@hvz_m.edw: : juhoon kim. #juhoon #fyp id:me

ha vy
ha vy
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 28 June 2026 11:50:38 GMT
1887
446
26
19

Music

Download

Comments

by_.chip
𝘽𝙮. :
hăi
2026-06-28 14:15:23
2
maythangquantut
mua dong paris. :
nhac chat nha bro
2026-06-28 12:03:48
1
vhawzng_
vii. :
xuhuong
2026-06-29 00:46:22
0
ng.hvy23
vyy :
mẹ ơi con nổi tiếng rồi,con dc 3 tỉ phô lô trên tít tót rồi🥰
2026-06-28 14:35:32
1
maythangquantut
mua dong paris. :
id âi đấy nhs cre nhắ bro 😤
2026-06-28 12:04:09
1
maythangquantut
mua dong paris. :
khệnh lăm
2026-06-28 12:04:19
1
immacoer1
immacoer :
xh nhaa bà
2026-06-28 13:16:08
2
by_.chip
𝘽𝙮. :
@TikTok @tiktok creators
2026-06-28 14:15:41
2
rbycte
Sơn Hoàng :
@TikTok 😁
2026-06-28 14:09:39
2
To see more videos from user @hvz_m.edw, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jangan mencari seseorang yang hanya terpikat oleh cahaya dalam dirimu. Karena cahaya, seindah apa pun, suatu hari bisa meredup. Wajah akan menua, tawa tak selalu terdengar, dan hidup tidak selamanya dipenuhi keberuntungan. Carilah seseorang yang tetap memilih duduk di sampingmu ketika dunia sedang memunggungimu. Seseorang yang tidak hanya mencintai musim bungamu, tetapi juga bersedia berjalan melewati musim gugurmu. Sebab hidup bukan tentang menjadi indah setiap saat. Ada hari-hari ketika kita kehilangan arah. Ada malam-malam ketika dada terasa sesak oleh luka yang tak bisa dijelaskan. Ada masa ketika kita menjadi begitu rapuh, hingga bahkan senyum pun terasa berat untuk dipertahankan. Pada saat itulah cinta diuji. Karena mengagumi kelebihan adalah hal yang mudah. Semua orang bisa datang ketika hidupmu sedang baik-baik saja. Semua orang bisa memuji ketika kamu terlihat kuat. Semua orang bisa mengatakan sayang ketika kamu mampu memberikan kebahagiaan. Namun, tidak semua orang mampu tinggal ketika melihatmu hancur. Tidak semua orang sanggup memelukmu saat air matamu jatuh tanpa suara. Tidak semua orang mampu menerima dirimu yang penuh kekurangan, penuh luka, dan penuh ketidaksempurnaan. Maka, jika Tuhan suatu hari menghadirkan seseorang yang mencintai rapuhmu, jangan terburu-buru melepaskannya. Karena orang seperti itu adalah karunia. Ia akan menjadi tempat pulang ketika dunia terasa terlalu bising. Ia akan menjadi tangan yang menggenggam ketika langkahmu mulai goyah. Ia akan menjadi pelukan yang menenangkan saat kepalamu dipenuhi kecemasan. Dan ia akan tetap memandangmu sebagai anugerah, bahkan ketika kamu merasa tidak berharga. Pasangan sejati bukanlah seseorang yang tak pernah melihat aibmu. Justru ia adalah orang yang mengetahui luka, kekurangan, dan sisi gelapmu, namun memilih untuk menjaganya dengan kasih. Ia tidak menjadikan kekuranganmu sebagai bahan cerita. Tidak mengungkit kesalahanmu saat marah. Tidak mempermalukanmu di hadapan dunia. Karena cinta yang dewasa tidak sibuk membuka aib orang yang dicintainya, melainkan sibuk menjaga kehormatannya. Bukankah Tuhan sendiri menutupi begitu banyak kekurangan hamba-Nya? Lalu mengapa kita mencari pasangan yang gemar menghitung salah kita, tetapi lupa mensyukuri keberadaan kita? Carilah seseorang yang ketika melihatmu tertidur, diam-diam mengucap syukur kepada langit. Seseorang yang setelah pertengkaran panjang masih berkata dalam hatinya,
