Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@zaptosmiles:
Z
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 23 June 2026 01:51:05 GMT
1686
533
8
18
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.23MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.42MB
)
Watermark .mp4 (
1.1MB
)
Music .mp3
Comments
Minh Doan :
cute
2026-07-04 02:57:08
0
sophie_npaint :
your so cute
2026-06-23 01:59:27
0
Latina 🇺🇸 :
2026-06-23 15:18:14
0
𝕽𝖊𝖝𝖜𝖓𝖟 𝕮𝖍𝖔 :
🥰🥰🥰
2026-06-23 01:54:15
0
Myron joe :
🔥🔥🔥
2026-06-23 13:14:09
0
Timmy John :
🥰🥰🥰
2026-06-23 06:35:50
0
Prettyboyhector :
😍
2026-06-23 22:14:57
0
✨フォックス氏🤍🦊 :
💫
2026-06-25 11:10:58
0
To see more videos from user @zaptosmiles, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Fort Munro ⛰️💫 #fortmunro #mountain #explore #beauty #foryou
. #thiagoteamo #fyp #thiagoteamo #thiagoteamo #parati
#creatsearcheinseight #trend #fyppppppppppppppppppppppp #foryoupage #creatsearcheinseight
Lamine Yamal PRIME - cinderella #lamineyamal #skillsfootball #football #fyp
#pov : Keonho adalah ketua OSIS yang dulunya merupakan rekan satu basket Sean. Dan kamu mengenal anak laki-laki hangat itu melalui organisasi tersebut sebab kamu sering menunggu Sean di tribun. Lalu, kalian kembali di pertemukan di organisasi OSIS, dengan kamu sebagai bendaharanya. Dan pagi itu, saat udara masih sangat dingin. Keonho tiba-tiba menyapamu. "Pagi, y/n," sapanya ramah. "Keonho? Kok bisa di sini?" tanyamu terkejut. "Kamu pasti nggak baca grup ya? hari ini kita harus beli buku kas baru dan beberapa plakat buat acara bulan depan. Karena kamu bendaharanya, ya otomatis harus ikut aku buat survei barang," jelas Keonho sabar. Dia turun dari motornya, mendekatimu dengan langkah santai. "Toko bukunya buka jam tujuh pagi dekat gerbang barat sekolah. Makanya aku jemput pagi-pagi, sekalian biar kaki kamu nggak tambah parah karena harus jalan ke halte bis." Kamu sempat menimbang-nimbang. Ada rasa tidak enak, tapi tugas OSIS adalah tanggung jawab formal yang tidak bisa kamu abaikan. "Yaudah, yuk. Makasih ya, Keonho," ujarmu tulus seraya tersenyum cerah, menerima uluran helm dari Keonho yang kini membimbingmu naik ke atas motornya. ♡♡♡ Kamu mengembalikan helm ke tangan Keonho sembari tertawa kecil karena sebuah candaan yang dilemparkan cowok itu. Tanpa kamu sadari, dari gerbang utama, pemandangan tawa mu yang lepas, sesuatu yang hampir tidak pernah Sean lihat saat kamu bersamanya, menjadi pematik utama yang meledakkan seluruh sumbu amarah di dada Sean. "Oh, jadi ini alasan lo bolos dari tugas lo pagi ini?" Kamu tersentak, tubuhmu reflek menegang saat mendapati Sean sudah berdiri tegak di depanmu. "Se-Sean? Kok kamu—" "Diem," potong Sean tajam, matanya merendah menatapmu dengan pandangan yang sanggup membuat nyalimu menciut seketika. "Gue bilang apa kemarin? Dua langkah di belakang gue. Lo punya kuping buat denger titah gue atau cuma buat pajangan?" Sebelum kamu sempat menjawab, Keonho langsung melangkah maju. Tubuh tegap sang Ketua OSIS sengaja menggeser posisinya, berdiri di antaramu dan Sean, bertindak sebagai tameng pelindung. "Sean, jaga omongan lo. Ini masih di lingkungan sekolah, dan y/n pergi bareng gue karena urusan OSIS. Dia bendahara gue," ujar Keonho, suaranya terdengar tenang, tidak gentar sedikit pun oleh gertakan sang pangeran sekolah. Sean mendengus sarkas. "Urusan OSIS atau modus lo aja yang murahan?" desis Sean rendah, rahangnya mengetat kuat hingga urat-urat di lehernya menonjol. "Gue nggak peduli jabatan lo apa. Tapi sekali lagi lo jemput dia langsung ke rumah gue, lo bakal tahu akibatnya." "Rumah lo?" Keonho menaikkan sebelah alisnya, membalas dengan senyuman tipis yang sangat memprovokasi ego Sean. "Setahu gue, dia tinggal di paviliun belakang karena ibunya kerja di sana. Dia bukan barang pajangan di mansion lo yang bisa lo kurung sesuka hati, Sean. Dia punya hak buat milih bareng siapa." "Keonho, udah..." cicitmu ketakutan. Kamu menarik pelan ujung seragam Keonho, air matamu sudah menggenang di pelupuk mata karena ketakutan melihat situasi yang makin memanas. Namun, gerakan tanganmu yang memegang baju Keonho justru menjadi kesalahan terbesar. Mata Sean melirik tanganmu, dan sedetik kemudian, sifat posesifnya meledak tanpa kendali. Dengan gerakan cepat, Sean merenggut pergelangan tanganmu dari belakang tubuh Keonho, menarik tubuhmu dengan paksa hingga kamu terhuyung dan menabrak dada bidangnya. "Lepas, Sean! Sakit..." keluhmu pelan saat cengkeramannya di pergelangan tanganmu terasa begitu erat. "Lo ikut gue sekarang," titah Sean, mengabaikan protesmu. Keonho yang melihat perlakuan kasar itu langsung mencengkeram bahu Sean dengan kuat. "Gue bilang lepasin dia, Alistair! Lo nggak lihat dia kesakitan?!" Sean menoleh lambat, menatap tangan Keonho di bahunya dengan pandangan seolah tangan itu adalah sampah. "Singkirin tangan lo dari tubuh gue, sebelum gue bikin lo nggak bisa main basket lagi seumur hidup." (comsec+++) #SEONGHYEON #fyp #alternativeuniverse #xcyzba
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy