@d.l.l.a.0:

دڵــه🖤.
دڵــه🖤.
Open In TikTok:
Region: IQ
Saturday 27 June 2026 11:58:59 GMT
10580
2181
9
92

Music

Download

Comments

s.r130010
🖤. :
الحمدلله 🥰🫀
2026-06-27 16:05:19
1
success_20226
𝖲𝗎𝖼𝖼𝖾𝗌𝗌. :
f1😍
2026-06-27 12:02:54
1
bahar.marf5
بە هار🙋 :
الحمد لله علی کل حال
2026-06-27 13:00:12
2
chyasaber5
Chya Saber :
🥰🥰🥰
2026-06-27 12:40:25
1
_zilan90
Zilan❤️‍🔥 :
💓💓💓
2026-06-27 12:19:29
2
sahdunyixi0
SaHDUN Yiaxe :
❤️❤️❤️
2026-06-27 12:09:34
1
galla.ahmad
گەڵا... 💛💛 :
❤️❤️
2026-06-27 12:03:28
1
diwaxane_farhad_zirak
🎵دیوەخـانی فەرهاد زیرەڪ🎵 :
الحمداللە یارب العالمین@🦂جــوعــە ئـــیــــبـــادە🦂
2026-06-27 16:22:13
0
To see more videos from user @d.l.l.a.0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Makna Tasawuf dari:
Makna Tasawuf dari: "Ternyata Dunia Membuatku Patah Hati" Dalam pandangan tasawuf, kalimat ini bukan sekadar keluhan karena kehilangan sesuatu di dunia. Ia adalah awal dari sebuah kesadaran ruhani. Para sufi mengatakan bahwa manusia sering mencintai dunia dengan harapan dunia akan memberinya kebahagiaan yang sempurna. Namun dunia memiliki sifat yang selalu berubah: hari ini memberi, esok mengambil; hari ini mendekat, esok menjauh. Karena itu, ketika seorang hamba berkata: "Ternyata dunia membuatku patah hati," seorang sufi akan bertanya: "Apakah yang membuatmu patah hati dunia itu sendiri, atau karena engkau berharap terlalu banyak darinya?" Dunia Adalah Guru yang Keras Menurut para sufi, dunia bukan musuh, tetapi guru. Ia mengajarkan bahwa harta bisa hilang, jabatan bisa jatuh, kecantikan bisa pudar, dan manusia yang mencintaimu bisa pergi. Ketika semua itu terjadi, hati mulai menyadari bahwa tidak ada yang benar-benar abadi selain Allah. Patah Hati Sebagai Pintu Kesadaran Banyak orang mengenal Allah ketika hidupnya nyaman. Namun tidak sedikit yang benar-benar mencari Allah setelah hatinya hancur. Dalam tasawuf, patah hati kadang menjadi pintu yang membuka mata batin. Saat dunia mengecewakanmu, mungkin Allah sedang menunjukkan bahwa tujuan perjalananmu bukan dunia, melainkan Dia. Kesedihan yang Mengubah Arah Cinta Seorang sufi tidak berhenti pada kesedihan. Ia mengubah arah cintanya. Dari cinta kepada yang fana menuju cinta kepada Yang Maha Kekal. Dari berharap kepada makhluk menuju berharap kepada Sang Pencipta. Renungan Sufi "Aku menangis karena dunia meninggalkanku. Lalu aku sadar, dunia memang tidak pernah diciptakan untuk menetap bersamaku. Ia hanya singgah sebentar agar aku belajar mencintai Allah lebih dari segala sesuatu." Dan pada akhirnya seorang sufi mungkin berkata: "Ternyata dunia membuatku patah hati, agar hatiku tidak lagi dimiliki dunia, tetapi dimiliki Allah semata."

About