@olga_5400: #доброговечерадрузья

olga
olga
Open In TikTok:
Region: BY
Wednesday 24 June 2026 13:40:15 GMT
490
22
11
30

Music

Download

Comments

user32961124661035
Инесса :
Хорошего летнего вечера! Легкого,нежного,милого! Чудного настроения!
2026-06-24 15:42:55
1
user2226358280121
Валентина :
Добрый вечер,пусть он начнется с прекрасного,что принесет Вам радость и счастье!❤️❤️❤️❤️❤️❤️🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
2026-06-24 14:18:54
1
lubov111002378
Любовь Машкова :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-24 18:33:05
1
_xtoto__1
Аля :
Доброго вечера🥰🥰🥰
2026-06-24 14:56:46
1
naima_s7641
Naima :
🥰🥰🥰
2026-06-25 14:20:34
0
user9537309745149
Владимер Рукосуев :
🥰🥰🥰
2026-06-24 16:41:45
2
To see more videos from user @olga_5400, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Warga Tlogomulyo Laporkan Kepala Desa Terkait Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa dan Aset Desa GROBOGAN – Sejumlah warga Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, melaporkan kepala desa mereka kepada pihak berwenang terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa, aset desa, serta sejumlah program yang bersumber dari dana pemerintah. Dalam laporan yang disampaikan, warga menyoroti beberapa persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan anggaran penanganan kebakaran yang disebut mencapai sekitar Rp200 juta. Warga meminta adanya transparansi terkait perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut. Selain itu, warga juga mempertanyakan pengelolaan pasar desa yang disebut dibangun dan dikelola secara mandiri, namun hasil pungutannya diduga tidak masuk ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagaimana mestinya. Tak hanya itu, warga menyoroti pemberian tanah bengkok kepada tenaga honorer desa. Menurut informasi yang disampaikan pelapor, tenaga honorer telah menerima insentif bulanan sekitar Rp750 ribu, namun masih mendapatkan tambahan berupa pengelolaan tanah bengkok desa. Kebijakan tersebut dinilai perlu dijelaskan dasar hukumnya kepada masyarakat. Persoalan lain yang turut dilaporkan adalah pengelolaan dana Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang berasal dari Dinas Pertanian. Warga menduga program tersebut dikelola secara tidak transparan dan meminta dilakukan audit untuk memastikan penggunaannya sesuai ketentuan. Warga juga menyoroti adanya dugaan penambahan tanah bengkok bagi perangkat desa yang telah menjabat. Menurut mereka, kebijakan tersebut perlu ditinjau kembali untuk memastikan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. Dalam laporan tersebut, warga turut mempertanyakan fungsi Tim Koordinasi Pengelolaan Desa (TKPD) yang dinilai tidak berjalan optimal. Mereka menduga sejumlah pekerjaan proyek desa justru dilaksanakan dan dikelola oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan pemerintah desa. Selain itu, dugaan monopoli dalam lelang sawah bondo desa juga menjadi perhatian warga. Pelapor menyebut terdapat sekitar 26 titik lahan yang diduga dikuasai oleh kepala desa bersama keluarganya melalui mekanisme lelang. Warga juga mempertanyakan keterlibatan kepala desa yang disebut memimpin proses lelang dengan memegang palu lelang, sehingga dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.
Warga Tlogomulyo Laporkan Kepala Desa Terkait Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa dan Aset Desa GROBOGAN – Sejumlah warga Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, melaporkan kepala desa mereka kepada pihak berwenang terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran desa, aset desa, serta sejumlah program yang bersumber dari dana pemerintah. Dalam laporan yang disampaikan, warga menyoroti beberapa persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan anggaran penanganan kebakaran yang disebut mencapai sekitar Rp200 juta. Warga meminta adanya transparansi terkait perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban penggunaan anggaran tersebut. Selain itu, warga juga mempertanyakan pengelolaan pasar desa yang disebut dibangun dan dikelola secara mandiri, namun hasil pungutannya diduga tidak masuk ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagaimana mestinya. Tak hanya itu, warga menyoroti pemberian tanah bengkok kepada tenaga honorer desa. Menurut informasi yang disampaikan pelapor, tenaga honorer telah menerima insentif bulanan sekitar Rp750 ribu, namun masih mendapatkan tambahan berupa pengelolaan tanah bengkok desa. Kebijakan tersebut dinilai perlu dijelaskan dasar hukumnya kepada masyarakat. Persoalan lain yang turut dilaporkan adalah pengelolaan dana Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang berasal dari Dinas Pertanian. Warga menduga program tersebut dikelola secara tidak transparan dan meminta dilakukan audit untuk memastikan penggunaannya sesuai ketentuan. Warga juga menyoroti adanya dugaan penambahan tanah bengkok bagi perangkat desa yang telah menjabat. Menurut mereka, kebijakan tersebut perlu ditinjau kembali untuk memastikan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku. Dalam laporan tersebut, warga turut mempertanyakan fungsi Tim Koordinasi Pengelolaan Desa (TKPD) yang dinilai tidak berjalan optimal. Mereka menduga sejumlah pekerjaan proyek desa justru dilaksanakan dan dikelola oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan pemerintah desa. Selain itu, dugaan monopoli dalam lelang sawah bondo desa juga menjadi perhatian warga. Pelapor menyebut terdapat sekitar 26 titik lahan yang diduga dikuasai oleh kepala desa bersama keluarganya melalui mekanisme lelang. Warga juga mempertanyakan keterlibatan kepala desa yang disebut memimpin proses lelang dengan memegang palu lelang, sehingga dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. "Tujuan kami melapor agar seluruh pengelolaan keuangan dan aset desa diperiksa secara transparan. Kami ingin ada kejelasan sehingga tidak menimbulkan prasangka di masyarakat," ujar salah seorang warga yang ikut dalam pelaporan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tlogomulyo belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tuduhan yang disampaikan warga. Sementara itu, masyarakat berharap pihak berwenang dapat melakukan pemeriksaan secara objektif untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pengelolaan dana maupun aset desa. Catatan Redaksi: Seluruh dugaan yang disampaikan dalam berita ini masih berupa laporan dan pengaduan masyarakat. Kebenaran atas tuduhan tersebut menunggu hasil klarifikasi dari pihak terkait dan pemeriksaan oleh instansi yang berwenang. #groboganhits✨ #korupsi #f #y #p

About