@jackelinromero1:

Jackelin Romero
Jackelin Romero
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 24 June 2026 19:27:39 GMT
11946
659
55
121

Music

Download

Comments

kimkilino1974
Silvia Villanueva :
Eso es todo puro🇲🇽❤️🇲🇽❤️
2026-07-11 03:34:54
3
juanfarias230
El mago fitness :
ay Dios mio i majinense si ganara el mundial aunque eso no susedera nunca
2026-07-01 23:18:54
1
armygrunt8
armygrunt :
Just as long as you realize that this is NOT the Hollywood of old. It was magnificent.
2026-06-25 16:07:53
3
guadalupegarcia8819
guadalupegarcia8819 :
Dr.Simi😍🫶👏🇲🇽❤️
2026-06-26 04:51:17
2
dsimi.la
Simi LA :
Ayer andabamos sambiando!!🕺✌🏻😁
2026-06-26 01:19:34
2
jessesuarez502
JESSE502👑💎 :
Viva México 🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽🇲🇽
2026-07-01 01:56:06
1
reynam879
reynam879 :
Viva Mexico
2026-07-04 19:39:58
1
betty.aguilar050
Betty Aguilar :
holly....como extraño Hollywood 🥹🥺
2026-07-10 01:16:45
1
maritza.merida92
Maritza Merida :
baylan y baylan
2026-06-27 15:35:21
1
almaaa672
almaaa672 :
Quiero una foto con el Dr Sami ❤️
2026-07-09 07:07:25
0
nacho.mares
Nacho Mares :
2026-06-25 02:48:30
0
use38sissy
Petiza :
2026-06-25 18:29:11
1
eloida1325
Eloida1325 :
Ese doctor
2026-07-01 05:51:09
0
salouagayed
salouagayed :
2026-07-06 18:01:37
0
eloisapedroza56
Eloisa :
👏
2026-07-01 01:01:54
0
elinformativo6
🦅🦅LEO980🦅🦅 :
jijiji
2026-06-24 22:29:22
1
karisj76
KarisJ :
Pero esa música brazileña
2026-06-25 03:20:34
1
finaserna
user2246345041936 :
🇨🇮🇨🇮🇨🇮
2026-06-28 20:28:52
0
jsv727
The Big Boss :
🥰😂
2026-06-26 01:14:22
0
chingon9941
chingon :
2026-07-01 11:13:57
0
raul902105
raul90210 :
y todos ignoraban las estrellas!
2026-07-15 03:21:09
0
t.p.ch8
CARLOS :
VIVA MEXICO
2026-07-01 03:00:18
2
gracielalopez6112
gracielalopez6112 :
VIVA MÉXICO!!!!!! VAMOS POR MASSS.
2026-07-01 23:29:35
2
To see more videos from user @jackelinromero1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Latihan Bersama (Latma) Elang Ausindo 2023 menjadi tonggak sejarah militer terbesar di langit Indonesia. Berlangsung pada 14–28 September 2023, latihan bilateral tahunan antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force - RAAF) ini mencetak sejarah karena untuk pertama kalinya wilayah udara Indonesia menjadi pangkalan operasional resmi bagi jet tempur siluman generasi ke-5. ​Aset legendaris yang dikerahkan RAAF bukan sembarang unit, melainkan 6 unit F-35A Lightning II dari No. 75 Squadron, skadron tempur elite yang berbasis di RAAF Base Tindal, Australia Utara. Pilihan jatuh pada Lanud Sam Ratulangi (SRI) di Manado, Sulawesi Utara, sebagai pangkalan aju utama (home base). Posisi geografis Manado yang berada di bibir Pasifik dan dekat dengan wilayah utara Australia menjadikannya gerbang taktis yang sempurna untuk menggelar operasi udara berskala besar ini. ​Kronologi Kedatangan dan Kesiapan Logistik ​Pada 14 September 2023, gemuruh mesin Pratt & Whitney F135 memecah langit Manado. Kedatangan 6 unit F-35A No. 75 Squadron ini dikawal langsung oleh 1 unit pesawat tanker raksasa KC-30A Multi-Role Tanker Transport (MRTT) RAAF. ​Kedatangan perdana untuk operasional penuh ini menuntut standar logistik militer yang sangat tinggi: ​Sertifikasi Fasilitas: Sebelum roda F-35A menyentuh runway Lanud Sam Ratulangi, tim pendahulu RAAF dan TNI AU telah memastikan sterilisasi landasan dari Foreign Object Debris (FOD) karena mesin F-35A sangat sensitif. ​Keamanan Data & Enkripsi: Sebagai jet tempur generasi ke-5 yang sarat teknologi rahasia, jalur komunikasi dan sistem pemeliharaan logistik berbasis komputer (ALIS/ODIN) milik F-35A membutuhkan enkripsi data khusus yang dipasang di area steril Lanud Sam Ratulangi. ​Fokus Latihan Taktis di Langit Manado ​TNI AU menurunkan alutsista terbaiknya untuk menyambut tantangan ini: F-16AM/BM Fighting Falcon (Skadron Udara 3) yang telah dimodernisasi lewat program eMLU, serta F-16 C/D Block 52ID (Skadron Udara 14) dari Lanud Iswahjudi. ​Fokus utama latihan di ruang udara Laut Sulawesi dirancang untuk membedah kemampuan sejati generasi ke-5 melalui dua tahapan krusial: ​1. Dissimilar Air Combat Training (DACT) ​Dalam fase ini, F-16 TNI AU diposisikan saling berhadapan (Force-on-Force) melawan F-35A RAAF. Ini adalah simulasi pertempuran udara tidak sejenis yang sangat intens. ​Pertempuran Jarak Jauh (BVR): Penerbang TNI AU menguji kemampuan radar F-16 dalam mendeteksi Radar Cross Section (RCS) F-35A yang sangat kecil (siluman). Di sisi lain, No. 75 Squadron memaksimalkan radar AESA APG-81 mereka untuk mengunci F-16 sebelum jet TNI AU menyadari kehadiran mereka. ​Pertempuran Jarak Dekat (Dogfight/WVR): Saat kedua pesawat masuk ke jarak visual, penerbang kedua negara menguji kelincahan manuver pesawat masing-masing. ​2. Integrasi Generasi Ke-4 dan Ke-5 ​Fase ini menjadi yang paling berharga bagi doktrin tempur TNI AU. F-16 dan F-35A No. 75 Squadron bergabung dalam satu tim (Blue Force) untuk menghancurkan target simulasi. ​F-35A sebagai
