@bg_qiuryzz_official: Pada Xiao Yan nyaris mati melawan Hun Tiandi, tubuhnya terhempas ke tanah, berlumuran darah, napasnya hampir terputus. Emperor Flame yang selama ini jadi tamengnya meredup, seolah lilin kecil yang akan padam. Hun Tiandi berdiri angkuh di angkasa, dikelilingi pusaran Origin Qi benua yang telah ia rampas, matanya penuh kesombongan. "Xiao Yan, perjuanganmu berakhir di sini. Dunia ini akan tunduk di bawah Hun Clan!" Sekutunya menjerit putus asa. Semua orang yakin, sekali lagi Hun Tiandi menurunkan tangan, maka Xiao Yan—dan seluruh benua—akan hancur. Namun di detik kritis itu, sesuatu di tubuh Xiao Yan berdenyut. Api yang hampir padam itu bergetar... lalu meledak. Dengan suara serak bercampur darah, Xiao Yan mengangkat wajahnya ke langit, suaranya bergema: "Semua Api Surgawi... aku perintahkan kalian, datanglah padaku!" Seolah mendengar panggilan tuannya, Api Surgawi yang tersembunyi di tubuhnya dan di seluruh benua bergetar serentak. Api Putih yang dingin, Api Biru yang membelah langit, Api Ungu yang membakar udara, hingga Api Kegelapan yang merintih—semuanya bergejolak, melesat masuk ke tubuh Xiao Yan. Setiap api berlutut pada perintahnya, menyatu tanpa perlawanan, seperti prajurit yang kembali pada tuannya. Kobaran itu melahap tubuh Xiao Yan, membakar luka-luka, merajut ulang daging dan tulangnya. Emperor Flame tidak lagi sekadar nyala, melainkan inti baru yang lahir dari dua puluh tiga Api Surgawi yang tunduk sepenuhnya pada pemiliknya. Langit bergetar hebat. Awan hitam yang menutup cakrawala terbelah, cahaya agung menerobos turun, guntur surgawi meraung bagai genderang dewa. Fenomena yang mustahil itu muncul—tanda kelahiran Dou Di. Tubuh Xiao Yan yang hancur kini bangkit kembali. Luka-lukanya lenyap, auranya melonjak menembus batas, api menyelubunginya seperti matahari kedua yang membakar dunia. Hun Tiandi terdiam, wajahnya yang penuh kesombongan berubah pucat. Kedua matanya gemetar, suaranya parau penuh penyesalan: "Aku... membayar mahal untuk ini... ribuan tahun ku habiskan... tapi akhirnya—semua sia-sia." Wajahnya semakin pucat, tatapannya kosong. Ia sadar bahwa jalan yang ditempuhnya dengan pengorbanan tak terhitung kini runtuh, direbut Xiao Yan dalam sekejap. Xiao Yan menatapnya dengan dingin. Suaranya berat, bergema menembus langit yang bergetar: "Hun Tiandi... ini akhir darimu. Dan awal baru bagi dunia." Dan pada saat ranah Dou Di benar-benar terbuka baginya, momentum dahsyat pun tercipta. Lautan bergolak hebat, mendidih menjadi lahar yang menakutkan. Gunung-gunung runtuh, langit dipenuhi warna-warni cahaya yang menari bagai aurora neraka dan surga sekaligus. Aura Xiao Yan melonjak pada tingkat yang tak dapat dibayangkan, begitu kuat hingga seluruh dunia bergetar. Sekejap, semua orang di benua—baik kawan maupun lawan—tidak kuasa berdiri. Mereka tersungkur bersujud, tertekan oleh momentum yang dipancarkannya. Guru tua yang dulu pernah menuntunnya hanya bisa berdiri di kejauhan, matanya berkaca-kaca. Air matanya jatuh, namun senyum bangga menghiasi wajahnya. Dengan suara bergetar ia berbisik, "Bocah kecil... kau tak pernah mengecewakanku." Padahal ia berada sangat jauh dari pusat pertempuran, namun momentum yang dipancarkan Xiao Yan tetap menghantamnya dengan dahsyat. Tidak hanya itu—di seluruh penjuru benua, semua klan, sekte, dan keluarga besar yang menyaksikan fenomena langit itu ikut bersujud serentak, karena aura Xiao Yan yang telah menembus Dou Di begitu menekan jiwa. Transformasi itu menjadikan dirinya sosok yang tidak lagi bisa dipahami, keagungan yang hanya bisa disaksikan dari kejauhan. Dari tengah lautan api surgawi yang menyelimuti tubuhnya, suara Xiao Yan menggema, merambat ke seluruh benua: "Hun Tiandi... apakah kau sudah siap mati?" Suara itu begitu berat, mengguncang hati setiap orang yang mendengarnya. Hun Tiandi mendongak, tubuhnya gemetar—untuk pertama kalinya ia merasakan ketakutan yang nyata. Dan saat itulah dunia menyaksikan pertarungan tingkat langit Dou Di melawan Dou Di! Ditulis DWdonghua... --- #kaisarapixiaoyan
ₗᵤₖₐₛ メ 𝘽𝙏𝙏𝙃博
Region: ID
Tuesday 23 June 2026 07:54:29 GMT
Music
Download
Comments
᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌᠌ 🦭 :
dan di saat hun tiandi muka pucat disitulah keluarnya " samakanang "
2026-08-05 02:47:02
0
scp-00 :
seperti biasa..plot armor ya ges yak
2026-07-22 20:55:19
3
Aji :
btth tambah episode
2026-07-14 17:20:37
0
Jeje :
seprti biasa MC BTTH tidak pernah kalah dan lari😂😂 selalu plot armor
2026-07-23 02:05:14
0
irman_99 :
episode 208 di anichin belum bisa di tonton wuy
2026-07-23 21:05:17
0
Aji :
tambah 10 episode
2026-07-14 17:21:14
0
mohd ketam :
2026-06-25 12:21:05
3
Hery yady :
terkadang GK sesuai sama ekspektasi pas nnton ny pas mau seruh" ny malah bersambung nunggu Minggu dpn ny lgi tai lh😭
2026-06-23 15:40:10
51
Kevin :
gw baca caption-nya merinding 🗿
2026-07-05 05:51:17
2
QUEEN'S cute :
btth tamat sampai eps brapa ya?
2026-06-24 07:15:19
0
Ramm :
jadi pas sama" dou di itu lebih kiat xiao yan apa hun tiandi
2026-06-24 02:23:41
0
Muhammad Fikhy05 :
Kalau memang nanti semua api dia panggil dan nurut tampah perlawanan,kira kira api peringkat ke 2 bgimna bang
2026-06-23 13:21:25
4
Siapa aja~ :
eps brpa ni ntar?
2026-06-23 17:25:10
1
wααɳȥȥ涼 :
🗿 perasaan bukan gini dah ceritanya kocak
2026-06-23 17:23:47
0
To see more videos from user @bg_qiuryzz_official, please go to the Tikwm
homepage.