@_.vvgr: اعتزل #الشيخ_ابن_عثيمين_رحمه_الله #السلفية_الفهم_الصحيح_للكتاب_والسنة #الشيخ_ربيع_بن_هادي_قاهر_اهل_البدع_والضلال #السلف_الصالح #بدون_موسيقى

نضوري 📚
نضوري 📚
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 22 June 2026 08:58:27 GMT
7431
1001
9
56

Music

Download

Comments

5ttls0
ابو إبراهيم الدليمي ❤️ :
بارك الله فيك
2026-06-23 09:23:12
1
zxcs515
ابو عائشه السلفي :
اي نعم بارك الله فيك
2026-06-24 21:26:25
1
mohammedalnor436
♕Mohammed♡Alnor♕ :
🥰🥰🥰
2026-06-24 11:49:40
1
hd__hsf
🔸آبًــوٌ حًــربً ⚜️🔹 :
❤️❤️❤️
2026-06-24 20:53:56
0
deiaa555
ضـيـاء الـلـهـيـبـي ✪ :
❤️❤️
2026-06-22 17:42:55
1
hassim5317
حسام نعمان :
💖💖💖
2026-06-22 16:23:37
1
x_m_hd
يونس ١٤٢٦هـ📚☝️ :
❤️❤️❤️
2026-06-27 11:40:15
0
To see more videos from user @_.vvgr, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About