@tvp3_katowice: 🔴 Po wczorajszym ataku psa w Sosnowcu policjanci wyjaśniają okoliczności zdarzenia, do którego doszło w dzielnicy Dańdówka. W wyniku zaatakowania przez psy, dotkliwie pogryziona została 8-letnia dziewczynka. Obrażenia odniósł również ojciec dziecka, który bronił swojej córki przed agresywnymi zwierzętami. Wstępne ustalenia wskazują, że mieszkaniec Sosnowca przyszedł wraz ze swoimi dwiema córkami w wieku 8 i 10 lat na teren firmy, w której pracuje, aby jak zwykle nakarmić przebywające tam dwa psy. Mężczyzna i jego dzieci od dawna znały te zwierzęta, które nigdy nie wykazywały wobec nich żadnych przejawów agresji. W trakcie tej wizyty psy jednak rzuciły się na młodszą z dziewczynek. Ojciec własnym ciałem zasłonił córkę, również odnosząc obrażenia. Na zaistniałą sytuację zareagowali będący w pobliżu przypadkowi świadkowie, którzy odgonili zwierzęta. Pogryziona 8-latka w poważnym stanie została przewieziona do szpitala. Jej ojcu udzielono natomiast jedynie doraźnej pomocy. Starszej z córek nic się nie stało. Obecny na miejscu lekarz weterynarii zdecydował o umieszczeniu psów na obserwacji w schronisku. Pogryzione w Sosnowcu dziecko przewieziono właśnie do Górnośląskiego Centrum Zdrowia Dziecka w Katowicach. ℹ️WIĘCEJ: https://katowice.tvp.pl/94044734/ 🌐LINK W BIO #aktualności #tvp3katowice #dziecko #pogryzionedziecko #atakpsów #pogryzienie #interwencja #bezpieczeństwo

TVP3 Katowice
TVP3 Katowice
Open In TikTok:
Region: PL
Saturday 27 June 2026 10:26:08 GMT
12848
100
2
6

Music

Download

Comments

nika.mj8
Nika :
Boże 😞
2026-06-27 13:34:03
1
dzastin.87
Dzastin 39 :
😭
2026-06-27 14:56:35
0
To see more videos from user @tvp3_katowice, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About