@mymobill:

Mymobille
Mymobille
Open In TikTok:
Region: MR
Friday 26 June 2026 18:26:44 GMT
72322
2912
191
33

Music

Download

Comments

mnt.nas83
Mnt Nas🥰❤️‍🩹 :
باش
2026-07-15 16:22:14
0
smirsvcop
ïmĭř ĎĎĤ :
لاش XR
2026-07-16 20:28:53
0
user247924777386
كولير :
اللهم صلي وسلم على سيدنا
2026-06-26 19:08:04
2
user301956zahra
Zahra :
باش
2026-07-15 19:41:12
0
fatimatoumed771
Fatimatou Med771 :
Xr باش
2026-07-15 17:03:38
0
zeybo_60
zeybo_✨🌷 إ🇨🇮 🇪🇸 🇲🇦 :
زفاط
2026-07-01 01:54:04
1
user1922583548888
مريم سيدي ماموري :
❤️❤️❤️❤️❤️❤️توفيق انشاء الله
2026-06-27 21:22:54
1
davidos1547
davidos :
الحمد لله
2026-07-08 14:01:27
1
mntl9lale1
منت لقلال💋 :
اللهم صلي وسلم
2026-07-05 21:12:18
1
oumkelthoummhd
Oumkelthoum Mhd :
تلفوني ان شاء الله الا من عندك ظاهر عليك الظبطة
2026-07-14 17:13:23
0
vser8244626945288
Salke dawoude :
حملت
2026-06-27 16:05:20
0
sidimed3308
HjjE :
التوفيق نشالله
2026-06-26 18:41:50
1
user4268750618261
user4268750618261 :
محمد 😭 😭
2026-06-27 10:08:23
2
user55288549393471
ذاتُ الـنقابْ🤍🎀 :
أباش xr
2026-06-26 18:30:16
0
user29923043175696
skip wall nass :
باش الث
2026-06-28 15:25:55
1
demzo764
Adam 🇲🇷🥷 :
حد عندو XR مموارها 64 باترييته 78 ايزيدكم كم ؟
2026-06-28 23:25:52
0
user982722350343
اوليد كنته :
لخوت السعر كم
2026-06-26 19:14:17
1
user5451163866057
محمديسلم🇲🇷 :
😂😂 كتلك انا وحد من أهلك تمبدغة طبعا الفظة ماه ياسرا لابدالي من إيفون تعود كميرتها زينه وتعود إوكازيوه
2026-06-26 19:47:30
0
fatmto4994
fatmto :
باش
2026-07-13 11:12:08
0
semira2778
samira :
اللهم صلي وسلم على سيدنا محمد 🤲
2026-07-13 09:38:07
0
user7822876239816
Aicha makque :
ماباشه
2026-07-17 02:26:58
0
user5450606003331
Samara :
باش
2026-07-13 18:30:07
0
abdellahi.sidi.nma
abdellahi sidi nèma :
كم سعر
2026-07-13 13:00:57
0
user34816524949581
44234987 :
سلام عليكم
2026-07-15 14:35:14
0
medsalem.5
mèdsalem :
الفائز الثاني
2026-06-26 18:39:26
0
To see more videos from user @mymobill, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Akhir dari Rimuru. ---  Rimuru terbaring sendirian. Darah mengalir pelan dari tubuhnya. Napasnya tinggal satu. Ia menatap langit yang mulai tertutup awan.
Akhir dari Rimuru. --- Rimuru terbaring sendirian. Darah mengalir pelan dari tubuhnya. Napasnya tinggal satu. Ia menatap langit yang mulai tertutup awan. "...Jadi..." "Ini akhirnya." Tak ada rasa takut di wajahnya. Hanya kesepian. Senyum tipis terlukis di bibirnya. "Aku benar-benar..." "...ingin pulang." Air mata mengalir dari sudut matanya. "Shuna..." "Pasti akan memarahiku karena pulang dalam keadaan berantakan." "Shion..." "Pasti menangis lagi." "Diablo..." "Kau pasti akan menyalahkan dirimu sendiri." Rimuru tertawa lirih. "Padahal..." "Bukan salah kalian." Suara detak jantungnya semakin pelan. Ia memejamkan mata. "Veldora..." "Aku minta maaf." "Kita bahkan belum sempat bertanding lagi." "Aku masih ingin mendengar ocehanmu..." "Masih ingin tertawa bersamamu." "Tapi..." "...kurasa sampai di sini saja." Satu air mata terakhir jatuh. "...Terima kasih." "...karena sudah menjadi sahabatku." Senyumnya tetap ada... Saat napas terakhirnya menghilang. --- Beberapa saat kemudian... Langit terkoyak. "RIMURUUUUUUU!!!" Veldora