@ghanghro718: ##BalliBotMogis #TrendingReels #TrendingReels #Foryoupage ##FYP

ghanghro
ghanghro
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 24 June 2026 10:13:44 GMT
377253
3061
260
6451

Music

Download

Comments

richdaddy007
RichDaddy007 :
Don't forget the other one, remember they are twin😁😁😁
2026-06-25 03:41:23
31
clearspirit8
clearspirit=> :
now do the other one😁
2026-06-25 01:07:32
27
olivermajor10
oliver :
yes back in the day
2026-06-25 12:00:09
0
michael.schuh73
Michael Schuh :
DDDDAAAAAAMMMMMNNNNN
2026-06-24 21:45:19
14
contractors_1
Contractor :
That's with out insurance or with insurance
2026-06-25 03:02:58
4
lojath3
lojath3 :
how he gonna eat an apple now?
2026-06-25 05:41:49
0
pitirichofficial
Piti Rich True that 🙌🏾❤️🙌🏾 :
Ladann andedann
2026-06-25 00:29:07
3
ismaellaboy465
ismaellaboy465 :
good old day's 😳😳😳
2026-06-24 15:23:14
6
mrjldg
Mr JL🔥🔥🔥🔥🔥🐐 :
2026-06-25 04:58:27
2
johnwrandolph
JWR :
damn he only had two
2026-06-25 04:28:15
0
paul.airborne3325
Fighting Squirrel :
That will haunt my dreams 😳
2026-06-25 03:28:17
3
realiteamerica
Realite @ :
2026-06-24 22:42:44
0
sberroa1986
sberroa1986 :
Over ten times 😂
2026-06-25 01:00:39
0
208jjulioo
208jjulioo :
rip unc
2026-06-24 23:39:43
0
henrydaughtry1
henrydaughtry1 :
I'm sorry but we are not friends any more!!!😁😂😳
2026-06-25 08:17:03
1
darrellreid08
darrellreid08 :
I felt the pain
2026-06-24 20:51:07
5
menderinyohannes
Menderin ❤️ 🇪🇹 😘 🌹 ♥️ 👩 :
I am still watching 😳😳😳 😁😂😁😂😁😳😳
2026-06-25 01:44:19
3
jca310
JUSTO LOBO :
Te falta el otro
2026-06-24 23:27:57
5
dropd225
DropD225 :
It will grow back in a few monthz.😂
2026-06-24 19:58:19
6
alain.dominguez6
Domi :
Ese estomatólogo es rápido 😱
2026-06-25 02:53:34
1
pablo.arley0
Pablo Arley :
2026-06-25 00:23:39
1
josemaurosalazar5
MaUrO :
Otro, Otro
2026-06-25 00:40:39
1
coop809
The BluePrint🫆 (Coop228) :
2026-06-25 03:45:13
1
kysonjathomas
MaMaCake :
AIN'T HAD BUT TWO LEFT
2026-06-25 04:10:26
1
To see more videos from user @ghanghro718, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About