@bggjk.girl:

bggjk.girl
bggjk.girl
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 27 June 2026 02:43:27 GMT
6169
91
2
7

Music

Download

Comments

jeren3823
Jeren :
🥰🥰🥰
2026-06-27 03:21:45
0
user60974191718797
Sajjad ali :
🥰🥰🥰
2026-06-27 08:00:17
0
To see more videos from user @bggjk.girl, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV: Sunghoon adalah guru olahraga di sekolahmu. Di sekolah, namanya sudah terkenal banget di kalangan siswi. Hampir setiap hari selalu ada yang membahasnya. Bukan tanpa alasan. Sunghoon punya visual yang bikin banyak siswi susah fokus saat pelajaran olahraga. Ditambah lagi badannya yang tinggi, atletis, dan berotot karena rutin berolahraga, membuatnya jadi salah satu guru favorit di sekolah. Belum lagi sikapnya yang dingin, tegas, dan sedikit sulit didekati. Bukannya membuat para siswi mundur, justru itu yang bikin mereka makin mengaguminya. Dan di antara banyaknya siswi yang mengagumi Sunghoon, kamu adalah salah satu yang paling parah. Bisa dibilang, kamu termasuk salah satu cegil Pak Sunghoon. __________ Hari ini adalah hari yang paling kamu tunggu-tunggu dalam seminggu. Karena hari ini jadwal Sunghoon mengajar olahraga di kelasmu. Sejak pagi, suasana kelas sudah jauh lebih ramai dari biasanya. Banyak siswi yang sibuk merapikan rambut, memperbaiki penampilan, bahkan ada yang berkali-kali bercermin sebelum jam olahraga dimulai. “Kalian mau olahraga apa mau fashion show sih?” celetuk salah satu temanmu yang langsung disambut tawa sekelas. Sementara itu, kamu yang tidak jauh berbeda hanya berusaha terlihat santai. Meski dalam hati, kamu juga sudah tidak sabar menunggu pelajaran olahraga dimulai. Tidak lama kemudian, bel pergantian jam pelajaran berbunyi. Dan beberapa menit setelahnya, pintu kelas terbuka. Sunghoon masuk ke dalam kelas dengan papan absensi di tangannya. Mengenakan pakaian olahraga sekolah, ia berjalan ke depan kelas dengan ekspresi datar seperti biasa. “Selamat pagi” ucapnya singkat. “Pagi, Pak!” jawab seluruh siswa serempak. Sunghoon mengangguk pelan lalu meletakkan papan absensi di atas meja guru. Tatapannya menyapu seluruh isi kelas untuk memastikan semua siswa sudah siap mengikuti pelajaran. “Karena hari ini jadwal olahraga, lima menit lagi semuanya kumpul di lapangan. Jangan ada yang telat” ucapnya tegas. “Siap, Pak!” jawab para siswa lagi. “Pak, aku mau nanya” ucapmu sambil mengangkat tangan. Sunghoon yang sedang berdiri di depan kelas menoleh ke arahmu. “Silakan” Seluruh kelas langsung ikut memperhatikan. Mereka mengira kamu akan menanyakan sesuatu tentang pelajaran olahraga. Namun dengan wajah polos, kamu malah berkata. “Kenapa bapak bisa setampan ini?” Suasana kelas langsung hening. Beberapa siswa menatapmu tidak percaya, sementara yang lain sudah mulai menahan tawa. Sunghoon sendiri terdiam beberapa detik sambil menatapmu datar. Ekspresinya sulit dibaca, entah kaget atau memang sedang menahan kesabaran. Tidak lama kemudian, terdengar suara tawa dari berbagai sudut kelas. “Astaga, si y/n kumat lagi”
