Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@_aziz.ullah_: Aw gamzano
❤️🩹AZIZخان☑️
Open In TikTok:
Region: PK
Saturday 27 June 2026 04:46:00 GMT
590
261
50
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
1.62MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
1.01MB
)
Watermark .mp4 (
1.62MB
)
Music .mp3
Comments
nabi ullah 302 :
❤️❤️❤️
2026-07-27 05:50:07
0
👑GZ Ronaldo 👑 :
🥰🥰🥰
2026-06-27 09:28:31
1
danger Boss 804. 711. 30 :
🥰🥰🥰
2026-07-21 21:31:54
0
ヾ❥IHSAN෴JANI✪ :
❣️❣️❣️
2026-06-27 04:57:02
1
shayan khan 2801 :
🥰🥰🥰
2026-07-19 05:24:38
0
Arshad khan :
❤️❤️❤️
2026-06-27 04:56:52
1
Riaz khan :
❣️❣️❣️
2026-07-09 05:32:19
0
ھــ🥃ــمــ🍺ــدرد💸💔 پښتـــون :
🥰🥰🥰
2026-06-27 05:01:21
1
anwarkhan804 :
🥰🥰🥰
2026-07-09 03:38:44
0
👑HUZAIFA☠️ KING👑 :
🥰🥰🥰
2026-06-27 05:01:42
1
🖤ALONE🖤 :
🥰🥰🥰
2026-07-05 02:14:49
0
👑 ꧁☆𝑷𝑹𝑰𝑵𝑪𝑬☆꧂ 👑 :
❤️❤️❤️
2026-06-27 04:57:43
1
Bilal :
🥰🥰🥰
2026-07-04 15:44:22
0
PM💓I LOVE🫴💕S :
🥰🥰🥰
2026-06-27 04:58:10
1
Sami Jan ⚜️💸⚜️ :
🥰🥰🥰
2026-07-02 12:33:59
0
🪽✨مسعود кђคภ✨🪽 :
❣️❣️❣️
2026-07-01 09:43:11
0
Zakir Ullah :
🥰🥰🥰
2026-06-30 06:32:00
0
Shaheen khan :
🥰🥰🥰
2026-06-30 03:54:29
0
Afsar Pk :
💔💔💔
2026-06-28 13:36:31
0
MK. YASiN 🥷☠️KHAN. barad :
🥰🥰🥰
2026-06-28 06:38:04
0
MK. YASiN 🥷☠️KHAN. barad :
❤️❤️❤️
2026-06-28 06:38:02
0
MK. YASiN 🥷☠️KHAN. barad :
❣️❣️❣️
2026-06-28 06:38:01
0
MK. YASiN 🥷☠️KHAN. barad :
🥰🥰🥰
2026-06-28 06:37:58
0
Ahmad💗Ali👿king💪143🖕 :
❤️❤️❤️
2026-06-27 18:36:34
0
👻Haمzo Khaن👻 :
❤️❤️❤️
2026-06-27 05:02:40
0
To see more videos from user @_aziz.ullah_, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
#wendy #redvelvet #fancam
طباعة اكواب قهوه ☕️ #ثيمات_مواليد #استقبال_مواليد #طباعة_اكواب #اكواب_قهوة #اكسبلورexplore
pov(5): Seingatnya, ia menyerahkan dompet itu persis saat mereka baru keluar dari toko baju, dan rupanya Sabina langsung meletakkannya begitu saja di meja kasir toko parfum saat sedang sibuk mencoba wewangian. Setelah mengucapkan terima kasih dan memastikan seluruh kartu serta dokumen di dalamnya utuh, Ohyul melangkah meninggalkan pos satpam. Tanpa menghentikan langkahnya, ia melirik Sabina tajam menggunakan ujung matanya—sebuah tatapan dingin nan menyayat yang mengisyaratkan bahwa ketenangannya telah kembali, namun kejengkelannya atas kecerobohan Sabina sama sekali belum usai. Langkah kaki Ohyul berayun konstan menuju area parkir basement yang dingin dan temaram. Di belakangnya, Sabina mengekor dengan langkah pelan dan kepala tertekuk. Langkahnya berat, dibayangi rasa bersalah yang luar biasa. Begitu sampai di mobil, Ohyul membukakan pintu, lalu langsung masuk ke kursi pengemudi. Ia menutup pintunya sedikit lebih keras dari biasanya, lalu menyandarkan tubuhnya ke sandaran jok. Ohyul memejamkan mata sejenak dan membuang napas panjang yang berat—melepaskan sisa-sisa rasa kesal yang masih menyumbat dadanya. Di kursi sebelah, hening itu pecah oleh suara isakan pelan. Itulah Sabina. Di balik sifatnya yang teledor, ia memang sangat perasa dan