@takajason: Path of Aeons — mari kita bahas lebih dalam mengenai Path. Saya yakin, pasti sudah pada tau bahwa basis dari Path adalah "filosofi", seperti apa yang dijelaskan dalam Data Bank. Lantas, mengapa tidak semua filosofi menjadi sebuah Path? Misal, kesedihan, atau moralitas, atau kehidupan, atau apapun itu yang bersifat filosofis. Sebelumnya, kita harus bahas dulu, bagaimana sebuah konseps filosofis menjadi sebuah Path. Yaitu, ketika suatu entitas memiliki pemikiran filosofi yang sangat besar/kuat atau anggap saja "Willpower", suatu keinginan yang sangat kuat atau obsesi terhadap suatu filosofis; sehingga hal tersebut akan menjadi katalis kenaikan sebuah Path dan Aeon. Perlu diketahui, Path terlebih dahulu eksis sebelum Aeon. Kita ambil contoh pemikiran filosfis yang obsesif: Tayzzyronth — yang secara obsesif terus bereproduksi dan melahirkan banyak sekali spesiesnya dalam sekejap. Yang itu memicu adanya konsep filosofis yang kuat. Namun, terbukti, bahwa hal tersebut tidak mencukupi suatu Path untuk naik. Akan tetapi, ketika Tayzzyronth mengambil bagian dari Path Permanence, dalam proses "pengambilan" tersebut, Path Propagation muncul dan akhirnya memicu kenaikan Tayzzyronth ke ranah Aeonhood. Sehingga, setidaknya di sini kita menemukan 2 hal yang memicu kenaikan sebuah Path dan Aeon. Namun, kita tidak bisa mengambil kesimpulan bahwa bukti ke-2 merupakan pemicu kenaikan Tayzzyronth, karena kita perlu tau, bahwa "jika B terjadi setelah A, bukan berarti B terjadi karena A", karena itu merupakan kecacatan dalam logika—ego hoc propter hoc. Karena itu, saya menarik kesimpulan yang lebih logis—"divinity". Kita tarik balik ke Patch terdahulu dalam misi Trailblaze Companion dengan Ruan Mei dan Patch 2.6 ketika Ruan Mei menjadi sosok yang tidak diundang. Dari sini, kita akan memahami sedikit esensi dari sifat Aeonic, "ilahi"/"divine". Ketika Ruan Mei sedang meneliti konsep Propagation di dalam laboratoriumnya, ia menemukan hal yang unik—Aeon merupakan "divine entity", atau entitas ilahi, dan turunan dari Aeon: Emanator, juga merupakan entitas ilahi. Suatu hal yang menarik adalah, sifat keilahian merupakan oposisi dari konsep "emosi", seperti halnya cinta; yang menjelaskan mengapa Scarabaz tidak dapat diciptakan oleh Ruan Mei, karena ciptaannya memiliki emosi. Hal ini juga didukung ketika awal mula penciptaan Simulated Universe, di mana Ruan Mei menggunakan energi dari Path untuk merealisasikan Aeons dan Paths ke dalam Simulated Universe, dan itu terbukti berhasil, bahwa setiap Aeon dan Path merupakan Aeon dan Path yang benar-benar sama, alias 1:1 dari yang asli. Ini didukung lagi oleh Herta, "untuk apa kita melakukan eksperimen ini jika tidak dapat merealisasikan MEREKA?". Ditambah, setiap Aeon juga benar-benar merepresentasikan yang asli. IX yang bahkan membuat teks dalam Simulated Universe menjadi tiada alias ⬜⬜⬜, Aha yang menyadari dirinya dalam Simulated Universe, membahas pikiran atau memori Patavia Adler Sommervile (higher-dimensional) walau gagal, kerusakan yang terjadi di saat Polka Kakamond di dalam Simulated Universe melakukan hacking, kerusakan nyata yang akan terjadi terhadap Simulated Universe apabila Irontomb lahir, memprediksi masa depan melalui Eden Blessed of Insight, merealisasikan sejarah aktual dalam Simulated Universe, dan sebagainya. Sehingga setidaknya, kita bisa menarik kesimpulan, bahwa "kemungkinan", kenaikan sebuah Path dapat terjadi apabila suatu entitas memiliki sifat "divinity" dan juga pemikiran filosofis yang kuat. Q: "Kok bisa ambil kesimpulan seperti itu?" A: "Simple, let me explain it all." Masuk ke pembahasan Imaginary yang sudah ku bahas sebelumnya — World of Ideas, or you can say a Platonic World. Untuk detailnya ke sana aja. #HonkaiStarRail #hsr #cyrene #TakaJason #hsrcreators

TakaJason | Vortigern |
TakaJason | Vortigern |
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 28 June 2026 05:19:25 GMT
3208
228
9
6

Music

Download

Comments

yae_yurikonpc
Aeon_IX_ Path_Nihility :
tidur
2026-06-28 11:12:25
2
kusanagiryou_
kusanagi ryu :
apakah makhluk fana bisa naik untuk jadi aeon, seperti yg di bilang jingliu ke ruan mei
2026-06-28 23:34:07
1
takajason
TakaJason | Vortigern | :
Ga muat: Intinya, setiap ide yang ada, akan membentuk sebuah bayangan atau physical structure di mortal realm/dunia. Yang mana ide membentuk segalanya dan menjadi sumber segalanya, menjadi sebuah konsep yang mendasari berbagai objek. Namun, ide tersebut independen dari dunia dan objek yang direpresentasikannya, sehingga inilah yang dikatakan oleh Plato sebagai World of Ideas. Sehingga di sini, kita bisa menarik kesimpulan, bahwa ketika ada ide filosofis yang kuat, maka hal tersebut terealisasi melalui World of Ideas (which is Imaginary) dan membentuk apa yang kita sebut "Path".
2026-06-28 05:20:25
1
satanick_.v
Satanick :v :
Aha menyadari dirinya berada di dalam simulate universe. Aha: Tempat macam apa ini?
2026-06-28 16:05:37
1
To see more videos from user @takajason, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About