Enzha Luffy :
Jujur, manhwa yang satu ini benar-benar berbeda dari kebanyakan manhwa lainnya. Biasanya, meski para tokohnya saling menyiksa, membenci, atau dipenuhi konflik, pada akhirnya mereka tetap mendapatkan happy ending.
Namun, dari jalan cerita yang sudah berjalan, menurutku manhwa ini terasa tidak mengarah ke happy ending. Sejak awal hingga sekarang, kisahnya lebih seperti tragedi daripada kisah cinta.
Hubungan kedua tokohnya dibangun di atas kekerasan, manipulasi, dan trauma. Uke mengalami penyiksaan yang sangat berat hingga menunjukkan tanda-tanda Stockholm syndrome dan bahkan harus menjalani perawatan psikiatri. Mereka memang pada akhirnya bersama, tetapi kebersamaan itu tidak terasa lahir dari cinta yang tulus, melainkan dari luka, ketergantungan, dan dampak trauma yang begitu dalam. Itulah yang membuat manhwa ini terasa jauh lebih kelam dibandingkan banyak manhwa lain yang tetap memberikan akhir bahagia bagi pasangan utamanya.
2026-07-16 02:25:20