@ilhamtammam00: Seorang Presiden tidak hanya memimpin melalui kebijakan, tetapi juga melalui cara berbicara. Ketika kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijawab dengan ungkapan seperti "emang gue pikirin", "ndasmu", atau "nye-nye-nye", yang dipertaruhkan bukan sekadar gaya komunikasi, melainkan kualitas relasi antara negara dan warga negara. Dalam teori deliberative democracy yang dikembangkan Jürgen Habermas, legitimasi kebijakan tidak hanya lahir dari kemenangan dalam pemilu, tetapi juga dari proses komunikasi yang rasional, terbuka, dan menghormati ruang kritik. Kritik bukan gangguan terhadap pemerintahan; kritik adalah bagian dari mekanisme demokrasi untuk menguji kualitas kebijakan. Di sisi lain, John Stuart Mill dalam On Liberty menegaskan bahwa membungkam atau meremehkan kritik berarti menghilangkan kesempatan untuk mengoreksi kesalahan. Bahkan ketika kritik itu keliru, proses menjawabnya dengan argumentasi tetap memperkuat demokrasi. Tidak ada kewajiban bagi Presiden untuk menyetujui semua kritik. Namun terdapat ekspektasi publik bahwa setiap kritik dijawab dengan penjelasan yang memperkaya diskursus, bukan dengan respons yang berpotensi dipersepsikan sebagai sindiran atau ejekan. Jabatan Presiden membawa konsekuensi bahwa setiap ucapan menjadi contoh bagi budaya politik dan kualitas dialog publik. Demokrasi tidak diukur dari seberapa keras pemerintah berbicara, tetapi dari seberapa besar pemerintah bersedia menjelaskan, mendengar, dan mempertanggungjawabkan kebijakannya. Sebab ketika kritik dibalas dengan argumentasi, demokrasi tumbuh. Ketika kritik dibalas dengan ejekan, yang menguat justru polarisasi. #PoliticallWill #Demokrasi #RuangPublik
Politicall.will
Region: ID
Saturday 27 June 2026 19:05:11 GMT
Music
Download
Comments
asepsaepulazis87 :
bisa kerja pasti bisa makan, tapi bisa makan belum tentu bisa kerja
2026-06-28 06:05:27
302
Alvstein :
Kalimat yang beliau lontarkan saja sebenarnya tidak pantas diucapkan oleh seseorang dengan jabatan "setinggi" itu. Dan ingat! jejak digital selalu ada, pak. At least, meskipun penyampaian dilaksanakan nonformal dan tidak baku, tetap ada batas antara “berpendapat” dan melontarkan kalimat yang tidak layak di ruang publik.
Menurut saya, mahasiswi tersebut juga tidak sepenuhnya salah. Dibanding memperbaiki akses menuju sekolah yang bahkan masih banyak tidak layak, pemerintah justru lebih fokus pada program makan gratis. Lapar memang genting, semua orang paham itu. But please, coba pahami juga konteks yang sedang dibicarakan. Jangan hanya mendengar sepenggal lalu menanggapi secara asal.
Karena akses pendidikan yang buruk juga keadaan genting. Jalan rusak, fasilitas minim, akses sekolah yang sulit — itu semua bukan masalah kecil. Pendidikan tidak cukup hanya diberi makan, tapi juga diberi jalan yang layak untuk ditempuh.
2026-06-28 09:37:38
8
Mama Azhan Store :
jd takut mau komen soalnya bnyk pendukungnya disini
2026-06-28 07:01:22
78
Dika :
Jangan cuma sekedar memberikan ikan tetapi berikanlah pancinganya,maka ketika ia lapar dihari-hari lain pasti ia tau cara menangkap ikan.
2026-06-28 08:03:34
44
helloworld :
pas di meja bawahannya bilang "kritikan dan aspirasinya akan diserap dan ditampung" 😂🗿 besoknya langsung dijawab, luar biasa fast respon 😭🗿
2026-06-28 09:06:26
7
Sri Yuliati138 :
Yang cerdas yg muda
2026-06-28 04:26:13
39
Ilham Arizaltorik :
Pak wowo menyalaaaaa
2026-06-28 09:01:36
1
mas agung :
semangat pak jendral semoga jadi presiden RI sampe Kiamat
2026-06-28 09:16:40
1
Taba ilee :
Presiden konoha kerasa masih anak kecil 😞😞
2026-06-28 08:49:01
3
lolo :
saya juga bertanya..emg ada yang lebih urgent dr isi perut?
2026-06-28 09:05:47
0
SM :
1. solusi itu urusan pemerintah, makanya pilih mentri yg punya kompetensi biar bisa menyelesaikan masalah
2. rakyat sudah berbaik hati memberikan saran dan solusi, cuma ga pernah didenger
2026-06-28 09:35:34
0
rdapun :
artinya kita masih sehat.😁💪💪💪🥰🥰🥰🇮🇩🔥🔥🔥🔥😎
2026-06-28 09:41:41
0
Elva linda :
Lanjut Bapak Presiden
2026-06-28 05:02:11
3
Fashion wich :
jawaban pa Prabowo ga pernah bener aku 🗿dngr
2026-06-28 09:13:36
0
Fathi2607 :
yang mikirin perut doang Kya ngasih makan 3 kali sehari aja. 1 kali pun blum tentu layak huhuhu
2026-06-28 05:18:13
24
SatriawatiEW :
Ketemu aja 2 orang ini yuks.. 😭😭😭 ydah gemez nih..
2026-06-28 02:10:56
14
marsya :
lo.. liat tu.. yg mau sekolah nyebrang kali, duluan nyebrangnya atau perut lapar, nyebrangnya kan... la klu hanyut trs... gimana dong nasibnya, sedangkan mau makannya baru mau makan di sekolah nunggu mbg, klu yg mau makan hanyut, gak jdi makan tu.. mbgnya,terus mana yg lebih genting tu.. menurut kalian
2026-06-28 08:26:13
0
Aan :
Tim kuning
2026-06-28 06:57:37
3
raja jarot :
klo wowok emg mau kasih makan anak gw , kasih makan anak gw 3x 1hari🤣 n
2026-06-28 09:04:25
0
haha :
almet kuning lagi perjuangin oligarky jadi gak penting soal makan anak bangsa 🗿 pemerintah pemikirannya luas kedepan bukan luas dlm lingkaran saja
2026-06-28 08:43:25
0
adalah pokoknya :
@gerindra
2026-06-28 07:29:42
0
Aananas93 :
🤣🤣🤣🤣🤣
2026-06-28 09:30:22
0
To see more videos from user @ilhamtammam00, please go to the Tikwm
homepage.