@kumparan: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan perekonomian nasional tidak seburuk yang disuarakan di media sosial (medsos), karena aktivitas sektor riil hingga konsumsi domestik diklaim masih tumbuh dengan kuat. Purbaya mengatakan, meskipun ada gejolak ekonomi global yang menekan seluruh negara, kinerja ekonomi Indonesia masih lebih baik dibanding beberapa negara setara, terlihat dari pertumbuhan yang kuat dan inflasi yang masih relatif terkendali. Pada kuartal I 2026, pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,61 persen dan inflasi mencapai 3,08 persen pada Mei 2026. Sementara neraca perdagangan surplus selama 72 bulan berturut-turut hingga April 2026, dan cadangan devisa memadai setara 5,6 bulan impor. "Pertumbuhan ekonomi yang kuat, daya beli yang kuat, ini menunjukkan memang ada betul-betul perbaikan di perekonomian," tegasnya saat Rapat Kerja Komite IV DPD RI, Senin (22/6). “Saya juga tadi deg-degan kan apakah betul keluhan yang disuarakan di banyak medsos itu berdasar. Kita lihat ketika lihat angkanya tumbuhnya 55 persen saya agak lega, berarti tidak seburuk yang diperkirakan (di medsos), artinya masih ada daya beli yang menguat yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," lanjut Purbaya. Dengan demikian, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi tidak akan jatuh terlalu tajam pada kuartal II 2026. Pasalnya, menurut dia, kondisi perekonomian tidak hanya terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB), namun juga dari elemen lain yang lebih detail, baik itu dari sektor industri maupun perbankan. 📸: Dok. Antara. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: bisnisupdate | update | bisnis | tiktokvidol | R130 | E079 | E093 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan
Region: ID
Monday 22 June 2026 10:10:00 GMT
Music
Download
Comments
hondabebek77 :
Pak, kami sudah lelah dg statement2 basi ini pak, krn pd kenyataannya gaji kami habis buat pajak
2026-06-22 10:15:11
115
Suroso :
kata"nya sangat menghibur rakyat
2026-06-22 10:24:39
12
Herman Suherman :
baru saran tolong cek n ricek ke.pasar pasar tanya pedagang omzetnya hari ke hari
2026-06-22 11:20:31
9
Goshvi :
yup betul, gw pekerja anak ada 2 baru kmrin lahiran . biaya bulanan biasa" aja tidak ada perubahan signifikan dr bensin , beras, minyak dll
2026-06-22 10:20:22
6
Jimmy candra :
udh lelah kami
2026-06-22 10:29:48
4
𝕻𝖊𝖇𝖗𝖎𝖆𝖓 :
realitanya lebih hancur dari yg di media
2026-06-22 11:12:01
3
Fik😹 :
first
2026-06-22 10:12:22
1
Ju4nnnnn8 :
ekonomi pejabat yang kuat
2026-06-22 11:21:52
1
el :
oke next naikin umr nya pls, semua dipajakin dan gaji mongeil kalkulatorku sampe bingung ngitungnya
2026-06-22 10:22:24
3
𝓤𝓼𝓮𝓻 𝓷𝓪𝓶𝓮♣ 007 :
karep mu pur
2026-06-22 10:49:18
1
Bang WAKAL :
oke gas oke gas
2026-06-23 03:05:01
0
sit3_khktimah8.1 :
kebaya Saya pengen aja pak mobil pak berusaha pak😅😅😅😅
2026-06-22 12:16:54
1
YOGI :
pemerintah jangan pedulikan media sosial
2026-06-22 11:02:25
1
FIRMAN :
setuju'
2026-06-22 10:12:24
1
️ :
menuju Indonesia emas
2026-06-22 10:19:01
1
shin :
yg ngerasain mah warga warga pakk, kita yang ada di lapangan wkwk
2026-06-22 12:34:10
0
Wie :
2026-06-22 11:11:15
1
Mauminumgreenteaaa :
Jelas jelas rupiah menurun apa itu kuat🥺
2026-06-22 13:12:30
0
yulianasumiati947 :
Ya pak kuat bagi penguasa nyatanya rakyat makin tertekan
2026-06-22 13:25:28
0
Tri3laundry :
knp g cek langsung,jgn cm dengernya dari laporan 🙄
2026-06-22 11:19:56
1
Leka :
ingat omongan mhfd md
2026-06-22 11:26:19
0
3rooo🕸️ :
1
2026-06-22 10:12:31
1
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm
homepage.