@nlakmlakt: #CapCut #متابعه_ولايك_واكسبلور_احبكم #النجف_الاشرف #باسم_الكربلائي #كربلاء_مدينة_العشق_والعاشقين

🌹آلُعَـسڪࢪيَ☆!🌹قيَآدِہ
🌹آلُعَـسڪࢪيَ☆!🌹قيَآدِہ
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 27 June 2026 10:46:02 GMT
1186
116
23
3

Music

Download

Comments

jjjjejdjjxjjdje
حسينيه ❤🥺🩹 :
اي والله
2026-06-27 17:23:36
2
user6003651323538
مير. لكناني :
2026-06-27 13:11:29
1
a923700
هدوء الليل ☺️ :
اي وربي
2026-06-27 16:51:49
1
dhhddhhshsjdndndn
دموع الورد :
صح لسانك
2026-06-27 12:00:52
1
313_fa77
فواطـ🇮🇷❀⃟ـم عـلـي♕🇮🇶♕ :
فعلاً وربي
2026-06-27 11:57:33
1
nlakmlakt
🌹آلُعَـسڪࢪيَ☆!🌹قيَآدِہ :
ورده
2026-06-27 16:58:28
1
user5874534510098
🌹جنات🌺 ال 🌹رائد 🌺 :
اي والله معه لاسف
2026-06-27 18:18:14
0
user9695144732715
جوهره🪩 :
فعلاً
2026-06-27 19:57:31
0
user3114864286
✨MARYAM ✨ :
فعلا
2026-06-27 12:51:25
0
ramzibarca549
أملي بالله :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-27 16:57:20
1
.toni18
💫Om Zain :
💔💔💔💔
2026-06-27 16:46:59
1
bbm88wx8
زهوره ✨🖤✨ :
🥺🥺🥺🥺
2026-06-27 17:39:41
0
To see more videos from user @nlakmlakt, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sore itu, hujan baru saja berhenti meneteskan rahmatnya. Langit belum sepenuhnya cerah, masih terhampar awan kelabu yang tersusun rapi bagaikan lukisan alam yang tenang.  Di bawahnya, pohon-pohon dan semak di sekitar terlihat basah menyala, daun-daunnya berkilau hijau seolah baru saja dibersihkan. Seolah alam sendiri mengangguk dan merestui, dan hujan yang turun seharian itu menjadi tanda izin, agar apa yang akan dilakukan hari ini tumbuh subur dan membawa berkah. Kegiatan itu bertajuk “Sejuk Asri: Hijaukan Sumbar Kembali”. Sebagai wujud nyata menjaga bumi dan upaya mitigasi bencana, Kepolisian Resor Solok Kota melaksanakan penanaman 1.000 batang pohon di Jorong Ranah, Nagari Sumani, Kecamatan Sepuluh Koto Singkarak, Kabupaten Solok.  Bukan sekadar menancapkan bibit ke tanah, langkah ini janji untuk memulihkan fungsi lingkungan yang mulai terdegradasi, sekaligus mengulurkan tangan mengajak seluruh warga untuk ikut memelihara warisan bumi ini. Pohon yang dipilih bukan sembarang tanaman. Mengacu pada prinsip pelestarian alam yang berkelanjutan, jenis yang ditanam memiliki fungsi ganda menguatkan tanah sekaligus memberi manfaat ekonomi.  Diantaranya, ada pohon kemiri yang akarnya menjalar mengikat lapisan bumi, alpukat dan rambutan yang rindang meneduhkan, serta durian yang kelak akan menjadi kebanggaan hasil bumi. Semua ini dirancang agar alam pulih, dan kehidupan masyarakat pun ikut terangkat. Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, menjelaskan bahwa lokasi penanaman dipilih secara cermat, diantaranya di daerah rawan longsor, bekas lahan tambang yang tandus, serta wilayah yang pernah tergores musibah alam. “Kami ingin tunjukkan, menanam pohon merupakan cara paling jujur melindungi diri dari amukan alam. Ini bukan hanya tugas satu pihak, tapi keteladanan. Mengingat Sumatra Barat memiliki topografi pegunungan dan curah hujan tinggi, risiko bencana selalu ada. Harapannya, gerakan ini menular setiap warga, setidaknya mau menanam satu pohon saja di halaman atau ladangnya,” ujarnya dengan penuh harap. Wakil Bupati Solok, Chandra, turut memberikan apresiasi yang tulus. “Langkah ini selaras dengan konsep agroforestri, di mana hutan dan lahan tidak hanya dijaga, tapi juga dimanfaatkan secara bijak. Jika kepolisian memulai, lalu diikuti instansi lain dan masyarakat, perlahan risiko banjir maupun longsor bisa ditekan. Alam yang hijau menjadi benteng alami paling kuat, sekaligus sumber rezeki yang tak pernah kering untuk anak cucu kita nanti,”
