nostalgia masa lalu. Namun sayangnya, hidup tidak sesederhana itu. Karena semakin kamu mencoba melupakan pertemuanmu dengan Jay malam itu, semakin jelas wajah laki-laki itu muncul di kepalamu. Terutama tatapannya. Tiga hari setelah pertemuan di rooftop hotel itu, kamu menghadiri sebuah private gala dari luxury fashion house asal Paris yang sedang mengadakan peluncuran koleksi terbaru mereka di Jakarta. Acara itu digelar di salah satu hotel prestisius di pusat kota, tempat yang hampir selalu dipenuhi pebisnis, selebritas, dan orang-orang penting yang hidupnya terasa terlalu jauh dari kata sederhana. Kamu datang terlambat malam itu. Pemotretan sebelumnya molor hampir dua jam dan membuat seluruh jadwalmu berantakan.  Bahkan sesampainya di hotel, manager-mu langsung berjalan cepat sambil terus mengingatkan rundown acara di tengah langkah tergesa kalian. Begitu pintu ballroom terbuka, suasana mewah langsung menyambutmu. Lampu chandelier besar menggantung megah di langit-langit ruangan. Musik orkestra mengalun pelan dari sudut ballroom, bercampur dengan suara percakapan para tamu yang memenuhi ruangan. Kilatan kamera sesekali menyala dari area media, sementara para pelayan berlalu-lalang membawa gelas wine dan appetizer mahal di atas nampan perak. Malam itu kamu mengenakan gaun hitam satin dengan potongan sederhana namun elegan. Rambutmu ditata loose waves, makeup-mu dibuat soft, dan seperti biasa, beberapa pasang mata langsung tertuju padamu begitu memasuki ruangan. Kamu sudah terbiasa dengan semua itu. Sampai tanpa sengaja, pandanganmu berhenti pada seseorang di ujung ruangan. Jay berdiri di dekat meja utama ballroom bersama beberapa investor asing dan jajaran petinggi hotel. Mengenakan tuxedo hitam yang jatuh sempurna di tubuhnya. Jay melihatmu sejak pertama kali kamu masuk ke ballroom itu. Dan tidak seperti dirimu yang langsung ingin mengalihkan pandangan, laki-laki itu justru menatapmu dengan tenang. Kamu buru-buru mengalihkan pandangan dan melanjutkan langkah seolah tidak terjadi apa-apa. Acara berlangsung hampir dua jam sebelum akhirnya kamu berhasil mencuri waktu untuk keluar sebentar menuju private dressing room di lantai VIP.  Namun sesampainya di depan dressing room, langkahmu langsung terhenti. Salah satu staff hotel berdiri di depan pintu dengan wajah tegang. “Miss Y/n… I’m so sorry.” Kamu mengernyit pelan. “Kenapa mba?” “Keycard ruangan anda error. Sistemnya sedang bermasalah.” “Barang aku masih di dalam semua, Mba.” “Iya, miss. Kami sedang coba perbaiki secepat mungkin.” Kamu mengembuskan napas pasrah. Semua barangmu ada di dalam ruangan itu. Pansel, tas, bahkan gaun cadangan untuk sesi after party nanti. Dan yang paling kamu hindari, beberapa media mulai memperhatikan situasi tersebut. Kamu bisa mendengar suara bisik-bisik kecil dari belakang. Kamu paling tidak suka terlihat kacau di depan publik. Karena di industri seperti ini, satu momen kecil saja bisa berubah menjadi bahan pemberitaan esok pagi. Sampai tiba-tiba sebuah suara terdengar dari belakangmu membuat langsung menoleh. “Ada masalah apa?” Jay berjalan mendekat dengan langkah tenang, sementara beberapa staff hotel langsung menegang begitu melihatnya. ”Maaf pak, ada beberapa kendala.” Jay bahkan tidak menoleh pada mereka sama sekali. Tatapannya langsung jatuh padamu. “Keycard dressing room error,” jawab salah satu staff sambil menunduk. Jay mengangguk kecil sebelum menoleh ke arah manager hotel. “Master access.” Titahnya Dan dalam hitungan detik, seluruh staff langsung bergerak cepat. Hotel tempat acara ini diadakan memang merupakan salah satu hotel yang dikelola langsung oleh Jay.  Dan sudah semestinya semua orang di sini menghormati dan mendengar penuturannya. “Kamu ikut saya,” ucap Jay tiba tiba ke arahmu. (+ di sl ya) #enhypen #jay #jayenhypen #fyp #foryoupage