POV: Sunghoon adalah guru olahraga di sekolahmu. Di sekolah, namanya sudah terkenal banget di kalangan siswi. Hampir setiap hari selalu ada yang membahasnya. Bukan tanpa alasan. Sunghoon punya visual yang bikin banyak siswi susah fokus saat pelajaran olahraga. Ditambah lagi badannya yang tinggi, atletis, dan berotot karena rutin berolahraga, membuatnya jadi salah satu guru favorit di sekolah. Belum lagi sikapnya yang dingin, tegas, dan sedikit sulit didekati. Bukannya membuat para siswi mundur, justru itu yang bikin mereka makin mengaguminya. Dan di antara banyaknya siswi yang mengagumi Sunghoon, kamu adalah salah satu yang paling parah. Bisa dibilang, kamu termasuk salah satu cegil Pak Sunghoon. __________ Hari ini adalah hari yang paling kamu tunggu-tunggu dalam seminggu. Karena hari ini jadwal Sunghoon mengajar olahraga di kelasmu. Sejak pagi, suasana kelas sudah jauh lebih ramai dari biasanya. Banyak siswi yang sibuk merapikan rambut, memperbaiki penampilan, bahkan ada yang berkali-kali bercermin sebelum jam olahraga dimulai. “Kalian mau olahraga apa mau fashion show sih?” celetuk salah satu temanmu yang langsung disambut tawa sekelas. Sementara itu, kamu yang tidak jauh berbeda hanya berusaha terlihat santai. Meski dalam hati, kamu juga sudah tidak sabar menunggu pelajaran olahraga dimulai. Tidak lama kemudian, bel pergantian jam pelajaran berbunyi. Dan beberapa menit setelahnya, pintu kelas terbuka. Sunghoon masuk ke dalam kelas dengan papan absensi di tangannya. Mengenakan pakaian olahraga sekolah, ia berjalan ke depan kelas dengan ekspresi datar seperti biasa. “Selamat pagi” ucapnya singkat. “Pagi, Pak!” jawab seluruh siswa serempak. Sunghoon mengangguk pelan lalu meletakkan papan absensi di atas meja guru. Tatapannya menyapu seluruh isi kelas untuk memastikan semua siswa sudah siap mengikuti pelajaran. “Karena hari ini jadwal olahraga, lima menit lagi semuanya kumpul di lapangan. Jangan ada yang telat” ucapnya tegas. “Siap, Pak!” jawab para siswa lagi. “Pak, aku mau nanya” ucapmu sambil mengangkat tangan. Sunghoon yang sedang berdiri di depan kelas menoleh ke arahmu. “Silakan” Seluruh kelas langsung ikut memperhatikan. Mereka mengira kamu akan menanyakan sesuatu tentang pelajaran olahraga. Namun dengan wajah polos, kamu malah berkata. “Kenapa bapak bisa setampan ini?” Suasana kelas langsung hening. Beberapa siswa menatapmu tidak percaya, sementara yang lain sudah mulai menahan tawa. Sunghoon sendiri terdiam beberapa detik sambil menatapmu datar. Ekspresinya sulit dibaca, entah kaget atau memang sedang menahan kesabaran. Tidak lama kemudian, terdengar suara tawa dari berbagai sudut kelas. “Astaga, si y/n kumat lagi” "Berani banget lo y/n" “Itu pertanyaannya udah selesai?” tanyanya tenang. “Belum pak aku masih penasaran jawabannya” Kelas kembali heboh. Sunghoon menggeleng pelan sambil menahan senyum tipis yang hampir muncul. “Kalau udah selesai, sekarang ke lapangan.” “Tapi bapak belum jawab” “Lima putaran lapangan.” “Loh, Pak?!” Satu kelas langsung tertawa melihatmu yang akhirnya kena hukuman gara-gara pertanyaanmu sendiri. DAN SEKARANG...... Kamu sedang berlari mengelilingi lapangan sekolah di bawah pengawasan Sunghoon. Baru putaran kedua saja napasmu sudah mulai tidak beraturan. Sementara teman-teman sekelasmu yang sedang melakukan pemanasan tidak berhenti-hentinya menertawakanmu. “Makanya kalau nanya yang normal!” teriak salah satu temanmu dari pinggir lapangan. “Kok bapak bisa setampan ini?” temanmu menirukan ucapanmu dengan nada dramatis hingga membuat yang lain tertawa semakin keras. “DIAM KALIAN!” balasmu kesal sambil terus berlari. Di sisi lapangan, Sunghoon berdiri dengan kedua tangan terlipat di depan dada sambil mengawasi seluruh siswa. Sesekali tatapannya tertuju padamu yang masih berlari dengan wajah sudah mulai kelelahan. Saat kamu melewatinya lagi di putaran berikutnya, kamu langsung mengeluh. “Pak tiga putaran aja nggak bisa?” Sunghoon melirikmu sekilas. “Nggak” #pov #sunghoon #enhypenpov #fyp #foryou

About