@cuc.cut.thui1: #dreamsuper #xuhuong

Kha
Kha
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 26 June 2026 13:30:01 GMT
44211
2699
50
121

Music

Download

Comments

nhatminh_koko8
Minh Nhật :
ht nhiu á🤣
2026-06-27 04:17:44
1
2173867586ty
Minhty :
2026-06-27 08:32:03
1
nhattruong171220
Nhật Trường :
màu đúng giấy không a
2026-06-27 09:45:21
0
thinh_kobe09
Thịnh_kon🐉❤️‍🔥 :
Xe cấu hình gì vậy a?
2026-06-27 03:53:00
0
cim.ngt
Kim Ngọc :
keng quá a guộc
2026-06-26 13:49:01
1
dhjsjsbdbdjkdj
dhjsjsbdbdjkdj :
Gl xe nè a😁
2026-06-27 05:45:03
1
mu.snh6
Em bé Yêu 🌊 :
dạ bán ko ah 🥰🥰
2026-06-27 04:19:51
0
duyaiii
cuba :
tq up super hả a
2026-06-27 04:18:46
0
banhbeoandbanhuot89
Hoà Bánh Ướt :
Hok hẹn mà gặp 😂
2026-06-27 02:33:08
1
ongconoinho28
quậy :
lỗi gương thôi hả anh
2026-06-27 03:36:02
0
wiwiiw463
nac em ngân :
64 hả khúc nào qua chở đi chs cái cốt
2026-06-27 06:37:39
0
khanh_an73
Mèo Bếu 🐝 :
Trợ lực có bắt lỗi không anh
2026-06-26 22:52:06
0
vkiet187
kiệt hòa phú :
có Phạt thay đổi kết cấu ko ah
2026-06-27 03:04:54
0
phuhao045
CHẠY DREAM LÀM EM CHIM CON TÊ :
Lỗi gì
2026-06-26 21:50:14
0
superdream110
cái cơm mẹ nấu :
lốp anh đi size gì v
2026-06-27 03:19:38
0
phan.tun4765
Phan Tuấn :
🥰
2026-06-27 03:34:36
0
mu.snh6
Em bé Yêu 🌊 :
quá keng luôn ah ❤️❤️
2026-06-27 04:20:19
1
daomanhhunggg
🍬 𝑀ạ𝓃𝒽 𝐻ù𝓃𝑔 🍬 :
Xe em định dọn kiểu này nè
2026-06-27 11:06:37
0
huynhphuc_3108
huynh phuc. :
cái này hong biết hỏi thiệt tháo bửng có bị lỗi gì kh ta
2026-06-27 02:43:35
1
andc393939
𝓢 :
Ở sì gòn là dính cây trợ lực liền:((
2026-06-27 05:02:34
1
ngtrhuong206
shizuka :
🥰🥰🥰
2026-06-27 06:29:34
0
To see more videos from user @cuc.cut.thui1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

boleh salin tautan?  .  penjelasan 👇 .  Di film Interstellar, ada satu adegan yang bikin banyak orang melongo: di planet Miller, 1 jam setara dengan 7 tahun di Bumi. Kedengarannya seperti fiksi, padahal konsep ini benar-benar berasal dari fisika modern dan dikenal sebagai dilatasi waktu gravitasi. Konsep ini berasal dari Relativitas Umum yang dipublikasikan oleh Albert Einstein pada tahun 1915. Menurut teori ini, gravitasi bukan sekadar gaya tarik, melainkan akibat ruang-waktu yang melengkung karena keberadaan massa dan energi. Semakin besar massa suatu objek, semakin besar kelengkungan ruang-waktu, dan semakin lambat waktu berjalan di dekat objek tersebut. Di pusat sistem planet pada film itu terdapat Gargantua, sebuah black hole supermasif dengan massa diperkirakan sekitar 100 juta kali massa Matahari. Gargantua digambarkan sebagai black hole tipe Kerr, yaitu black hole yang berotasi sangat cepat. Rotasi ini menyebabkan efek yang disebut frame dragging, di mana ruang-waktu di sekitar black hole ikut terseret. Karena itu, orbit stabil dapat berada lebih dekat ke black hole dibandingkan jika black hole tidak berputar. Planet Miller mengorbit sangat dekat dengan Gargantua, hanya sedikit di luar horizon peristiwanya. Di wilayah ini, gravitasi begitu ekstrem sehingga laju waktu di permukaan planet jauh lebih lambat daripada laju waktu bagi pengamat yang berada jauh dari black hole. Rasio 1 jam berbanding 7 tahun berarti 1 jam di planet Miller setara dengan sekitar 61.320 jam di tempat yang jauh, atau waktu berjalan kira-kira 61.000 kali lebih lambat. Bagi orang yang berada di planet Miller, waktu tetap terasa normal. Jantung berdetak seperti biasa, jam berjalan normal, dan tidak ada sensasi khusus. Namun ketika mereka dibandingkan dengan orang yang berada lebih jauh dari black hole, barulah terlihat bahwa mereka telah “melompati” puluhan tahun. Perhitungan ilmiah untuk film ini dilakukan bersama fisikawan Kip Thorne, peraih Nobel Fisika 2017. Ia memastikan bahwa representasi Gargantua dan efek dilatasi waktu tetap konsisten dengan relativitas umum. Dalam bukunya, Thorne menjelaskan bahwa rasio ekstrem seperti ini secara teori mungkin terjadi jika black hole sangat masif dan berputar nyaris pada batas maksimum yang diizinkan fisika. Pemilihan black hole supermasif sangat penting. Jika black hole bermassa kecil, gaya pasang surut di dekat horizon peristiwa akan sangat besar dan dapat merusak planet maupun objek yang mendekat. Tetapi pada black hole supermasif, horizon peristiwa berada jauh lebih besar, sehingga gradien gravitasi di sekitar horizon bisa cukup kecil untuk memungkinkan planet tetap utuh. Film ini juga menampilkan konsekuensi lain dari gravitasi ekstrem. Cahaya dari accretion disk di sekitar Gargantua dibelokkan kuat oleh gravitasi, sehingga bagian atas dan bawah disk terlihat melengkung. Visual ini sangat sesuai dengan prediksi relativitas umum dan menjadi salah satu representasi black hole paling realistis yang pernah dibuat. Jadi, adegan “1 jam di planet Miller sama dengan 7 tahun di Bumi” bukan sekadar bumbu drama. Itu adalah ilustrasi dari fakta bahwa gravitasi dapat mengubah laju waktu. Semakin dekat ke objek dengan gravitasi ekstrem seperti black hole supermasif, semakin lambat waktu berjalan. Di alam semesta, waktu ternyata bukan sesuatu yang mutlak, melainkan dapat dipengaruhi oleh struktur ruang-waktu itu sendiri. #kapanfyp #fyp #foryou #jjedukasi #astronomi
boleh salin tautan? . penjelasan 👇 . Di film Interstellar, ada satu adegan yang bikin banyak orang melongo: di planet Miller, 1 jam setara dengan 7 tahun di Bumi. Kedengarannya seperti fiksi, padahal konsep ini benar-benar berasal dari fisika modern dan dikenal sebagai dilatasi waktu gravitasi. Konsep ini berasal dari Relativitas Umum yang dipublikasikan oleh Albert Einstein pada tahun 1915. Menurut teori ini, gravitasi bukan sekadar gaya tarik, melainkan akibat ruang-waktu yang melengkung karena keberadaan massa dan energi. Semakin besar massa suatu objek, semakin besar kelengkungan ruang-waktu, dan semakin lambat waktu berjalan di dekat objek tersebut. Di pusat sistem planet pada film itu terdapat Gargantua, sebuah black hole supermasif dengan massa diperkirakan sekitar 100 juta kali massa Matahari. Gargantua digambarkan sebagai black hole tipe Kerr, yaitu black hole yang berotasi sangat cepat. Rotasi ini menyebabkan efek yang disebut frame dragging, di mana ruang-waktu di sekitar black hole ikut terseret. Karena itu, orbit stabil dapat berada lebih dekat ke black hole dibandingkan jika black hole tidak berputar. Planet Miller mengorbit sangat dekat dengan Gargantua, hanya sedikit di luar horizon peristiwanya. Di wilayah ini, gravitasi begitu ekstrem sehingga laju waktu di permukaan planet jauh lebih lambat daripada laju waktu bagi pengamat yang berada jauh dari black hole. Rasio 1 jam berbanding 7 tahun berarti 1 jam di planet Miller setara dengan sekitar 61.320 jam di tempat yang jauh, atau waktu berjalan kira-kira 61.000 kali lebih lambat. Bagi orang yang berada di planet Miller, waktu tetap terasa normal. Jantung berdetak seperti biasa, jam berjalan normal, dan tidak ada sensasi khusus. Namun ketika mereka dibandingkan dengan orang yang berada lebih jauh dari black hole, barulah terlihat bahwa mereka telah “melompati” puluhan tahun. Perhitungan ilmiah untuk film ini dilakukan bersama fisikawan Kip Thorne, peraih Nobel Fisika 2017. Ia memastikan bahwa representasi Gargantua dan efek dilatasi waktu tetap konsisten dengan relativitas umum. Dalam bukunya, Thorne menjelaskan bahwa rasio ekstrem seperti ini secara teori mungkin terjadi jika black hole sangat masif dan berputar nyaris pada batas maksimum yang diizinkan fisika. Pemilihan black hole supermasif sangat penting. Jika black hole bermassa kecil, gaya pasang surut di dekat horizon peristiwa akan sangat besar dan dapat merusak planet maupun objek yang mendekat. Tetapi pada black hole supermasif, horizon peristiwa berada jauh lebih besar, sehingga gradien gravitasi di sekitar horizon bisa cukup kecil untuk memungkinkan planet tetap utuh. Film ini juga menampilkan konsekuensi lain dari gravitasi ekstrem. Cahaya dari accretion disk di sekitar Gargantua dibelokkan kuat oleh gravitasi, sehingga bagian atas dan bawah disk terlihat melengkung. Visual ini sangat sesuai dengan prediksi relativitas umum dan menjadi salah satu representasi black hole paling realistis yang pernah dibuat. Jadi, adegan “1 jam di planet Miller sama dengan 7 tahun di Bumi” bukan sekadar bumbu drama. Itu adalah ilustrasi dari fakta bahwa gravitasi dapat mengubah laju waktu. Semakin dekat ke objek dengan gravitasi ekstrem seperti black hole supermasif, semakin lambat waktu berjalan. Di alam semesta, waktu ternyata bukan sesuatu yang mutlak, melainkan dapat dipengaruhi oleh struktur ruang-waktu itu sendiri. #kapanfyp #fyp #foryou #jjedukasi #astronomi

About