@trung.teamphuoclay: my younger brother and I @a tên beo #fyp #trending

Trung ( team Phước Lầy )
Trung ( team Phước Lầy )
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 28 June 2026 11:36:26 GMT
109919
1380
43
26

Music

Download

Comments

cim.tn
~ 𐙚 kt 𐙚~ :
ủa sao ông trung hog thay đổi gì hết v
2026-07-09 15:57:14
1
vtny952010
Ngọc Yến :
nhìn 2 ảnh thấy cưng 😳
2026-06-28 17:47:28
2
cu16027
🐜 :
Hát thì không hát
2026-06-28 11:54:03
0
leon.tapedit
LEON (레온) 🎬☘️ :
ủa anh em ruột hả anh
2026-06-30 06:22:05
0
ptcl2764
Ly Ly :
Ae ruột à
2026-06-28 14:53:12
0
tieuvykento1993
Tiểu vy :
Dữ à😂
2026-06-28 11:49:10
0
at5527
nguyen ngoc :
gu tui ông trung á trời đẹp trai
2026-06-28 18:25:33
1
lucnang_lucmua64
🐣 :
2026-06-28 11:42:03
0
thu.l9350
Thuý Thuý :
2 ae có nụ cười rata duyên
2026-07-06 02:32:07
0
mzlins3
Sushi thơm ngon :
Anh ơi tám beo nhỏ tuổi hơn anh đúng không
2026-07-01 05:48:08
0
qingbaby06
Quỳnh Thỏ 🐰 :
Gu tao hết đó
2026-06-28 12:21:16
0
thng.v4957
thống võ :
beo nhỏ tủi hơn anh hả
2026-06-28 14:38:31
1
banh_bao2911
Nào có ngiu đổi tên🏳️‍🌈 :
Ai cũng đẹp🥰🥰🥰
2026-06-29 05:12:13
0
quoclyhoang4
Quốc :
2026-06-28 15:46:07
0
phi_ling
FiLing :
Mình xin ảnh đầu
2026-06-28 16:20:01
0
v.t.t18_5
Vothinh :
Anh tấn beo 2k mấy
2026-06-30 11:05:48
0
trtrng397
𝙉𝙜𝙪𝙮ễ𝙣𝙏𝙧ọ𝙣𝙜 :
a tấn beo nhiêu tuổi r a trung
2026-06-29 02:44:40
0
kimtuyen5975
Như 67AG :
🥰🥰
2026-06-28 14:12:42
0
7th12.208
7th12.208 :
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-28 11:42:21
0
To see more videos from user @trung.teamphuoclay, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV 8 | Pintu balkon tertutup perlahan di belakang kalian, Keheningan langsung mengambil alih. Hanya suara angin malam yang sesekali berembus pelan, membuat ujung gaunmu ikut bergoyang. Danen berjalan lebih dulu hingga berhenti di dekat pagar balkon, ia tidak langsung berbicara. Beberapa detik hanya berlalu dalam diam, lalu perlahan, ia menoleh, tatapannya jatuh padamu dari ujung kepala hingga kaki. Sangat lama sampai membuatmu merasa tidak nyaman, sudut bibirnya perlahan terangkat.
POV 8 | Pintu balkon tertutup perlahan di belakang kalian, Keheningan langsung mengambil alih. Hanya suara angin malam yang sesekali berembus pelan, membuat ujung gaunmu ikut bergoyang. Danen berjalan lebih dulu hingga berhenti di dekat pagar balkon, ia tidak langsung berbicara. Beberapa detik hanya berlalu dalam diam, lalu perlahan, ia menoleh, tatapannya jatuh padamu dari ujung kepala hingga kaki. Sangat lama sampai membuatmu merasa tidak nyaman, sudut bibirnya perlahan terangkat. "Cantik." Kamu tidak menjawab, Danen terkekeh pelan. "Serius." "Gaun itu cocok di badan lo." "Kayanya lo jauh lebih cantik dibanding terakhir kali gue liat." "Aku ga butuh pujian dari kamu." Danen mengangguk pelan. "Gue tau." "Tapi pujian tetsp pujian." "Kenyataan ga berubah cuma karena lo gak suka sama yang ngomong." Kamu mengalihkan pandangan. "Aku ke sini bukan buat ngobrol sama