@user_aliyaaaaah: UN*#fyp #pourtoi #netflix #serie

Aliyah.fln🇬🇦
Aliyah.fln🇬🇦
Open In TikTok:
Region: SN
Friday 26 June 2026 17:08:28 GMT
31900
6903
34
339

Music

Download

Comments

veraine_.v
veraine_.v🖤 :
Oui ohh pardon j’ai compris
2026-06-26 17:19:26
269
noboody018
🍒’ :
Mais tellement hn j’ai tellement eu mal pour elle.
2026-06-26 18:04:49
124
serena_obryan
Serena O'bryan :
Et de ne pas aussi tardé comme Joyce
2026-06-26 17:10:50
73
user5112705312667
rosita :
pas besoin de la serie rien qu en écoutant les histoires de mes tantes 😭
2026-06-26 21:22:41
18
gr__vce2
ᦔ𝓲ꪜ𝓲ꪀꫀ🥥🪭 :
Elle est sortie dans dos 😭😭 je m’y attendais tellement pas 😭
2026-06-26 21:34:34
13
debslove22news
Divine…🧸 :
Cette série est une leçon de vie…
2026-06-27 10:09:03
4
soprunafelia
✰𝓒𝓪𝓵𝓵~𝓶𝓮 𝓯𝓮́𝓵𝓲𝓪 ღ :
Un *
2026-06-26 18:23:19
6
05jui7
.👸🏽 :
Oui han je vous assure.
2026-06-26 23:31:57
0
anaisjennifer6
05🇨🇲. :
Ahy il fallait le film. Moi j’ai su ça depuis oh
2026-06-27 13:55:35
1
taliaaaaa879
Talia Ndg⭐️🫦 :
Franchement😭😭.
2026-06-26 17:15:41
0
acne.girls444
🐆🇨🇩🇵🇹 :
Tellement 🙏🏾
2026-06-26 17:57:57
0
lecoeurdesfille
Seb Lenge :
T'es belle
2026-06-27 11:56:11
0
gracioulle2.0
gracioulle2.0 :
Et Matipa ? 😭
2026-06-26 17:19:54
0
missangel592
miss angel ♥️ :
oui oui
2026-06-27 01:04:48
0
mya012agim
𝐌'𝐬𝐡𝐚🫧🪼 :
première 😭
2026-06-26 17:10:09
0
_nyraah
✰ Nyraah ✰ :
😂😂C’est ça la leçon la plus importante à retenir mm , et puis c’est celle qui demandait le moins et qui avait le moins
2026-06-27 19:29:41
0
userr_lys36
ִ ࣪ ˖ ࣪ 𝐌𝐚𝐞𝐥🌺!ᰔ ִ ׄ :
enft elle nous démontre bien ça.
2026-06-26 21:35:20
1
daph_776
D4ph💋 :
Elles sont têtues ohh 😔
2026-06-26 17:25:52
1
you_boy1020
10 :
😂
2026-06-27 03:48:52
0
To see more videos from user @user_aliyaaaaah, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About