@duttonranch: Didn't see that one coming! 😱 #DuttonRanch

DuttonRanch
DuttonRanch
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 25 June 2026 18:00:00 GMT
39442
1800
10
7

Music

Download

Comments

eoghainb10
eoghinb :
is that tucker wetmore??
2026-06-25 22:13:37
6
varlnte
VALENTE :
La nueva temporada cuando sale !
2026-06-26 02:49:21
2
gorgerp26
GorgerP :
i like beulah. she loves her sons. she had a hard life just like beth.
2026-06-26 09:19:08
4
userzgi0febs21
Tik Toker :
ITS 3AMMM WHERES THE EPISODE
2026-06-26 07:06:21
1
nanastraveltips
NanasTravelTips :
She was protecting her son, even if it cost the ranch.
2026-06-26 04:48:25
6
majid.azeez7
Majid Azeez :
😁😁😁
2026-06-25 23:51:40
3
diosmifuentes
Ken :
😎😎😎
2026-06-25 18:42:37
3
c.j.mason3324
C.J. Mason :
🥰🥰🥰
2026-06-25 20:00:46
4
To see more videos from user @duttonranch, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

SEMARANG, Jatengnews.id – Harapan Kepala SDN Purwoyoso 01 Kota Semarang, Hajar Riatiani, untuk memenuhi satu rombongan belajar (rombel) pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 belum terwujud. Hingga memasuki masa perpanjangan pendaftaran, sekolah yang dipimpinnya baru menerima lima calon siswa baru, jauh di bawah kuota 28 peserta didik. Jumlah tersebut bahkan tidak bertambah sejak gelombang lanjutan SPMB dibuka pada 17 Juni 2026. Kondisi itu membuat pihak sekolah terus berharap masih ada tambahan pendaftar sebelum proses penerimaan siswa baru berakhir. “Harapannya tentu satu rombel bisa terisi penuh, sekitar 28 siswa. Dua tahun lalu kami masih bisa memenuhi kuota. Tahun lalu turun menjadi 11 siswa, sedangkan tahun ini baru lima anak yang mendaftar secara online,” kata Hajar saat ditemui Jatengnews.id, Kamis (25/6/2026). Menurut Hajar, penurunan jumlah siswa baru bukan hanya dialami SDN Purwoyoso 01. Sejumlah sekolah dasar negeri di Kecamatan Ngaliyan juga menghadapi persoalan serupa. Biasanya, sekolah yang dipimpinnya masih memperoleh tambahan peserta didik dari sekolah-sekolah sekitar yang kuotanya telah penuh. Namun pada tahun ini, kondisi tersebut tidak lagi terjadi karena sekolah-sekolah tetangga juga belum mampu memenuhi rombongan belajar yang dibuka. “Biasanya kami mendapat limpahan siswa dari sekolah terdekat. Sekarang mereka juga kekurangan murid, sehingga kami tidak mendapatkan tambahan peserta didik,” ujarnya. Informasi selengkapnya bisa kunjungi website Jatengnews.id #spmb #semarang #ngaliyan #jateng #murid
SEMARANG, Jatengnews.id – Harapan Kepala SDN Purwoyoso 01 Kota Semarang, Hajar Riatiani, untuk memenuhi satu rombongan belajar (rombel) pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 belum terwujud. Hingga memasuki masa perpanjangan pendaftaran, sekolah yang dipimpinnya baru menerima lima calon siswa baru, jauh di bawah kuota 28 peserta didik. Jumlah tersebut bahkan tidak bertambah sejak gelombang lanjutan SPMB dibuka pada 17 Juni 2026. Kondisi itu membuat pihak sekolah terus berharap masih ada tambahan pendaftar sebelum proses penerimaan siswa baru berakhir. “Harapannya tentu satu rombel bisa terisi penuh, sekitar 28 siswa. Dua tahun lalu kami masih bisa memenuhi kuota. Tahun lalu turun menjadi 11 siswa, sedangkan tahun ini baru lima anak yang mendaftar secara online,” kata Hajar saat ditemui Jatengnews.id, Kamis (25/6/2026). Menurut Hajar, penurunan jumlah siswa baru bukan hanya dialami SDN Purwoyoso 01. Sejumlah sekolah dasar negeri di Kecamatan Ngaliyan juga menghadapi persoalan serupa. Biasanya, sekolah yang dipimpinnya masih memperoleh tambahan peserta didik dari sekolah-sekolah sekitar yang kuotanya telah penuh. Namun pada tahun ini, kondisi tersebut tidak lagi terjadi karena sekolah-sekolah tetangga juga belum mampu memenuhi rombongan belajar yang dibuka. “Biasanya kami mendapat limpahan siswa dari sekolah terdekat. Sekarang mereka juga kekurangan murid, sehingga kami tidak mendapatkan tambahan peserta didik,” ujarnya. Informasi selengkapnya bisa kunjungi website Jatengnews.id #spmb #semarang #ngaliyan #jateng #murid

About