@plancarte22sauceda: CurvLife Extra Short Squoval Press-On Nails Collection | 30PCS | Natural Nude & Pink Tones, Simple Cute, Soft Petal & Floral Styles, Glossy Jelly Finish | Summervibes | Non-Toxic Reusable Nails, Easy Application, Everyday Minimal Look for Daily Wear#SummerVibes #DealsForYouDays #nail #belleza #mujeres

Plancarte22👸🪷🪬
Plancarte22👸🪷🪬
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 27 June 2026 17:35:17 GMT
654
5
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @plancarte22sauceda, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#africa #toto #80s #90s #nostalgic  Lagu
#africa #toto #80s #90s #nostalgic Lagu "Africa" yang dirilis oleh band Toto pada tahun 1982 menyimpan berbagai kisah unik mulai dari proses pembuatannya hingga maknanya yang sering disalah artikan. 1. Makna di Balik Lirik Bukan Tentang Romansa Biasa: David Paich menjelaskan bahwa lagu ini adalah tentang cinta seorang pria terhadap benua Afrika sebagai sebuah entitas, bukan sekadar hubungan cinta pribadi. Inspirasi Misionaris dan Dokumenter: Liriknya terinspirasi dari cerita para misionaris di sekolah Katolik tempat Paich belajar, yang sering menceritakan tentang memberkati benda-benda di Afrika. Selain itu, gambaran penderitaan di Afrika yang ia lihat melalui dokumenter serta iklan UNICEF juga memengaruhi penulisan liriknya. Interpretasi Keselamatan: Bait "guide me towards salvation" mencerminkan pencarian spiritual dan kedamaian di tempat yang jauh. 2. Kisah Unik Pembuatan Lagu Ditulis oleh Orang yang Belum Pernah ke Afrika: Ironisnya, saat menulis lagu ini, David Paich dan Jeff Porcaro belum pernah menginjakkan kaki di Afrika. Liriknya murni berdasarkan imajinasi dari apa yang mereka lihat di TV dan buku. Nyaris Tidak Masuk Album: "Africa" adalah lagu terakhir yang direkam untuk album Toto IV. Anggota band lain awalnya kurang menyukai lagu ini karena dianggap tidak terdengar seperti gaya musik Toto yang biasanya dan liriknya dianggap tidak masuk akal oleh beberapa personel. Riff Ikonik dalam 10 Menit: David Paich menemukan melodi dan lirik bagian chorus hanya dalam waktu sekitar 10 menit saat mencoba keyboard Yamaha CS-80 barunya. Namun, ia membutuhkan enam bulan untuk menyempurnakan lagu tersebut sebelum menunjukkannya ke band. 3. Fakta Menarik Lainnya Kesuksesan Billboard: Lagu ini berhasil mencapai peringkat di Billboard Hot 100 pada awal tahun 1983. Proses Rekaman yang Rumit: Bagian perkusi dan riff kalimba direkam secara berlapis (6 kali tumpukan) dengan ritme berbeda untuk menciptakan suara yang kaya dan etnik. Viral Kembali karena Meme dan Weezer: Lagu ini mendapatkan popularitas baru di era internet melalui meme dan kampanye penggemar di Twitter yang meminta band Weezer untuk membuat versi cover, yang akhirnya dirilis pada 2018.

About