Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@neyalliaaa:
neya
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 28 June 2026 13:25:14 GMT
666
43
4
3
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.62MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.62MB
)
Watermark .mp4 (
0.62MB
)
Music .mp3
Comments
kendzioo_ :
hm
2026-06-28 13:42:28
0
Gataucape76 :
Lagi di Leles kahh
2026-06-28 14:39:49
0
To see more videos from user @neyalliaaa, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju
#flypシ
duo apaan nii... w/@yuangdam ib: @ナオミ cr :@jennrubyjane #GenshinImpact #arlecchino #hutao #jj
A specific episode of the popular animated series "Bantul the Great," released in 2011, featuring Bantul explaining why "leaves are green," became an immortal viral meme a decade later. In the clip, Bantul provides a series of overly simplistic, weirdly scientific, yet hilariously logical explanations in his signature deep, mechanical voice. This peculiar delivery, combined with the nostalgia of the classic Bangladeshi/West Bengali superhero, struck netizens as pure comedy gold. The snippet is now widely used in memes and satirical remixes to mock anyone who tries to explain a very obvious or simple fact with unnecessary seriousness or bizarre logic. The "Green Leaves" clip has successfully transitioned from a childhood favorite to a timeless staple of digital pop culture, representing the perfect blend of nostalgia and internet irony. . . . #oldmemes #bdmemes #fypシ゚ #viralvideoシ #nostalgia
The kittens are at it again dancing in the alley but this time granny is stopping by to say hi. @LE SSERAFIM #boompala #kittens #cute #lesserafim #catover
Ce coup franc de Messi est vraiment étrange #football #foot #coupedumonde #argentine #messi
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy