@explainedbyraven3: scary urban legends story #analoghorror #tiktokgrowthchallenge #horrortok #scary #urbanlegend

ExplainedByRaven
ExplainedByRaven
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 28 June 2026 21:08:46 GMT
55041
992
25
43

Music

Download

Comments

_deadly.ursidae_
Panzer / Ursi | 🍝🌍 | 💭🏝 :
That's actually just a mask... and she's just doing it for content and fame
2026-07-29 21:49:27
1
aylinvillacres
aylinvillacres :
🥺😂😂😏😏😅😌😌😬😊
2026-07-04 22:14:45
1
elnaz1205
𝐸𝓁𝓃𝒶𝓏 :
بسم الله الرحمن الرحیم
2026-07-11 11:11:26
3
ahmadchahed6
Ahmad chahed :
لالا لالا لالا لالا 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😃
2026-07-01 19:18:24
1
deaftalha5138
@deaftalha786 🇵🇰👑☠️✌️🏃 :
😂😂😂
2026-06-29 05:24:22
2
reinon.cordeiro
Reinaldo Cordeiro :
😱😱😱😱😱😱😧😧😧😧
2026-07-20 18:29:32
1
alessia.morea
𝕬𝖑𝖊𝖘𝖘𝖎𝖆🖤 :
😳😳😳
2026-07-05 08:32:57
0
th.tuyt.nhung.h6
Thị Tuyết Nhung Hồ :
😅😅😅
2026-07-04 14:35:13
0
htet.wai.aung897
Htet Wai Aung :
😳😳😳
2026-06-30 06:59:55
0
gi.wei
Gi Wei :
🫠🫠🫠
2026-07-16 13:57:12
1
accessoires.lili5
Lily Rose 🌺 :
😂😂😂
2026-06-29 13:18:42
0
bintou4790
bintou :
😳😳😳
2026-06-30 17:33:54
0
htet.wai.aung897
Htet Wai Aung :
🥰🥰🥰
2026-06-30 07:00:24
0
htet.wai.aung897
Htet Wai Aung :
😳😳😳
2026-06-30 07:00:09
0
htet.wai.aung897
Htet Wai Aung :
🥰🥰🥰
2026-06-30 07:00:05
0
akhmarudin22
p :
🥰🥰🥰
2026-06-30 23:44:07
0
tamouatt5
Aideeen :
😂😂😂
2026-06-29 15:00:31
0
yuliana_esquivel1
k.A.L.E.X.I🙂‍↕️ :
😂😂😂
2026-08-06 03:10:15
0
accessoires.lili5
Lily Rose 🌺 :
🥰🥰🥰
2026-06-29 13:18:33
0
user5073909452053
บล :
😂😂😂
2026-06-29 12:27:32
0
mavie19g02
🖤🥺 :
😳😳😳
2026-06-30 19:20:20
0
nurul.shazuani
nurul :
💗💗💗
2026-06-28 22:12:22
0
fxluiza332
@nne_17@_Č_Ł.$&11🥰😍❣️💗 :
😱😱😱
2026-06-28 22:48:25
0
To see more videos from user @explainedbyraven3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pascabanjir Dahsyat, Danau Raksasa Terbentuk di Lembah Himalaya Lebih dari 350 orang meninggal dunia, dan 1300 orang lainnya dilaporkan masih hilang akibat bencana banjir bandang yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet, China pada hari Rabu 26 Agustus 2026 kemarin. Bencana mengerikan ini telah menyapu seluruh insfrastruktur di lembah Himalaya hingga menjadikannya sebagai bencana terbesar dalam sejarah Nepal. Di balik duka dan puing-puing yang belum sempat dibersihkan, kawasan perbatasan Nepal dan China kini kembali dicekam oleh ancaman baru yang tak kalah mematikan. Sebuah danau bendungan raksasa terbentuk secara alami akibat material longsor yang membendung pertemuan Sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo. Danau ini sekarang berdiri bagaikan bom waktu di ketinggian Himalaya dengan volume air mencapai dua juta meter kubik. Situasinya kian mencekam tatkala para ahli memperkirakan tambahan tiga juta meter kubik air akan terus mengalir dalam 72 jam ke depan. Hal ini meningkatkan risiko jebol yang berada di ambang batas kritis. Otoritas kedua negara kini bergerak cepat di tengah medan yang sulit. Tim pemantau dan ahli hidrologi dari China dan Nepal terus berjibaku siang dan malam, melakukan simulasi banjir secara maraton untuk memetakan jalur kehancuran jika bendungan alami itu runtuh. Di lapangan, aparat keamanan memperketat barikade, menutup akses jalan raya utama, dan memaksa warga yang bertahan di zona merah untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. (*/mon)
Pascabanjir Dahsyat, Danau Raksasa Terbentuk di Lembah Himalaya Lebih dari 350 orang meninggal dunia, dan 1300 orang lainnya dilaporkan masih hilang akibat bencana banjir bandang yang menerjang kawasan perbatasan Nepal dan Tibet, China pada hari Rabu 26 Agustus 2026 kemarin. Bencana mengerikan ini telah menyapu seluruh insfrastruktur di lembah Himalaya hingga menjadikannya sebagai bencana terbesar dalam sejarah Nepal. Di balik duka dan puing-puing yang belum sempat dibersihkan, kawasan perbatasan Nepal dan China kini kembali dicekam oleh ancaman baru yang tak kalah mematikan. Sebuah danau bendungan raksasa terbentuk secara alami akibat material longsor yang membendung pertemuan Sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo. Danau ini sekarang berdiri bagaikan bom waktu di ketinggian Himalaya dengan volume air mencapai dua juta meter kubik. Situasinya kian mencekam tatkala para ahli memperkirakan tambahan tiga juta meter kubik air akan terus mengalir dalam 72 jam ke depan. Hal ini meningkatkan risiko jebol yang berada di ambang batas kritis. Otoritas kedua negara kini bergerak cepat di tengah medan yang sulit. Tim pemantau dan ahli hidrologi dari China dan Nepal terus berjibaku siang dan malam, melakukan simulasi banjir secara maraton untuk memetakan jalur kehancuran jika bendungan alami itu runtuh. Di lapangan, aparat keamanan memperketat barikade, menutup akses jalan raya utama, dan memaksa warga yang bertahan di zona merah untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. (*/mon)

About