@sayedtaqvi110: #shia #sunni #muslimtiktok #prophetmuhammad #black

Syed Taqvi
Syed Taqvi
Open In TikTok:
Region: GB
Monday 22 June 2026 23:21:27 GMT
20142
1932
79
245

Music

Download

Comments

zak78635
zak :
love this guy mashallah
2026-06-28 22:35:17
7
abbas_bangash1214
abbas_bangash1214 :
Great info sir ❤️
2026-07-01 04:39:24
3
kingfk110
🤫Oqat daikh fher check ker😡 :
2026-07-18 03:54:10
2
mrleonidas110
Leonidas :
Good stuff sayyed ❤️
2026-06-25 19:37:43
5
mariamsabir47
Maryam Sabir :
kala libas humare nabi (saw) ka pasandida libas tha
2026-07-16 19:29:02
5
inaam.xdxd
Inaam 🎵 :
well explained
2026-07-15 05:58:11
1
mohdriaz644
Mohammed Riaz :
The Quran encourages patience, acceptance of God's will, and the practice of Istirja (turning to Allah in times of hardship). Surah Al-Baqarah (2:155-156): "But give good tidings to the patient, who, when disaster strikes them, say, 'Indeed we belong to Allah, and indeed to Him we will return.'"
2026-06-28 10:29:14
0
user4094650471303
NASIR SHAH :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰 mashallah ji bahut pasand baat theek hai
2026-07-19 20:58:23
1
mr.haji173
Mr.haji✌ :
beshak 💯😭
2026-07-14 17:09:08
3
shamimjafri0
shamimjafri0 :
Mashallah bro very well explain
2026-06-25 08:51:53
3
zairali313
zairali313 :
mashallah🥰
2026-07-16 17:31:12
2
karbalai_thoughts6
Proundshia313💚 :
Mashallah 💚
2026-06-22 23:28:01
9
fatima.shabbir104
Fatima shabbir :
mashallah ❤️🫶🫶
2026-07-13 11:02:00
1
naveed_724
Naveed Ali :
Jizak Allah
2026-07-11 22:51:28
0
fatima.shabbir104
Fatima shabbir :
jazakallah
2026-07-13 11:01:51
1
fatimas_lifestyle313
fatimas_lifestyle313 :
He could have just openly said don’t associate with shias that’s all he wanted to portray anyways👀
2026-06-24 13:02:31
10
trappybox3
Savage man 🦁 👹 🥊 👊 ⚔️ 🩸 :
Jhoot bolni ki intaha hai
2026-07-13 12:47:34
1
To see more videos from user @sayedtaqvi110, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

