@binhanmaymanhon: Xịt thơm phòng khử mùi ẩm mốc lưu hương lâu

.
.
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 28 June 2026 10:18:43 GMT
1
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @binhanmaymanhon, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya mengancam permukiman dan kesehatan manusia. Satwa liar yang hidup di sekitar kawasan terdampak juga ikut merasakan dampaknya. Seekor orangutan jantan dewasa ditemukan dalam kondisi lemas hingga tidak sadarkan diri di sekitar perkebunan sawit warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, (Kalbar), pada Minggu (30/8/2026). Orangutan tersebut kemudian diberi nama Sampurna. Saat ditemukan, tidak terlihat luka terbuka maupun luka bakar pada tubuhnya. Namun, kondisinya cukup mengkhawatirkan dan diduga berkaitan dengan paparan asap karhutla yang mengepung kawasan tersebut selama beberapa hari. Sampurna pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Mendapat laporan itu, tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) langsung bergerak menuju lokasi. Staf SKW I Ketapang BKSDA Kalimantan Barat, Sarbandi, mengatakan tim mendapati Sampurna dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri. “Pagi tadi kami menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan orangutan di sekitar perkebunan. Kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan dan menemukan orangutan tersebut dalam kondisi lemas,” kata Sarbandi. Menurut Sarbandi, Sampurna diduga keluar dari habitatnya karena kondisi kawasan yang terdampak karhutla. Satwa tersebut kemudian ditemukan berada di sekitar perkebunan warga. Proses penyelamatan dilakukan dalam kondisi yang cukup sulit. Asap masih terlihat tebal di sekitar lokasi, sementara sehari sebelumnya kebakaran terjadi cukup parah di kawasan tersebut.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya mengancam permukiman dan kesehatan manusia. Satwa liar yang hidup di sekitar kawasan terdampak juga ikut merasakan dampaknya. Seekor orangutan jantan dewasa ditemukan dalam kondisi lemas hingga tidak sadarkan diri di sekitar perkebunan sawit warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, (Kalbar), pada Minggu (30/8/2026). Orangutan tersebut kemudian diberi nama Sampurna. Saat ditemukan, tidak terlihat luka terbuka maupun luka bakar pada tubuhnya. Namun, kondisinya cukup mengkhawatirkan dan diduga berkaitan dengan paparan asap karhutla yang mengepung kawasan tersebut selama beberapa hari. Sampurna pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 06.00 WIB. Mendapat laporan itu, tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) langsung bergerak menuju lokasi. Staf SKW I Ketapang BKSDA Kalimantan Barat, Sarbandi, mengatakan tim mendapati Sampurna dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri. “Pagi tadi kami menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan orangutan di sekitar perkebunan. Kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan dan menemukan orangutan tersebut dalam kondisi lemas,” kata Sarbandi. Menurut Sarbandi, Sampurna diduga keluar dari habitatnya karena kondisi kawasan yang terdampak karhutla. Satwa tersebut kemudian ditemukan berada di sekitar perkebunan warga. Proses penyelamatan dilakukan dalam kondisi yang cukup sulit. Asap masih terlihat tebal di sekitar lokasi, sementara sehari sebelumnya kebakaran terjadi cukup parah di kawasan tersebut.

About