Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@myamon4236: Replying to @Sammie Review မျှဝေပေးလို့ ကျေးဇူးပါညီမလေးနောက်တခါပစ္စည်းမှာရင်လက်ဆောင်ထည့်လိုက်မယ်ရှင့်#MonMonbySoulShineScrub #soulshinekojicscrub #soulshinescrub #အမာရွတ်တွေပျောက်ချင်သူတွေ #fyp @Mon Mon ( SOUL SHINE Scrub 🍋) @Mon Mon ( SOUL SHINE Scrub 🍋) @Mon Mon ( SOUL SHINE Scrub 🍋)
Mon Mon ( SOUL SHINE Scrub 🍋)
Open In TikTok:
Region: MM
Monday 22 June 2026 09:05:41 GMT
309
28
2
4
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.15MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.55MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Hana :
💚💚💚
2026-06-22 15:08:52
1
To see more videos from user @myamon4236, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#pov: Setelah malam itu— Semuanya berubah. Bukan Sunghoon. Tapi kamu. ••• Biasanya kamu selalu menunggunya pulang. Menyiapkan makan malam. Menanyakan apakah dia sudah makan atau belum. Namun sekarang— Tidak lagi. Saat Sunghoon pulang larut malam, rumah sudah gelap. Kamu sudah berada di kamar. Atau terkadang bahkan belum pulang. ••• Awalnya Sunghoon tidak peduli. Justru dia merasa lebih tenang. Tidak ada lagi perhatian yang membuatnya tidak nyaman. Tidak ada lagi pertanyaan tentang kegiatannya. Tidak ada lagi tatapan penuh harapan yang selalu mengikutinya. Tapi... Lama-kelamaan. Dia mulai merasa ada yang aneh. ••• Suatu pagi. Saat turun untuk sarapan. Sunghoon melihatmu sedang tertawa kecil sambil membalas pesan seseorang di ponsel. Pemandangan yang sudah lama tidak dia lihat. Kamu terlihat bahagia. Dan entah kenapa— Itu membuat dadanya terasa tidak nyaman. "Siapa?" -sunghoon Kamu mengangkat kepala. "Hm?" "Siapa yang bikin kamu senyum-senyum sendiri?" Kamu hanya tersenyum tipis. "Bukan urusan kamu." Sunghoon langsung terdiam. Karena biasanya kamu selalu menjawab apa pun yang dia tanyakan. ••• Hari-hari berikutnya semakin aneh. Kamu mulai sering keluar rumah. Mulai merawat diri. Mulai memakai pakaian yang lebih rapi. Bahkan terkadang pulang sambil membawa bunga. Dan yang paling membuat Sunghoon kesal— Kamu terlihat jauh lebih bahagia tanpa dirinya. ••• Suatu malam. Sunghoon pulang lebih cepat dari biasanya. Namun saat masuk ke rumah— Kamu justru sedang berdandan. "Ada acara?" -sunghoon "Iya." "Mau kemana?" Kamu mengambil tasmu. "Luar." "Luar mana?" Kamu tersenyum kecil. "Rahasia." Lalu pergi begitu saja. Meninggalkan Sunghoon yang berdiri mematung di ruang tamu. Untuk pertama kalinya— Dia merasa kesal. ••• Beberapa minggu kemudian. Kecurigaan Sunghoon semakin besar. Karena kamu tidak lagi memperhatikannya. Tidak lagi peduli dia pulang jam berapa. Tidak lagi menanyakan keberadaan wanita selingkuhannya. Seolah kamu sudah benar-benar menyerah. Atau... Sudah memiliki orang lain. ••• Malam itu. Kamu baru pulang saat jam menunjukkan pukul sepuluh malam. Begitu masuk ke rumah— Sunghoon langsung berdiri dari sofa. "Kamu dari mana?" -sunghoon dingin. Kamu melepas sepatu tanpa menjawab. "Aku tanya kamu dari mana." Kamu menatapnya datar. "Lalu kalau aku jawab?" "Siapa laki-laki itu?" Deg. Kamu langsung tertawa kecil. Tawa yang membuat Sunghoon semakin tidak nyaman. "Akhirnya kamu tanya juga." "Maksud kamu apa?" Kamu berjalan mendekat. Tatapanmu tenang. Sangat tenang. Justru itu yang membuat Sunghoon gugup. "Laki-laki lain?" -y/n "Iya." "Kamu pikir aku selingkuh?" Sunghoon mengepalkan tangannya. "Aku cuma mau tau." Kamu tersenyum tipis. Namun senyum itu tidak sampai ke mata. "Lucu ya." "Apa yang lucu?" "Kamu curiga aku punya orang lain." Suaramu mulai bergetar. Bukan karena takut. Tapi karena terlalu lama memendam semuanya. "Sementara selama ini aku berkali-kali lihat kamu sama wanita itu." Sunghoon langsung membeku. ••• "Aku lihat kalian di restoran." "...." "Aku lihat kalian di hotel." "...." "Aku lihat dia meluk kamu di depan kantor." Wajah Sunghoon perlahan memucat. Sementara air matamu akhirnya jatuh. "Bahkan aku tau parfum yang dia pakai." Ruangan mendadak sunyi. Sunghoon tidak bisa berkata apa-apa. Karena semua itu benar. ••• "Kamu tau apa yang paling menyakitkan?" -y/n lirih. Sunghoon menatapmu. "Aku gak pernah marah." "Aku gak pernah teriak." "Aku gak pernah minta kamu pilih aku." Air matamu terus jatuh. "Aku cuma berharap suatu hari kamu sadar kalau aku ini istri kamu." Deg. Untuk pertama kalinya sejak menikah— Sunghoon merasa dadanya sesak. Sangat sesak. ••• "Aku minta maaf..." -sunghoon pelan. Kamu tertawa kecil pahit. "Terlambat." "Aku serius." "Kamu pikir kata maaf bisa menghapus semuanya?" Sunghoon tidak bisa menjawab. Karena dia tau. Tidak bisa. ••• Pria itu perlahan berjalan mendekat. Dan untuk pertama kalinya selama pernikahan kalian— Dia terlihat benar-benar menyesal. "Aku salah." -sunghoon Suara Sunghoon terdengar serak. "Aku udah nyakitin kamu terlalu banyak." Kamu memalingkan wajah. Tidak ingin melihatnya. dikomen++ #4u ##4upageシ
Tell me you are still buying on a Dollar Cost Average 💪🏾💯
#إقتباسات عبارت ه #شبل#يمن#الشمال#عدن يجمال_اليمن ثقافة_يمنية تراث_يمني موسيقى_يمنية شباب_يمني ـــ فخر_يمني يمن_الحب تقاليد_يمنية
##xuhuongtiktok2024 #xuhuongtiktok #vietnam 😉😉
Proyek pertama yang siap menuju Mainnet di ecosystem InterLink mulai terbentuk. #fyp #tiktok #foryou #ITLG #interlink
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy