@miray_kavakcioglu: Akıllı kadınlar, akıllı beyler birbirleri için yaratılmıştır Allah tarafından ama akılsız bir kadın akılsıza layıktır. Akıllı bir erkek de akıllı bir kadına layıktır. A9 TV; 30 Mayıs 2012 Kadınları dürüst sevmek saygılı olmak lazım. Kadına değer verildiğinde kadın kadın olur. Kadın saygıyla, değer vererek güzeldir. Ahirete niyet yoksa sevgi olmaz. Yok olacak varlık sevilemez. Kendisinin de kıymeti kalmaz karşısındakinin de kıymeti kalmaz. Sonsuza niyetle sevilir. A9 TV; 22 Haziran 2018 Adnan Oktar gibi düşünen bir kişi daha var mı yeryüzünde? . . #hayran #manken #adnanhoca #kesfet #beniöneçıkart

Miray
Miray
Open In TikTok:
Region: RO
Friday 26 June 2026 18:17:44 GMT
54140
743
16
51

Music

Download

Comments

miray_kavakcioglu
Miray :
Bütün güzel mankenler hocaya hayranlar ama görüyor musun🙏💯✨😍
2026-06-26 18:19:59
2
bursa_16_murat
...MURAT... :
dunya hayran hocamıza cik gel yetim kaldık sensiz
2026-07-16 21:20:22
0
raufmeherremzade
●●●.merhaba. nasılsın... :
💚👍💚
2026-06-26 22:40:03
1
mertcansedef0
emre :
❤️❤️
2026-07-01 06:01:14
0
erdoganpaliga
ℙ𝕒𝕝𝕚𝕘𝕒 :
maşallah maşallah
2026-07-02 09:17:43
0
mehmetbalalan
mehmetbalalan :
hocanın yerinde kim olnak isdemeski ambiyans çok hğzel
2026-07-06 08:25:38
0
tozkoparaniskende95
HÜSEYİN :
adanan hoca onların kıymetini gereken ilgiyi gösterir
2026-07-02 15:33:06
0
aklnsalih7
Salih Akalın :
yakışır halay başı hocama
2026-07-02 14:08:47
0
a.bbb3322
A Bbb :
🥰🥰🥰
2026-06-26 19:50:05
1
mertcansedef0
emre :
❤️❤️❤️❤️❤️
2026-07-01 06:00:51
0
To see more videos from user @miray_kavakcioglu, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas:
Ruang publik kita sedang riuh. Rupiah melemah menyentuh angka Rp17.800, dan kepanikan massal langsung mendominasi linimasa. Banyak yang mengeluh harga barang impor naik, lalu pesimisme pun menular. Mari kita tarik napas sebentar. Alih-alih ikut panik, mari kita gunakan Judo Strategy: kita pakai energi kepanikan dan guncangan ini, lalu kita balikkan menjadi momentum peluang yang paling menguntungkan. Tadi pagi di DPR, Presiden Prabowo sudah memberikan jangkar validasi yang sangat jelas: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen." Beliau sedang memosisikan diri sebagai visioner yang membongkar jalan makroekonomi kita. Jika kita mau berpikir kritis dan analitis, kurs Rp17.800 ini sejatinya adalah "karpet merah" bagi kita untuk meraup Dollar. Mari kita bedah pakai data perbandingan cuan nyata (Kurs Rp15.000 vs Rp17.800): 📦 1. Briket Arang Batok Kelapa (Pasar Timur Tengah & Eropa) Harga jual di mata bule tetap $1.30/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp6.500/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih meroket jadi Rp10.140/kg! Poin Mind-Blowing: Sekali kirim 1 kontainer mini (18 ton), kalian dapat bonus cuan gratis Rp65,5 Juta murni karena selisih kurs! 📦 2. Minyak Nilam (Bahan Baku Parfum Eropa) Harga jual tetap $60/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp200.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih melonjak ke Rp368.000/kg! Poin Mind-Blowing: Jual barang yang sama ke orang yang sama. Kirim 100 kg saja, otomatis kantongin tambahan bonus Rp16,8 Juta tanpa perlu capek nego harga. 📦 3. Vanili Kering Premium (Pasar Global) Harga jual tetap $160/kg. Saat Kurs Rp15.000: Untung bersih Rp600.000/kg. Saat Kurs Rp17.800: Untung bersih tembus Rp1.048.000/kg! Poin Mind-Blowing: Margin keuntungan bersih tembus di atas Rp1 Juta per kilogram! Ada bonus gratis Rp448 ribu per kilo yang langsung masuk ke rekening kalian. Secara diplomatis, ini adalah realita yang harus kita hadapi. Negara sudah memberikan visi, membukakan jalan makroekonomi, dan meretas peluang agar kita bisa mandiri. Sangat disayangkan jika karpet merah sudah digelar lebar-lebar, namun energi anak mudanya malah habis untuk mengeluhkan keranjang checkout barang impor.

About