MENGGUNAKAN GENDANG (BEDUK) UNTUK MEMANGGIL (MENUNAIKAN) SHALAT Pertanyaan Disebagian masjid-masjid di Fhilipina dan yang lainnya menggunakan Gendang (Beduk) untuk memanggil orang-orang (untuk menunaikan) shalat. Kemudian adzan setelah itu. Apakah hal ini diperbolehkan dalam islam? Jawaban Alhamdulillah. Gendang (Beduk) dan semisalnya adalah diantara alat permaninan (yang melenakan), maka tidak diperbolehkan menggunakannya untuk memberitahukan kepada orang-orang ketika masuk waktu shalat atau dekat memasuki waktu shalat, bahkan hal itu adalah bid’ah yang diharamkan. Maka seharusnya cukup dengan (menggunakan) adzan syar’i. Telah ada ketetapan dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam sesungguhnya beliau bersabda : مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ ”Barangsiapa yang (membuat) baru dalam perkara (agama)  ini tanpa (ada tuntunan) dari (Nabi) maka ia akan tertolak”. [HR.Bukhori dan Muslim]. عَنْ أَبِي نَجِيْحٍ الْعِرْبَاضِ بِنْ سَارِيَةَ رضي الله عنه قَالَ: وَعَظَنَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَوْعِظَةً وَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُبُ, وَذَرَفَتْ مِنْهِا الْعُيُونُ, فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللهِ, كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ, فَأَوْصِنَا, قَالَ:” أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّوَجَلَّ, وَالسَّمْعِ وَالطَّاعةِ, وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ, فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيْرًا, فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّينَ, عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ, وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ, فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةً ضَلاَلَةٌ Dari Abu Najih Irbad bin Sariyah radhiallahu’anhu berkata:”Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam memberikan mauidhoh (nasehat) kepada kami dengan nasehat yang sangat dalam, (sampai) tertanam dalam lubuk hati dan meneteskan air mata, maka kami berkata: “Wahai Rasulullah sepertinya (ini adalah) nasehat perpisahan, maka (berilah) kepada kami wasiat!. (beliau) bersabda:  “Saya wasiatkan kepada kamu semua (hendaklah) bertakwa kepada Allah, mendengarkan dan mentaati (pimpinan). Meskipun (telah ditetapkan) pimpinan kamu adalah hamba sahaya dari habsy. Dan sesungguhnya orang yang hidup diantara kamu akan melihat banyak perselisihan. Maka (hendaklah kamu berpegang terhadap) sunnahku dan sunnah khulafaurrosyidin. Pegang erat-erat dengan gigi geraham. Dan berhati-hatilah dengan urusan-urusan yang baru (dalam agama) kerena setiap yang baru (dalam agama) adalah bid’ah”.[HR.Abu Dawud, Turmudzi dan beliau berkata hadits Hasan shoheh. Fatawa Lajnah Daimah] #manhajsalaf #sunnah #kajianislam #dakwah #tauhid
MENGGUNAKAN GENDANG (BEDUK) UNTUK MEMANGGIL (MENUNAIKAN) SHALAT Pertanyaan Disebagian masjid-masjid di Fhilipina dan yang lainnya menggunakan Gendang (Beduk) untuk memanggil orang-orang (untuk menunaikan) shalat. Kemudian adzan setelah itu. Apakah hal ini diperbolehkan dalam islam? Jawaban Alhamdulillah. Gendang (Beduk) dan semisalnya adalah diantara alat permaninan (yang melenakan), maka tidak diperbolehkan menggunakannya untuk memberitahukan kepada orang-orang ketika masuk waktu shalat atau dekat memasuki waktu shalat, bahkan hal itu adalah bid’ah yang diharamkan. Maka seharusnya cukup dengan (menggunakan) adzan syar’i. Telah ada ketetapan dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam sesungguhnya beliau bersabda : مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ ”Barangsiapa yang (membuat) baru dalam perkara (agama)  ini tanpa (ada tuntunan) dari (Nabi) maka ia akan tertolak”. [HR.Bukhori dan Muslim]. عَنْ أَبِي نَجِيْحٍ الْعِرْبَاضِ بِنْ سَارِيَةَ رضي الله عنه قَالَ: وَعَظَنَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم مَوْعِظَةً وَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُبُ, وَذَرَفَتْ مِنْهِا الْعُيُونُ, فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللهِ, كَأَنَّهَا مَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ, فَأَوْصِنَا, قَالَ:” أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّوَجَلَّ, وَالسَّمْعِ وَالطَّاعةِ, وَإِنْ تَأَمَّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ, فَإِنَّهُ مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلاَفًا كَثِيْرًا, فَعَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ الْمَهْدِيِّينَ, عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ, وَإِيَّاكُمْ وَمُحْدَثَاتِ الأُمُورِ, فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةً ضَلاَلَةٌ Dari Abu Najih Irbad bin Sariyah radhiallahu’anhu berkata:”Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam memberikan mauidhoh (nasehat) kepada kami dengan nasehat yang sangat dalam, (sampai) tertanam dalam lubuk hati dan meneteskan air mata, maka kami berkata: “Wahai Rasulullah sepertinya (ini adalah) nasehat perpisahan, maka (berilah) kepada kami wasiat!. (beliau) bersabda:  “Saya wasiatkan kepada kamu semua (hendaklah) bertakwa kepada Allah, mendengarkan dan mentaati (pimpinan). Meskipun (telah ditetapkan) pimpinan kamu adalah hamba sahaya dari habsy. Dan sesungguhnya orang yang hidup diantara kamu akan melihat banyak perselisihan. Maka (hendaklah kamu berpegang terhadap) sunnahku dan sunnah khulafaurrosyidin. Pegang erat-erat dengan gigi geraham. Dan berhati-hatilah dengan urusan-urusan yang baru (dalam agama) kerena setiap yang baru (dalam agama) adalah bid’ah”.[HR.Abu Dawud, Turmudzi dan beliau berkata hadits Hasan shoheh. Fatawa Lajnah Daimah] #manhajsalaf #sunnah #kajianislam #dakwah #tauhid

About