@brainstepsvlog: جو معاشرہ عورت کی آواز، اس کے شعور اور اس کی آزادی سے خوف کھاتا ہے، وہ دراصل اپنی کمزوری کا اعتراف کر رہا ہوتا ہے۔ عورت کو قید کر کے کوئی طاقت ور نہیں بنتا۔ جو اسے دیواروں کے پیچھے بند کرتا ہے، وہ اپنے خوف، اپنی فرسودہ سوچ اور اپنے ضمیر کی قید میں خود ہی جیتا اور خود ہی مرتا ہے۔ کمال بزدل ہے وہ، جو ایک عورت سے ڈرتا ہے، اُسے قید کر کے بھی ہر روز خود ہی مرتا ہے۔ #awazeababeel #ReleaseImranKhan #Pakistan #WhereIsImranKhan #Ababeel

🅑🅡🅐🅘🅝🅢🅣🅔🅟🅢🅥🅛🅞🅖
🅑🅡🅐🅘🅝🅢🅣🅔🅟🅢🅥🅛🅞🅖
Open In TikTok:
Region: GB
Monday 22 June 2026 11:00:23 GMT
85137
18066
576
711

Music

Download

Comments

knull1211
Knull :
2026-06-22 11:21:34
215
zeeshanjutt254
شان علی. JUTT🥷 :
Khan King 👑👑
2026-06-22 12:11:49
38
shannanawanshahbanawan4
Malik shahban awan :
I love Imran khan
2026-06-22 15:25:58
10
.m.tamior.malana0300
❣️❣️🥀m Taimur Sagu 🥀❣️❣️ :
✌️✌️✌️✌️✌️✌️✌️✌️
2026-06-22 15:04:47
26
zaibafridi804
Zaib AFRiDi 804 :
2026-06-22 12:46:11
48
mr.stranger0361
mr stranger :
Khan❤️
2026-06-22 11:24:41
13
nainug
درویش🥀 :
love You Sayed Aasim Munir Sir 🥰🥰
2026-06-22 15:56:14
3
rabia.ray4
Rabia Ray :
2026-06-22 14:08:00
11
user997237426
Asad khan 804 :
allah raham kare
2026-06-22 12:23:50
6
waqarahmad3643
Waqar Ahmad :
pak fooj love you
2026-06-22 15:37:41
1
user519422847
Shujaat Ali Khan :
allah ap sab ko apne aman me rake ameen
2026-06-22 11:59:41
11
ajmeerkhan550
Ajmeer Khan550 :
2026-06-22 14:14:59
8
janni..9702
9702. 9702 :
2026-06-22 15:16:28
0
zobirshah415
Zobir Shah :
yes💕💕💕
2026-06-22 14:10:42
2
To see more videos from user @brainstepsvlog, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About