mudah sekali menangis. Hatinya begitu lembut, sampai-sampai rasa bersalah dan tatapan dingin dari Ohyul sudah cukup untuk meruntuhkan pertahanannya. Padahal, ia tahu betul bahwa kali ini memang murni kesalahannya sendiri. Ohyul tidak terkejut. Sejak awal melangkah dari pos satpam tadi, ia sudah bisa menebak bahwa gadis di sampingnya ini pasti sedang menahan tangis. "Ma-maaf ya, Yul..." suara Sabina terdengar sangat pelan, terbata-bata di antara isakannya yang tertahan. Ia memandangi pangkuannya sendiri, meremas jarinya erat-erat. "Aku... aku beneran gak sengaja. Tadi aku lupa pas nyobain parfum itu... Maaf udah bikin kamu pusing..." Ohyul perlahan membuka matanya. Ia tidak langsung merespons. Pandangannya lurus menatap kaca depan yang gelap, mendengarkan isakan kekasihnya yang mengisi setiap sudut kabin mobil. Aura dinginnya sebagai Ketua BEM perlahan menyusut, berganti dengan helaan napas lelah dari seorang cowok yang paham betul betapa rapuhnya gadis yang sedang berada di sampingnya saat ini. Ohyul memutar tubuhnya sedikit, lalu memajukan posisi duduknya hingga jarak wajah mereka terkikis habis. Di dalam kabin mobil yang remang, tatapan matanya yang tajam mengunci langsung manik mata Sabina yang basah oleh air mata. "Bin, dengerin aku," ucap Ohyul pelan, namun nadanya teramat dingin dan dinginnya itu menembus hingga ke dada Sabina. Napas hangat Ohyul bahkan terasa di pipi Sabina, tapi kalimat yang keluar selanjutnya tak sedikit pun memberikan kehangatan. "Kamu harus mulai belajar," lanjut Ohyul dengan intonasi yang sangat tenang, seolah sedang mengevaluasi laporan organisasi. "Setiap kali kamu bikin salah karena keteledoran kamu sendiri, yang bisa kamu lakuin cuma dua hal. Menangis, terus minta maaf." Ohyul menatap Sabina lurus-lurus, tak memberi ruang bagi gadis itu untuk menghindar. "Tapi kamu nggak pernah menunjukkan perubahan apa-apa. Besok-besok, kamu bakal ngulangin hal yang sama lagi." Kalimat jujur tanpa filter itu menghantam tepat di ulu hati Sabina. Tangisnya pecah seketika, dadanya naik turun menahan isakan yang semakin keras. Ia meremas roknya kuat-kuat, merasa sangat kecil dan tak berguna di hadapan kekasihnya. Melihat Sabina yang semakin terisak hebat—dengan bahu yang bergetar dan air mata yang terus meleleh membasahi pipi—Ohyul menghembuskan napasnya panjang-panjang. Ia memalingkan wajahnya sejenak ke arah kaca depan, melirik Sabina dari sudut matanya. Ada rasa jengkel yang jujur di kepalanya, tapi melihat kekasihnya hancur dan terisak seberada ini di depannya, pertahanan dingin Ohyul perlahan goyah. Pada akhirnya, sekeras dan seperfeksionis apa pun dirinya, ia tetap tidak pernah bisa merasa marah terlalu lama pada Sabina. #lngshot #ohyul
#CapCut flop di mà :((( #userchangbuon09 #xhtiktok
"chuyện nhỏ tùy em làm loạn, chuyện lớn đứng sau dựa vào tụi anh". #gerdnang #hieuthuhai #hurrykng #negav #manbo cre:ng.bella
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy