@rachel_acacia: Faites pas attention à la tache sur mon haut j'avais pas fait attention 😩💔 #tiktokgabon🇬🇦tiktok #faitesmoipercerwesh #Trend #gabon🇬🇦 #rachelacacia

R A C H E L _ A C A C I A🦋🩷
R A C H E L _ A C A C I A🦋🩷
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 24 June 2026 20:41:06 GMT
29121
6208
114
247

Music

Download

Comments

simmonswallhowardlloyd
Simmons Wall Howard :
Rachel🥰
2026-06-25 05:20:04
0
deswsolivia
lovely :
je suis belle mais ta beauté est excellente 🥰🥰🥰
2026-06-25 15:25:43
6
raphal0632
Raphaël :
les petits pas du bb derrière 😁trop chou
2026-06-25 08:41:24
9
mathaous7
kazeo 😎 :
Tu affirmes ta beauté sublime 🥰 on dit que Celui qui ne tente rien dans la vie n'aura jamais rien je peux tenter m'a chance😅?
2026-06-25 04:39:39
9
nkounkouisis
TRÉSOR OKEMBA LE PUISSANT 💥 :
vous magnifique j'ai regardé ta vidéo pendant 11 minutes 🥰🥰🥰❤️
2026-06-25 18:36:13
0
emmanuel.nday0
Ghost :
Tu as dis faire attention à quoi ….?
2026-06-25 16:53:07
0
madleen_nkoma
Madleen Nkoma :
Tu es belle deh 😍
2026-06-25 10:31:09
0
ellfhf56
ellfhf56 :
Tu es belle deh sister 😫❤️
2026-06-25 16:22:06
0
loydmeviss
loydmeviss :
Tu connais toriko !?
2026-06-25 18:57:41
0
raylish03
RayLish :
T’es juste magnifique ❤️
2026-06-25 13:40:03
0
schedeur5
schedeur5 :
Nous même sa nous dérange pas même
2026-06-25 17:59:03
0
lucas_mg831
🥷LUCAS_Mg🤵🏾〽️ :
🫶!
2026-06-25 09:27:40
0
user27592058796636
Evans :
T'es belle❣️🌹
2026-06-25 08:22:35
0
la.petite.cecilia24
la petite cecilia :
La tata là est belle dès wooouh 🤭💋❤️🥰
2026-06-25 11:26:56
0
opheliemekina
🦋O P H E L I E🦋 :
Mon enfant d’abord 😍❤️😭
2026-06-25 17:21:04
0
sergio_newgate
SERGIO🇫🇷🇧🇯 :
C’est même pas dans le décor 😭
2026-06-25 14:15:19
0
shamahefdeswinners
SHAMAHEF 🇬🇦 :
Alors toi aussi il faut me pardonner 🙌 c’est vice versa 🙏 un coup à sec
2026-06-25 10:22:45
0
md862334
MD ✨💸 :
es ce que nous sommes dans mm pays là tchaii ❤️
2026-06-25 09:39:18
0
To see more videos from user @rachel_acacia, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About