@tomthui424: Sữa chua Arla siêu thơm ngon cho bé từ 1 tuổi đây các mom ơi #suachua #arla #suachuaarla #suachuachobe

Mẹ Tom ᰔᩚ
Mẹ Tom ᰔᩚ
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 24 June 2026 15:49:27 GMT
9444
32
27
16

Music

Download

Comments

lequynhchauuu
Minh Khánh :
vị nào đễ ăn nhất v
2026-07-06 15:06:21
1
cayeutinh8484
Tạp hoá mẹ bé kem :
Sữa chua này bé mấy tuổi ăn dk bn
2026-07-04 12:50:54
1
l.cm156
Lê :
ngày ăn dc mấy hộp thế
2026-07-06 13:40:05
1
baochau9673
Gia Han :
shop ơi check ib mk vs
2026-07-06 14:32:55
1
mai.lylyii
Bảo khánh :
để mk 3 vỉ dâu nhé
2026-07-06 12:50:10
1
cm.vn1575
Thiên lý :
giá sao ạk
2026-07-06 12:35:14
1
haiyenyen56
Thien Anh :
giá 1 thùng bnh thế sốp
2026-07-06 15:55:43
1
buiphuongg86
Thiện Mẫn :
xin giá vị xoài shop ơi
2026-07-06 12:35:38
1
phuvan47484
Tú :
sc có tất cả những vị j thế
2026-07-06 12:34:50
1
thienly31102
Mẹ CuNo :
Em này siêu ngon luôn ạ
2026-07-04 07:03:48
1
hohanfwemgm
Hồ hân :
bé bụng yếu ăn vị nào v
2026-07-06 15:39:28
1
kieusanguyen12
Minh Tâm :
trời nóng để bên ngoài sao k ạ
2026-07-06 15:19:02
1
aitran19983
Hồ Trân :
Có chua k mom
2026-07-25 08:03:41
1
cayeutinh8484
Tạp hoá mẹ bé kem :
Vị nào ngon nhất ạ
2026-07-04 12:51:13
1
minh.khoi.nh
Em Tom ᰔᩚ :
💕💕💕
2026-06-25 09:30:27
0
To see more videos from user @tomthui424, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Waktu alat tensimeter angka itu muncul dan terbaca 141/126, seketika duniaku terasa berhenti berputar. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kecemasan, dan membuatku menangis ketakutan di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku angka diastolik di 126 itu adalah vonis mengerikan yang menunjukkan kalau tubuhku sudah berada di ambang krisis dan darurat stroke! Semua hari-hari tenangku hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut hebat, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles.  Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis beraktivitas, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi main HP atau ngerjain sesuatu tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, seblak pedas, dan ngopi tanpa kenal waktu. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas saat cek tensi itu beneran datang dan bikin aku lemas seketika. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak divalidasi oleh angka yang mengerikan: tensi di angka 141/126 mmHg! Panik setengah mati, raut wajah petugas medis langsung berubah sangat pucat, tegang, dan melarangku berdiri sedetik pun.
Waktu alat tensimeter angka itu muncul dan terbaca 141/126, seketika duniaku terasa berhenti berputar. Di titik terendah hidupku yang paling gelap, penuh kecemasan, dan membuatku menangis ketakutan di sudut kamar, aku mau jujur dan melepaskan semua beban batin yang menghimpit jiwaku angka diastolik di 126 itu adalah vonis mengerikan yang menunjukkan kalau tubuhku sudah berada di ambang krisis dan darurat stroke! Semua hari-hari tenangku hancur lebur seketika, padahal kalau diingat-ingat kembali, malapetaka mengerikan ini bener-bener berawal dari gejala awal yang dari dulu selalu kuanggap remeh. Tiap kali kepalaku pusing berdenyut hebat, leher belakang kerasa kaku banget, dan tengkuk berat kayak ditimpa beban berkuintal-kuintal, aku selalu ngeles. Dalam hati selalu mikir, “Ah, paling cuma capek habis beraktivitas, kurang tidur dikit, atau kebanyakan pikiran doang, nanti juga hilang sendiri pas dibawa tidur.” Paling banter aku cuma bawa tidur sebentar, dioles minyak angin, atau ditempel koyo di leher tanpa pernah tahu ada bahaya besar yang sedang mengintai di balik diamnya tubuh. Padahal kalau mau jujur, pemicu utamanya ya kebiasaan sepele yang kutumpuk tiap hari tanpa pernah mau peduli. Aku hobi banget begadang sampai subuh demi main HP atau ngerjain sesuatu tanpa henti, menampung stres beban pikiran sendirian, ditambah pola makan yang hancur lebur hobi banget makan makanan asin gurih berlebihan, gorengan berminyak, seblak pedas, dan ngopi tanpa kenal waktu. Aku selalu mikir karena usianya masih muda dan badanku kelihatannya kuat, tubuhnya bakal baik-baik aja menampung semua gaya hidup merusak itu. Sampai akhirnya hari naas saat cek tensi itu beneran datang dan bikin aku lemas seketika. Rasa pusing dan leher kaku itu mendadak divalidasi oleh angka yang mengerikan: tensi di angka 141/126 mmHg! Panik setengah mati, raut wajah petugas medis langsung berubah sangat pucat, tegang, dan melarangku berdiri sedetik pun. "Ini angka diastoliknya 126! Ini udah masuk kategori krisis hipertensi darurat! Pembuluh darahmu di dalam sana bisa pecah sewaktu-waktu kalau tidak diturunkan sekarang juga!" seru petugas medis dengan nada panik menyuruhku tenang total di IGD. Kalimat vonis darurat dari tenaga medis setelahnya langsung bikin petir menyambar tepat di dadaku dan duniaku runtuh seketika: tubuhku sudah sangat terancam stroke berat, pembuluh darah di otak berada di ujung tanduk karena tekanan yang begitu kejam, dan hidupku langsung berubah jadi penjara ketakutan. Jujur, penyesalan selalu datang terlambat dan rasanya membakar dada tanpa henti. Kenapa sih dulu aku begitu bodoh mengabaikan sinyal pusing dan tengkuk kaku? Dari sini aku makin sadar kalau hipertensi tuh beneran silent killer yang paling jahat. Dia menyelinap diam-diam di balik makanan enak dan begadang, merusak tubuh tanpa suara, dan begitu angka krisis seperti 141/126 muncul, bukan cuma raga yang terancam lumpuh, tapi masa depan dan kewarasan kita ikut dihancurkan tak bersisa. #viral #hipertensi #darahtinggi #obatdarahtinggi #fyp

About