Pov: Setelah malam itu, kamu benar-benar kembali menjalani hidup seperti biasa. Setidaknya, kamu berusaha terlihat biasa. Dunia yang kamu jalani saat ini tidak memberi banyak ruang untuk berhenti, apalagi sekadar tenggelam dalam nostalgia masa lalu. Namun sayangnya, hidup tidak sesederhana itu. Karena semakin kamu mencoba melupakan pertemuanmu dengan Jay malam itu, semakin jelas wajah laki-laki itu muncul di kepalamu. Terutama tatapannya. Tiga hari setelah pertemuan di rooftop hotel itu, kamu menghadiri sebuah private gala dari luxury fashion house asal Paris yang sedang mengadakan peluncuran koleksi terbaru mereka di Jakarta. Acara itu digelar di salah satu hotel prestisius di pusat kota, tempat yang hampir selalu dipenuhi pebisnis, selebritas, dan orang-orang penting yang hidupnya terasa terlalu jauh dari kata sederhana. Kamu datang terlambat malam itu. Pemotretan sebelumnya molor hampir dua jam dan membuat seluruh jadwalmu berantakan. Bahkan sesampainya di hotel, manager-mu langsung berjalan cepat sambil terus mengingatkan rundown acara di tengah langkah tergesa kalian. Begitu pintu ballroom terbuka, suasana mewah langsung menyambutmu. Lampu chandelier besar menggantung megah di langit-langit ruangan. Musik orkestra mengalun pelan dari sudut ballroom, bercampur dengan suara percakapan para tamu yang memenuhi ruangan. Kilatan kamera sesekali menyala dari area media, sementara para pelayan berlalu-lalang membawa gelas wine dan appetizer mahal di atas nampan perak. Malam itu kamu mengenakan gaun hitam satin dengan potongan sederhana namun elegan. Rambutmu ditata loose waves, makeup-mu dibuat soft, dan seperti biasa, beberapa pasang mata langsung tertuju padamu begitu memasuki ruangan. Kamu sudah terbiasa dengan semua itu. Sampai tanpa sengaja, pandanganmu berhenti pada seseorang di ujung ruangan. Jay berdiri di dekat meja utama ballroom bersama beberapa investor asing dan jajaran petinggi hotel. Mengenakan tuxedo hitam yang jatuh sempurna di tubuhnya. Jay melihatmu sejak pertama kali kamu masuk ke ballroom itu. Dan tidak seperti dirimu yang langsung ingin mengalihkan pandangan, laki-laki itu justru menatapmu dengan tenang. Kamu buru-buru mengalihkan pandangan dan melanjutkan langkah seolah tidak terjadi apa-apa. Acara berlangsung hampir dua jam sebelum akhirnya kamu berhasil mencuri waktu untuk keluar sebentar menuju private dressing room di lantai VIP. Namun sesampainya di depan dressing room, langkahmu langsung terhenti. Salah satu staff hotel berdiri di depan pintu dengan wajah tegang. “Miss Y/n… I’m so sorry.” Kamu mengernyit pelan. “Kenapa mba?” “Keycard ruangan anda error. Sistemnya sedang bermasalah.” “Barang aku masih di dalam semua, Mba.” “Iya, miss. Kami sedang coba perbaiki secepat mungkin.” Kamu mengembuskan napas pasrah. Semua barangmu ada di dalam ruangan itu. Pansel, tas, bahkan gaun cadangan untuk sesi after party nanti. Dan yang paling kamu hindari, beberapa media mulai memperhatikan situasi tersebut. Kamu bisa mendengar suara bisik-bisik kecil dari belakang. Kamu paling tidak suka terlihat kacau di depan publik. Karena di industri seperti ini, satu momen kecil saja bisa berubah menjadi bahan pemberitaan esok pagi. Sampai tiba-tiba sebuah suara terdengar dari belakangmu membuat langsung menoleh. “Ada masalah apa?” Jay berjalan mendekat dengan langkah tenang, sementara beberapa staff hotel langsung menegang begitu melihatnya. ”Maaf pak, ada beberapa kendala.” Jay bahkan tidak menoleh pada mereka sama sekali. Tatapannya langsung jatuh padamu. “Keycard dressing room error,” jawab salah satu staff sambil menunduk. Jay mengangguk kecil sebelum menoleh ke arah manager hotel. “Master access.” Titahnya Dan dalam hitungan detik, seluruh staff langsung bergerak cepat. Hotel tempat acara ini diadakan memang merupakan salah satu hotel yang dikelola langsung oleh Jay. Dan sudah semestinya semua orang di sini menghormati dan mendengar penuturannya. “Kamu ikut saya,” ucap Jay tiba tiba ke arahmu. (+ di sl ya) #enhypen #jay #jayenhypen #fyp #foryoupage

About