@aurorahunting: August Auroras can also be seen in summer in Lapland, but only when it gets dark in August. First aurora nights are very short, but darkness comes back fast. September September has better weather & Equinox Effect allowing for more auroras. Nights are still very warm and during the day we can see wonderful autumn foliage. October October also has the Equinox Effect, and has lots of darkness already. The rivers and lakes are still open allowing to capture aurora reflections in the water. November Winter settles in and it snows a lot - making it challenging to find clear skies. Nights get colder & longer. December The Polar night begins in Lapland and days are very short. The real winter is here, and Christmas season is on in Lapland. January The coldest month in Lapland with temperatures often below -30C! Lots of aurora to hunt, if you’re ready to drive a lot. February Polar night ends & there is more sunshine. Also a good month for snow activities and to see the snowy “popcorn” trees. March Equinox effect returns again to help with activity. Good weather provides easier nights, but the nights are getting shorter. April Last month to see the auroras before summer. Nights are very short but there is a chance until ≈20-25 April Summer There is no night in Lapland from May until early August! The Midnight Sun is magical, but absolutely wrong time to visit Lapland for auroras. Aurora tour Hope to see you in Rovaniemi Lapland! Check tour details at aurorahunting.fi!

aurorahunting
aurorahunting
Open In TikTok:
Region: FI
Wednesday 24 June 2026 20:10:30 GMT
1192
60
3
7

Music

Download

Comments

ahmadalbehani2
Ahmad Ali Ahmad AL-Bihani :
👍👍👍👍👍👍👍👍👍
2026-08-13 00:11:21
1
ahmadalbehani2
Ahmad Ali Ahmad AL-Bihani :
👍👍👍
2026-09-08 05:06:44
0
To see more videos from user @aurorahunting, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Selama ini aku selalu merasa gigiku baik-baik saja. Setiap hari aku juga sikat gigi dengan cukup teliti. Kalau sesekali sakit gigi, biasanya aku cuma mikir, “Tahan beberapa hari lagi, nanti juga sembuh sendiri.” Sampai beberapa waktu lalu, ada satu gigi berlubang yang mulai sakit terus-terusan. Awalnya cuma terasa sedikit ngilu dan sensitif waktu makan. Tapi lama-lama sakitnya makin parah. Salah satu sisi wajahku sampai bengkak, bahkan aku sempat demam. Aku masih mengira itu cuma sakit gigi biasa. Tapi waktu akhirnya periksa ke rumah sakit, dokter langsung menyuruhku dirawat inap. Setelah rontgen, baru aku tahu kalau gigi berlubang itu sudah rusak sampai ke saraf. Infeksinya bahkan sudah membentuk abses dan mulai menyebar ke jaringan di sekitarnya. Setelah itu aku harus diinfus, menjalani tindakan operasi, dan dirawat di rumah sakit. Semua ini benar-benar di luar bayanganku. Baru setelah berbaring di rumah sakit, aku benar-benar sadar kalau sakit gigi itu nggak boleh disepelekan atau ditunda terus. Dokter juga khusus mengingatkanku supaya ke depannya lebih serius menjaga kesehatan mulut dan gigi. Selain rutin periksa gigi, kebersihan mulut sehari-hari juga nggak boleh asal-asalan. Kalau gusi sering bengkak dalam waktu lama, berbagai masalah mulut bisa terus kambuh. Waktu itu dokter juga merekomendasikan pasta gigi bernama banoi yang mengandung TSPP. Kata dokter, banyak orang memang sikat gigi setiap hari, tapi kalau kondisi gusi yang sering bengkak dibiarkan terus, tetap bisa memicu berbagai masalah pada mulut. TSPP bisa membantu mengurangi penumpukan plak pada gigi dan membantu menjaga kebersihan serta perawatan mulut sehari-hari. Karena itu, dokter menyarankan aku untuk tetap menggunakannya secara rutin setelah perawatan selesai. Sejak saat itu, aku mulai benar-benar serius merawat gigi. Aku nggak lagi berpikir seperti dulu, bahwa sakit gigi cukup ditahan dan nanti bakal sembuh sendiri. Pengalaman sampai harus dirawat di rumah sakit ini benar-benar bikin aku sadar satu hal: banyak masalah gigi dan mulut sebenarnya nggak muncul tiba-tiba. Biasanya masalah itu terjadi karena terus kita abaikan, lalu sedikit demi sedikit menumpuk seiring waktu. Kalau gigimu sudah
Selama ini aku selalu merasa gigiku baik-baik saja. Setiap hari aku juga sikat gigi dengan cukup teliti. Kalau sesekali sakit gigi, biasanya aku cuma mikir, “Tahan beberapa hari lagi, nanti juga sembuh sendiri.” Sampai beberapa waktu lalu, ada satu gigi berlubang yang mulai sakit terus-terusan. Awalnya cuma terasa sedikit ngilu dan sensitif waktu makan. Tapi lama-lama sakitnya makin parah. Salah satu sisi wajahku sampai bengkak, bahkan aku sempat demam. Aku masih mengira itu cuma sakit gigi biasa. Tapi waktu akhirnya periksa ke rumah sakit, dokter langsung menyuruhku dirawat inap. Setelah rontgen, baru aku tahu kalau gigi berlubang itu sudah rusak sampai ke saraf. Infeksinya bahkan sudah membentuk abses dan mulai menyebar ke jaringan di sekitarnya. Setelah itu aku harus diinfus, menjalani tindakan operasi, dan dirawat di rumah sakit. Semua ini benar-benar di luar bayanganku. Baru setelah berbaring di rumah sakit, aku benar-benar sadar kalau sakit gigi itu nggak boleh disepelekan atau ditunda terus. Dokter juga khusus mengingatkanku supaya ke depannya lebih serius menjaga kesehatan mulut dan gigi. Selain rutin periksa gigi, kebersihan mulut sehari-hari juga nggak boleh asal-asalan. Kalau gusi sering bengkak dalam waktu lama, berbagai masalah mulut bisa terus kambuh. Waktu itu dokter juga merekomendasikan pasta gigi bernama banoi yang mengandung TSPP. Kata dokter, banyak orang memang sikat gigi setiap hari, tapi kalau kondisi gusi yang sering bengkak dibiarkan terus, tetap bisa memicu berbagai masalah pada mulut. TSPP bisa membantu mengurangi penumpukan plak pada gigi dan membantu menjaga kebersihan serta perawatan mulut sehari-hari. Karena itu, dokter menyarankan aku untuk tetap menggunakannya secara rutin setelah perawatan selesai. Sejak saat itu, aku mulai benar-benar serius merawat gigi. Aku nggak lagi berpikir seperti dulu, bahwa sakit gigi cukup ditahan dan nanti bakal sembuh sendiri. Pengalaman sampai harus dirawat di rumah sakit ini benar-benar bikin aku sadar satu hal: banyak masalah gigi dan mulut sebenarnya nggak muncul tiba-tiba. Biasanya masalah itu terjadi karena terus kita abaikan, lalu sedikit demi sedikit menumpuk seiring waktu. Kalau gigimu sudah

About