Jangan mencari seseorang yang hanya terpikat oleh cahaya dalam dirimu. Karena cahaya, seindah apa pun, suatu hari bisa meredup. Wajah akan menua, tawa tak selalu terdengar, dan hidup tidak selamanya dipenuhi keberuntungan. Carilah seseorang yang tetap memilih duduk di sampingmu ketika dunia sedang memunggungimu. Seseorang yang tidak hanya mencintai musim bungamu, tetapi juga bersedia berjalan melewati musim gugurmu. Sebab hidup bukan tentang menjadi indah setiap saat. Ada hari-hari ketika kita kehilangan arah. Ada malam-malam ketika dada terasa sesak oleh luka yang tak bisa dijelaskan. Ada masa ketika kita menjadi begitu rapuh, hingga bahkan senyum pun terasa berat untuk dipertahankan. Pada saat itulah cinta diuji. Karena mengagumi kelebihan adalah hal yang mudah. Semua orang bisa datang ketika hidupmu sedang baik-baik saja. Semua orang bisa memuji ketika kamu terlihat kuat. Semua orang bisa mengatakan sayang ketika kamu mampu memberikan kebahagiaan. Namun, tidak semua orang mampu tinggal ketika melihatmu hancur. Tidak semua orang sanggup memelukmu saat air matamu jatuh tanpa suara. Tidak semua orang mampu menerima dirimu yang penuh kekurangan, penuh luka, dan penuh ketidaksempurnaan. Maka, jika Tuhan suatu hari menghadirkan seseorang yang mencintai rapuhmu, jangan terburu-buru melepaskannya. Karena orang seperti itu adalah karunia. Ia akan menjadi tempat pulang ketika dunia terasa terlalu bising. Ia akan menjadi tangan yang menggenggam ketika langkahmu mulai goyah. Ia akan menjadi pelukan yang menenangkan saat kepalamu dipenuhi kecemasan. Dan ia akan tetap memandangmu sebagai anugerah, bahkan ketika kamu merasa tidak berharga. Pasangan sejati bukanlah seseorang yang tak pernah melihat aibmu. Justru ia adalah orang yang mengetahui luka, kekurangan, dan sisi gelapmu, namun memilih untuk menjaganya dengan kasih. Ia tidak menjadikan kekuranganmu sebagai bahan cerita. Tidak mengungkit kesalahanmu saat marah. Tidak mempermalukanmu di hadapan dunia. Karena cinta yang dewasa tidak sibuk membuka aib orang yang dicintainya, melainkan sibuk menjaga kehormatannya. Bukankah Tuhan sendiri menutupi begitu banyak kekurangan hamba-Nya? Lalu mengapa kita mencari pasangan yang gemar menghitung salah kita, tetapi lupa mensyukuri keberadaan kita? Carilah seseorang yang ketika melihatmu tertidur, diam-diam mengucap syukur kepada langit. Seseorang yang setelah pertengkaran panjang masih berkata dalam hatinya, "Ya Allah, terima kasih karena Engkau masih menitipkan dia dalam hidupku." Seseorang yang tak hanya mencintaimu saat kamu mudah dicintai. Tetapi juga saat kamu keras kepala, saat emosimu berantakan, saat duniamu sedang runtuh, dan saat kamu tak memiliki apa-apa selain air mata dan doa. Karena sejatinya, pernikahan bukan pertemuan dua manusia sempurna. Ia adalah pertemuan dua jiwa yang sama-sama rapuh, lalu belajar saling menguatkan menuju ridha-Nya. Dua orang yang saling menggenggam ketika ujian datang. Dua orang yang saling mengingatkan ketika iman melemah. Dua orang yang sama-sama sadar bahwa cinta manusia bisa berubah, tetapi cinta yang dijaga karena Allah akan selalu menemukan jalan untuk bertahan. Maka, jika hari ini kamu masih mencari seseorang untuk menemani hidupmu, jangan hanya meminta pasangan yang tampan, cantik, mapan, atau sempurna di mata manusia. Berdoalah agar Tuhan mengirimkan seseorang yang mampu menerima segala rapuhmu. Seseorang yang menenangkan resahmu. Menutup aibmu. Menguatkan imanmu. Dan setiap hari tetap bersyukur karena memilikimu. Sebab pada akhirnya, rumah terindah bukanlah tempat yang dipenuhi kemewahan. Melainkan hati seseorang yang tetap berkata, "Aku memilihmu, bahkan ketika dunia melihatmu biasa saja. Aku tetap tinggal, bahkan ketika kamu sedang rapuh. Dan aku bersyukur kepada Allah karena dipertemukan denganmu." Karena cinta yang paling indah bukanlah ketika seseorang kagum pada indahmu. Tetapi ketika ia tetap mencintaimu, bahkan setelah melihat seluruh rapuhmu. #xyzbca #fyp #gusbaha #TulisanHati #mantoman

About