@ooo0000e0: #carlosvela #mexico #worldcup #fifa #fyp

.
.
Open In TikTok:
Region: MX
Tuesday 23 June 2026 03:39:20 GMT
165863
50083
88
3887

Music

Download

Comments

bjx_omarr
omar :
Un saludito a calito vela wey
2026-06-23 21:05:49
2043
irocrys
irocrys :
Last clip ruined it 😭 this could’ve been or Messi bro
2026-06-24 19:46:15
981
aspire_leo
aspire_leo :
Gatekeep this song…
2026-06-24 09:10:32
33
sionled
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
La pura cream de la cream
2026-06-24 01:07:15
123
coleridgetowns
Coleridge :
Bro loved basketball over futbol imagine that
2026-06-25 00:41:53
137
yzy_blood
yzy_blood :
q facts tiro, ver un partido de NBA es mil veces más entretenido q ver uno de futbol
2026-06-24 23:34:09
199
sergioperezzz_
Perez :
Imagínate justificar tu falta de compromiso y rendimiento diciendo q no te gusta el fútbol. Grande Carlos Vela.
2026-06-24 06:53:48
115
ktx.lucasss
† :
🥹
2026-06-24 03:20:41
474
_..jesus._.saves_
erik † :
peakkk
2026-06-23 04:17:23
33
21shm21
21shm21 :
ethereaaaaaaaalllllllll wtfff
2026-06-24 02:59:01
24
davila.24k
davila.24k :
te amare y te odiare toda la vida carlos vela.
2026-06-25 00:49:48
0
dsb.1k
🪖 :
i want his u-17 jersey🫩
2026-06-24 03:17:19
11
trisexx
tris :
had to repost so quick ✌
2026-06-23 05:34:15
6
neto.youngflex
Leonardo :
calitos vela wey
2026-06-23 20:17:35
5
rizzydarwizzy9
kenny :
coulda been mexicos best ever player had he taken the sport seriously
2026-06-24 22:27:23
141
eerhffdws
xsf :
un dios infravalorado
2026-06-24 01:45:13
7
ihateujireh
jireh :
could’ve been top 5 in mexico easily 💔
2026-06-25 11:55:17
6
melvinxn
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ :
peak
2026-06-23 04:35:49
3
angrl18sf
angrl18sf :
2026-06-23 17:30:34
4
estban92
Angelito :
canción ?
2026-06-25 00:31:26
2
paquitowrld
PaquitoWRLD :
What a baller
2026-06-23 20:46:47
3
To see more videos from user @ooo0000e0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About