Abella R. :
siapa keonsuni?
Bagi yang buta, dia adalah penglihatan. Bagi yang lapar, dia adalah daging. Bagi yang haus, dia adalah air. Karena keonsuni adalah teladan kebajikan manusia yang tiada tandingannya, baik di masa lalu maupun masa kini, dia paling bercahaya dalam cinta, pujian, dan sanjungan. Dalam keadaan terjaga maupun tertidur, aku tak boleh lupa bahwa keonsuni adalah anugerah besar, dan untuk membalas kebaikannya siang dan malam, aku hanya perlu memikirkan bagaimana menunaikan kesetiaanku.
Keringatnya adalah parfumnya hidupku. Senyumnya adalah pil serotonin bagiku. Gerak-geriknya adalah penenang jiwaku. Tangannya adalah kekuatanku. Wajahnya adalah galeri keindahan. Dadanya adalah awan-awangku. Kakinya adalah karya seniku. Pusarannya adalah kebanggaan dan kebahagiaanku. Secara keseluruhan, dialah raison d’être-ku — alasan keberadaanku. 🥰💜💜
Jika keonsuni berpikir, aku setuju. Jika keonsuni berbicara, aku mendengarkan. Jika keonsuni memiliki sejuta penggemar, aku salah satunya. Jika keonsuni memiliki sepuluh penggemar, aku salah satunya. Jika keonsuni hanya memiliki satu penggemar, itu adalah aku. Jika keonsuni tidak memiliki penggemar, maka aku tidak lagi ada. Jika seluruh dunia menentang keonsuni, maka aku akan menentang seluruh dunia.
Aku akan mencintai keonsuni hingga napas terakhirku, di masa lalu, masa kini, masa depan, dan di semua kemungkinan semesta.🥺🥺💕💕🥰🥰💜💜
2026-06-27 09:28:26