@twentysecondarchive: #real

22
22
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 26 June 2026 16:59:54 GMT
17418
3890
30
169

Music

Download

Comments

haddyhad
Haddyhad :
even tho he talk negative he have a lot honestly
2026-06-27 04:10:03
50
wiquid
wiquid :
Fax bro I js failed god a couple hours ago😔
2026-06-26 17:24:19
24
underrated_marcellus1
Mar :
2026-06-26 19:25:53
47
lucas06196
Bronte_03 :
You’re a modern day philosopher man
2026-06-26 22:41:50
20
xjohnproduction
🎱 :
He’s really right tho
2026-06-27 00:44:34
1
lost.lanvinss
￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴￴￴ ￴￴￴ ￴ ￴ :
Rs
2026-09-07 00:47:41
0
birdy2x_
️ :
real
2026-06-27 05:44:39
0
ugetonechance
ugetonechance :
thanks unc
2026-06-27 05:42:22
0
luis_0.o5
yo :
duster
2026-06-26 23:14:06
0
l0n3ly.af
💀 :
unc always keeping it real
2026-06-27 01:44:36
1
vstar_jayy
Jayden :
oh so it dont get better ight gng
2026-06-27 03:02:49
0
To see more videos from user @twentysecondarchive, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pada 22 Desember 2018, sebuah tragedi memilukan mengguncang dunia musik Indonesia. Tsunami menerjang kawasan Tanjung Lesung, Banten, saat Band Seventeen tengah tampil di sebuah acara. Tsunami tersebut bukan dipicu oleh gempa tektonik besar, melainkan berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan longsoran material tubuh gunung ke laut, sehingga memicu gelombang tsunami di Selat Sunda. Tragedi itu merenggut tiga personel Seventeen, yakni Bani (bass), Herman Sikumbang (gitar), dan Windu Andi Darmawan (drum). Selain itu, road manager Oki Wijaya dan istri Ifan, Dylan Sahara, juga menjadi korban. Ifan menjadi satu-satunya personel Seventeen yang selamat. Kini, kenangan pahit itu kembali menjadi sorotan setelah Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada September 2026. Badan Geologi melaporkan erupsi berlangsung sejak 5 September 2026, sementara BMKG memantau sebaran abu vulkanik yang mencapai Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga wilayah lainnya. Bahkan dampaknya mengganggu aktivitas penerbangan dan sejumlah bandara sempat ditutup sementara. Situasi ini tentu membuat publik kembali teringat pada tragedi 2018. Namun, erupsi saat ini tidak otomatis berarti akan terjadi tsunami. Pemerintah dan lembaga terkait terus memantau aktivitas gunung serta kondisi laut di sekitar Selat Sunda. Delapan tahun berlalu, nama-nama yang gugur dalam tragedi itu masih terus dikenang. Dan setiap kali Anak Krakatau kembali bergeliat, ingatan publik pun kembali pada malam kelam yang merenggut hampir seluruh personel Seventeen. **Menurut kalian, apakah tragedi Seventeen masih menjadi salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah musik Indonesia?** #erupsi #anakkrakatau #gunung #gunungerupsi #viral
Pada 22 Desember 2018, sebuah tragedi memilukan mengguncang dunia musik Indonesia. Tsunami menerjang kawasan Tanjung Lesung, Banten, saat Band Seventeen tengah tampil di sebuah acara. Tsunami tersebut bukan dipicu oleh gempa tektonik besar, melainkan berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan longsoran material tubuh gunung ke laut, sehingga memicu gelombang tsunami di Selat Sunda. Tragedi itu merenggut tiga personel Seventeen, yakni Bani (bass), Herman Sikumbang (gitar), dan Windu Andi Darmawan (drum). Selain itu, road manager Oki Wijaya dan istri Ifan, Dylan Sahara, juga menjadi korban. Ifan menjadi satu-satunya personel Seventeen yang selamat. Kini, kenangan pahit itu kembali menjadi sorotan setelah Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada September 2026. Badan Geologi melaporkan erupsi berlangsung sejak 5 September 2026, sementara BMKG memantau sebaran abu vulkanik yang mencapai Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat hingga wilayah lainnya. Bahkan dampaknya mengganggu aktivitas penerbangan dan sejumlah bandara sempat ditutup sementara. Situasi ini tentu membuat publik kembali teringat pada tragedi 2018. Namun, erupsi saat ini tidak otomatis berarti akan terjadi tsunami. Pemerintah dan lembaga terkait terus memantau aktivitas gunung serta kondisi laut di sekitar Selat Sunda. Delapan tahun berlalu, nama-nama yang gugur dalam tragedi itu masih terus dikenang. Dan setiap kali Anak Krakatau kembali bergeliat, ingatan publik pun kembali pada malam kelam yang merenggut hampir seluruh personel Seventeen. **Menurut kalian, apakah tragedi Seventeen masih menjadi salah satu tragedi paling memilukan dalam sejarah musik Indonesia?** #erupsi #anakkrakatau #gunung #gunungerupsi #viral

About