Latihan Bersama (Latma) Elang Ausindo 2023 menjadi tonggak sejarah militer terbesar di langit Indonesia. Berlangsung pada 14–28 September 2023, latihan bilateral tahunan antara TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force - RAAF) ini mencetak sejarah karena untuk pertama kalinya wilayah udara Indonesia menjadi pangkalan operasional resmi bagi jet tempur siluman generasi ke-5. ​Aset legendaris yang dikerahkan RAAF bukan sembarang unit, melainkan 6 unit F-35A Lightning II dari No. 75 Squadron, skadron tempur elite yang berbasis di RAAF Base Tindal, Australia Utara. Pilihan jatuh pada Lanud Sam Ratulangi (SRI) di Manado, Sulawesi Utara, sebagai pangkalan aju utama (home base). Posisi geografis Manado yang berada di bibir Pasifik dan dekat dengan wilayah utara Australia menjadikannya gerbang taktis yang sempurna untuk menggelar operasi udara berskala besar ini. ​Kronologi Kedatangan dan Kesiapan Logistik ​Pada 14 September 2023, gemuruh mesin Pratt & Whitney F135 memecah langit Manado. Kedatangan 6 unit F-35A No. 75 Squadron ini dikawal langsung oleh 1 unit pesawat tanker raksasa KC-30A Multi-Role Tanker Transport (MRTT) RAAF. ​Kedatangan perdana untuk operasional penuh ini menuntut standar logistik militer yang sangat tinggi: ​Sertifikasi Fasilitas: Sebelum roda F-35A menyentuh runway Lanud Sam Ratulangi, tim pendahulu RAAF dan TNI AU telah memastikan sterilisasi landasan dari Foreign Object Debris (FOD) karena mesin F-35A sangat sensitif. ​Keamanan Data & Enkripsi: Sebagai jet tempur generasi ke-5 yang sarat teknologi rahasia, jalur komunikasi dan sistem pemeliharaan logistik berbasis komputer (ALIS/ODIN) milik F-35A membutuhkan enkripsi data khusus yang dipasang di area steril Lanud Sam Ratulangi. ​Fokus Latihan Taktis di Langit Manado ​TNI AU menurunkan alutsista terbaiknya untuk menyambut tantangan ini: F-16AM/BM Fighting Falcon (Skadron Udara 3) yang telah dimodernisasi lewat program eMLU, serta F-16 C/D Block 52ID (Skadron Udara 14) dari Lanud Iswahjudi. ​Fokus utama latihan di ruang udara Laut Sulawesi dirancang untuk membedah kemampuan sejati generasi ke-5 melalui dua tahapan krusial: ​1. Dissimilar Air Combat Training (DACT) ​Dalam fase ini, F-16 TNI AU diposisikan saling berhadapan (Force-on-Force) melawan F-35A RAAF. Ini adalah simulasi pertempuran udara tidak sejenis yang sangat intens. ​Pertempuran Jarak Jauh (BVR): Penerbang TNI AU menguji kemampuan radar F-16 dalam mendeteksi Radar Cross Section (RCS) F-35A yang sangat kecil (siluman). Di sisi lain, No. 75 Squadron memaksimalkan radar AESA APG-81 mereka untuk mengunci F-16 sebelum jet TNI AU menyadari kehadiran mereka. ​Pertempuran Jarak Dekat (Dogfight/WVR): Saat kedua pesawat masuk ke jarak visual, penerbang kedua negara menguji kelincahan manuver pesawat masing-masing. ​2. Integrasi Generasi Ke-4 dan Ke-5 ​Fase ini menjadi yang paling berharga bagi doktrin tempur TNI AU. F-16 dan F-35A No. 75 Squadron bergabung dalam satu tim (Blue Force) untuk menghancurkan target simulasi. ​F-35A sebagai "Quarterback": Berkat kemampuan siluman dan sensor pasifnya, F-35A menyelinap jauh ke garis depan pertahanan musuh tanpa terdeteksi. Pesawat ini mengumpulkan data posisi musuh, lalu menyebarkannya (data-linking) secara real-time ke kokpit F-16 TNI AU yang berada di belakang. ​Eksekusi Rudal: F-16 TNI AU bertindak sebagai penyedia amunisi jarak jauh, menembakkan rudal ke target berdasarkan koordinat akurat yang dikirimkan oleh F-35A RAAF. ​Selama latihan di Manado, penerbang F-16 TNI AU juga mempraktikkan teknik pengisian bahan bakar di udara (Air-to-Air Refueling) langsung dari pesawat tanker KC-30A RAAF, memperpanjang durasi patroli tempur mereka di langit Sulawesi. ​Makna Sejarah bagi Indonesia ​Bagi No. 75 Squadron RAAF, latihan ini memperkuat kesiapan deployment cepat mereka di wilayah Asia Tenggara. Namun bagi Indonesia, peristiwa di Manado ini adalah lompatan besar. #f35 #ausindo #manado #tniau #fyp

About