@7dy5onkarpe1r: #audit #fyp

7dy5onkarpe1r
7dy5onkarpe1r
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 24 June 2026 09:24:55 GMT
593
15
1
0

Music

Download

Comments

user412040747201974
Kingwoodguy :
I don’t understand why someone walks up to a camera in public and then says their permission wasn’t given? Where did they get the idea that their permission was relevant to anything someone is doing??
2026-06-24 13:21:32
0
To see more videos from user @7dy5onkarpe1r, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Niat sejumlah pekerja asal Majalengka, Jawa Barat, untuk meninggalkan proyek pembangunan perumahan di Batam justru berujung dugaan penyiksaan. Persoalan upah yang disebut tidak jelas hingga pembatasan pinjaman menjadi alasan para pekerja hendak meninggalkan proyek tersebut. Kasus ini mencuat setelah video berdurasi sekitar 2 menit 16 detik beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sejumlah pekerja proyek yang mengaku menjadi korban penyiksaan dan meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantu menjemput mereka pulang. Tiga orang pekerja telah membuat laporan dan kasus tersebut ditangani Polsek Sagulung karena lokasi dugaan penganiayaan berada di wilayah hukumnya. Kanitreskrim Polsek Sagulung Ipda Riyanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari tiga korban dan langsung melakukan penyelidikan. “Sudah kita menerima laporan, dan sedang kita tindak lanjuti,” kata Riyanto. Dari hasil pemeriksaan awal, para pekerja tersebut didatangkan langsung dari Majalengka, Jawa Barat, untuk bekerja di proyek pembangunan perumahan di Batam dan tinggal di mes yang berada di lokasi proyek. Riyanto menyebut dugaan kekerasan terjadi sekitar dua bulan lalu, setelah para pekerja berusaha keluar dari lokasi proyek dan hendak meninggalkan pekerjaan. “Untuk pemukulan sendiri dilakukan oleh pemilik proyek di wilayah Sagulung. Lokasi penyiksaan di Sagulung, makanya kita yang tangani,” kata Riyanto. Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait menegaskan, lokasi dugaan penyiksaan bukan berada dalam wilayah hukum Polsek Sekupang. “Untuk kejadian tersebut berada di wilayah hukum Polsek Sagulung,” ujarnya. Dalam perkembangan penanganan kasus, polisi telah mengamankan terduga pelaku. Pemeriksaan terhadap korban dan terduga pelaku masih dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif dugaan kekerasan tersebut. “Terduga pelaku sudah kita amankan, nanti akan segera kita berikan perkembangan,” kata Riyanto. Reporter: Rengga Yuliandra   Sumber Video Akun Instagram: saeful_furkon991    #pekerja #kekerasan #sagulung #batam
Niat sejumlah pekerja asal Majalengka, Jawa Barat, untuk meninggalkan proyek pembangunan perumahan di Batam justru berujung dugaan penyiksaan. Persoalan upah yang disebut tidak jelas hingga pembatasan pinjaman menjadi alasan para pekerja hendak meninggalkan proyek tersebut. Kasus ini mencuat setelah video berdurasi sekitar 2 menit 16 detik beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat sejumlah pekerja proyek yang mengaku menjadi korban penyiksaan dan meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membantu menjemput mereka pulang. Tiga orang pekerja telah membuat laporan dan kasus tersebut ditangani Polsek Sagulung karena lokasi dugaan penganiayaan berada di wilayah hukumnya. Kanitreskrim Polsek Sagulung Ipda Riyanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari tiga korban dan langsung melakukan penyelidikan. “Sudah kita menerima laporan, dan sedang kita tindak lanjuti,” kata Riyanto. Dari hasil pemeriksaan awal, para pekerja tersebut didatangkan langsung dari Majalengka, Jawa Barat, untuk bekerja di proyek pembangunan perumahan di Batam dan tinggal di mes yang berada di lokasi proyek. Riyanto menyebut dugaan kekerasan terjadi sekitar dua bulan lalu, setelah para pekerja berusaha keluar dari lokasi proyek dan hendak meninggalkan pekerjaan. “Untuk pemukulan sendiri dilakukan oleh pemilik proyek di wilayah Sagulung. Lokasi penyiksaan di Sagulung, makanya kita yang tangani,” kata Riyanto. Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait menegaskan, lokasi dugaan penyiksaan bukan berada dalam wilayah hukum Polsek Sekupang. “Untuk kejadian tersebut berada di wilayah hukum Polsek Sagulung,” ujarnya. Dalam perkembangan penanganan kasus, polisi telah mengamankan terduga pelaku. Pemeriksaan terhadap korban dan terduga pelaku masih dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi serta motif dugaan kekerasan tersebut. “Terduga pelaku sudah kita amankan, nanti akan segera kita berikan perkembangan,” kata Riyanto. Reporter: Rengga Yuliandra Sumber Video Akun Instagram: saeful_furkon991 #pekerja #kekerasan #sagulung #batam

About