turun menghantam bumi. Aura naganya menyapu seluruh medan perang. Matanya langsung mencari satu sosok. Lalu... Ia melihat tubuh itu. Tubuh yang begitu dikenalnya. Terbaring sendirian. Veldora berlari secepat yang belum pernah ia lakukan sepanjang hidupnya. "Rimuru!" Ia berlutut. Mengangkat tubuh sahabatnya. Masih hangat. "Syukurlah..." "Kau masih hangat..." Tangannya buru-buru menyalurkan sihir. Mana memenuhi tubuh Rimuru. Luka-luka tertutup. Namun... Jantung itu... Tidak pernah berdetak lagi. Veldora terus menuangkan mana. Lebih banyak. Lebih banyak lagi. "Hidup..." "Tolong..." "Hidup..." Mana seorang True Dragon mampu mengguncang dunia. Namun... Tak mampu mengembalikan satu nyawa. Tangannya mulai gemetar. "Tidak..." "Bangun..." "Kau selalu bangun." "Setelah semua yang kita lewati..." "Kau selalu bangun." Suaranya mulai pecah. "Jangan kali ini..." "Jangan tinggalkan aku..." Ia mengguncang tubuh Rimuru perlahan. "Kalau kau marah..." "Aku minta maaf." "Kalau aku membuatmu kesal..." "Aku minta maaf." "Asal kau buka matamu lagi..." "Tolong..." "Aku akan melakukan apa saja." Keheningan. Tak ada jawaban. Hanya tubuh dingin yang perlahan kehilangan kehangatan. Saat itu juga... Sesuatu di dalam diri Veldora hancur. Ia memeluk Rimuru erat. Sangat erat. Seolah takut jika ia melepaskan pelukannya... Rimuru akan benar-benar pergi. Air matanya jatuh tanpa henti. "Aku terlambat..." "Hanya..." "Hanya beberapa menit..." "Kenapa aku tidak lebih cepat..." "Kenapa bukan aku yang mati..." Raungannya mengguncang langit. Namun dunia tetap diam. Ia bangkit. Menggendong tubuh Rimuru. Bukan seperti True dragon. Melainkan seperti seorang kakak... Yang sedang membawa adiknya pulang untuk terakhir kali. Sepanjang perjalanan menuju Tempest... Veldora terus berbicara. Seolah Rimuru masih bisa mendengarnya. "Rimuru..." "Ingat waktu pertama kali kita bertemu?" "Kau bilang kita akan menjadi sahabat." "Aku tidak pernah punya sahabat." "Kau yang pertama." "Dan sekarang..." "Kau juga yang pertama meninggalkanku." Air matanya menetes membasahi rambut biru Rimuru. "Aku tidak tahu..." "...bagaimana caranya hidup di dunia yang tidak memilikimu." Saat gerbang Tempest terlihat... Seluruh penduduk keluar menyambut. Mereka tersenyum. Mereka mengira rajanya telah kembali. Namun senyum itu perlahan hilang. Karena yang mereka lihat... Bukan Rimuru yang berjalan di depan. Melainkan Veldora... Dengan kepala tertunduk... Menggendong tubuh Rimuru yang tak lagi bernapas. Tak ada seorang pun yang berani bersuara. Tangisan pecah di seluruh Tempest. Veldora memandang wajah sahabatnya untuk terakhir kali. Lalu dengan suara yang begitu lirih hingga hampir tak terdengar, ia berkata, "Kau pernah menyelamatkanku dari kesepian selama ratusan tahun..." "Tapi saat kau membutuhkan seseorang..." "...aku bahkan tidak berhasil menyelamatkanmu." Ia mengecup lembut dahi Rimuru. Lalu memeluknya sekali lagi. Sangat erat. Seolah berharap... Jika ia memeluknya cukup lama... Sahabatnya akan membuka mata dan berkata seperti biasa, namun kenyataan membuat harapan itu lenyap. #rimurutempest #tenseishitaraslimedattaken #tensura

About