kamu." "Sayang." Jawabnya santai. "Padahal gue lumayan kangen." Kalimat itu membuatmu langsung menatap tajam ke arahnya. "Jangan panggil aku kayak gitu." Danen tersenyum tipis. "Kenapa?" "Dulu lo suka." "Dulu." Tekanmu. Tatapan Danen tidak bergeser sedikit pun dari wajahmu, lalu perlahan berjalan mendekat ke arahmu. "Ternyata lo emang berubah." Danen menatapmu beberapa saat tanpa berkedip, lalu ia mengangkat tangannya. Jemarinya menyentuh pelan sehelai rambutyang tertiup angin dan menyelipkannya ke belakang telingamu. Kamu menepis tangannya. "Cukup." Suaramu bergetar, namun penuh penekanan. "Jangan sentuh aku." Danen hanya melihat tangannya yang baru saja kamu tepis, sudut bibirnya kembali terangkat. Kamu menatapnya dengan mata yang mulai memerah. "Aku benci sama kamu." Hening. "Aku benci semua yang ada di diri kamu." "Kamu manipulatif, munafik, di depan semua orang kamu pura-pura jadi orang baik." "Seolah-olah kamu sempurna." Danen tidak menyela sedikit pun, ia membiarkanmu menyelesaikan setiap kalimat. Baru setelah kamu terdiam, ia mengembuskan nafas pelan. "Manipulatif?" Danen mengangguk kecil. "Bisa jadi." "Tapi lucu." Tatapannya kembali bertemu dengan matamu. "Lo ngomong seolah-olah lo tau semua tentang hidup gue." Kamu terdiam, Danen melangkah satu langkah mendekat. "Padahal lo ga pernah tau sepenuhnya." Kalimatnya menggantung beberapa detik, sorot matanya semakin dingin. "Dan mungkin lo juga ga tau kehidupan asli keluarga lo." Sudut bibirnya kembali terangkat tipis, kalimat itu membuatmu spontan mengernyit. "Maksudnya?" Danen tidak langsung menjawab, justru memandang ke arah gemerlap lampu kota yang terlihat dari balkon. Angin malam kembali berembus pelan, membawa keheningan yang terasa semakin menyesakkan. Beberapa detik kemudian, ia terkekeh lirih. "Lo tau kenapa gue selalu bilang lo terlalu gampang percaya sama orang?" Kamu tetap diam, tatapanmu tak lepas darinya. Karena kamu tau, setiap kalimat yang keluar dari mulut pria itu tidak pernah benar-benar tanpa tujuan. Danen akhirnya kembali menoleh. "Dulu lo selalu percaya sama gue." "Sebelum tau gimana gue sebenernya." "Lo cuma tau apa yang gue kasih liat." Kamu mengepalkan tangan. "Itu beda." "Oh ya?" Danen tersenyum tipis. "Emang bedanya di mana? Karena sekarang pelakunya bukan gue?" Nafasmu mulai terasa tidak beraturan. "Aku ga bakal percaya sama omongan kamu." Danen mengangguk pelan. "Bagus." Ia memasukkan kedua tangannya ke saku celana, tatapannya tetap lurus ke arahmu. "Gue juga ga nyuruh lo percaya, tapi satu hal yang harus lo inget." Suaranya terdengar rendah. "Kebenaran punya caranya sendiri buat muncul." Danen tersenyum tipis. "Mungkin gue cuma dateng lebih dulu daripada kenyataannya." Keningmu semakin berkerut, Danen menggeleng pelan. "Gue udah nanem benih keraguan di diri lo, selanjutnya lo sendiri yg bakal nerusin sayang." Ia melangkah mundur satu langkah, tatapannya mengunci matamu. #seonghyeon #keonho #pov #foryoupagee

About