Sore itu, hujan baru saja berhenti meneteskan rahmatnya. Langit belum sepenuhnya cerah, masih terhampar awan kelabu yang tersusun rapi bagaikan lukisan alam yang tenang. Di bawahnya, pohon-pohon dan semak di sekitar terlihat basah menyala, daun-daunnya berkilau hijau seolah baru saja dibersihkan. Seolah alam sendiri mengangguk dan merestui, dan hujan yang turun seharian itu menjadi tanda izin, agar apa yang akan dilakukan hari ini tumbuh subur dan membawa berkah. Kegiatan itu bertajuk “Sejuk Asri: Hijaukan Sumbar Kembali”. Sebagai wujud nyata menjaga bumi dan upaya mitigasi bencana, Kepolisian Resor Solok Kota melaksanakan penanaman 1.000 batang pohon di Jorong Ranah, Nagari Sumani, Kecamatan Sepuluh Koto Singkarak, Kabupaten Solok. Bukan sekadar menancapkan bibit ke tanah, langkah ini janji untuk memulihkan fungsi lingkungan yang mulai terdegradasi, sekaligus mengulurkan tangan mengajak seluruh warga untuk ikut memelihara warisan bumi ini. Pohon yang dipilih bukan sembarang tanaman. Mengacu pada prinsip pelestarian alam yang berkelanjutan, jenis yang ditanam memiliki fungsi ganda menguatkan tanah sekaligus memberi manfaat ekonomi. Diantaranya, ada pohon kemiri yang akarnya menjalar mengikat lapisan bumi, alpukat dan rambutan yang rindang meneduhkan, serta durian yang kelak akan menjadi kebanggaan hasil bumi. Semua ini dirancang agar alam pulih, dan kehidupan masyarakat pun ikut terangkat. Kapolres Solok Kota, AKBP Mas’ud Ahmad, menjelaskan bahwa lokasi penanaman dipilih secara cermat, diantaranya di daerah rawan longsor, bekas lahan tambang yang tandus, serta wilayah yang pernah tergores musibah alam. “Kami ingin tunjukkan, menanam pohon merupakan cara paling jujur melindungi diri dari amukan alam. Ini bukan hanya tugas satu pihak, tapi keteladanan. Mengingat Sumatra Barat memiliki topografi pegunungan dan curah hujan tinggi, risiko bencana selalu ada. Harapannya, gerakan ini menular setiap warga, setidaknya mau menanam satu pohon saja di halaman atau ladangnya,” ujarnya dengan penuh harap. Wakil Bupati Solok, Chandra, turut memberikan apresiasi yang tulus. “Langkah ini selaras dengan konsep agroforestri, di mana hutan dan lahan tidak hanya dijaga, tapi juga dimanfaatkan secara bijak. Jika kepolisian memulai, lalu diikuti instansi lain dan masyarakat, perlahan risiko banjir maupun longsor bisa ditekan. Alam yang hijau menjadi benteng alami paling kuat, sekaligus sumber rezeki yang tak pernah kering untuk anak cucu kita nanti,” "Kami menyambut baik gerakan ini, dan perlu disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok ke depannya bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), juga akan melanjutkan dan memperluas langkah penanaman pohon ini secara berkesinambungan. Kami ingin menjadikan ini sebagai budaya, bukan hanya kegiatan sesaat.” ungkap Chandra Semangat itu terasa nyata di tengah warga. Antusiasme mereka meluap melampaui harapan. Bahkan, warga telah menyiapkan lahan seluas puluhan hektar yang siap diolah, agar penanaman bisa terus diperluas dari tahun ke tahun. Di bawah langit sore yang perlahan berubah warna, diiringi hembusan angin yang membawa kesegaran, setiap bibit yang ditancapkan hari ini menjadi sebuah janji. Janji untuk menjaga, janji untuk melindungi, dan janji agar tanah Solok ini senantiasa sejuk, asri, aman, dan terus memberikan kehidupan yang melimpah bagi kita dan anak cucu kelak. #sumaterabarat #poldasumbar #polri #solok #solok

About