"Barang siapa yang ketika pagi dan sore mengucapkan: حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ Hasbiyallahu laa ilaaha illaa huwa, 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim sebanyak tujuh kali, maka Allah akan mencukupkan baginya segala sesuatu yang menjadi kegelisahannya." (HR. Abu Dawud) Riwayat ini pernah disampaikan dalam kajian Ustadz Khalid Basalamah hafizhahullah. Namun perlu diketahui bahwa para ulama berbeda pendapat tentang status riwayat yang dinisbatkan langsung kepada Nabi ﷺ: 1. Syaikh Al-Albani menilai riwayat marfu' (yang disandarkan kepada Nabi ﷺ) sebagai dhaif, bahkan beliau menganggapnya tidak sahih. 2. Riwayat tersebut tsabit dari Abu Darda radhiyallahu 'anhu sebagai riwayat mauquf (perkataan sahabat) dengan sanad yang dinilai baik oleh sejumlah ulama. 3. Sebagian ulama menjelaskan bahwa perkara seperti ini tidak mungkin diucapkan berdasarkan ra'yu (akal semata), sehingga riwayat tersebut memiliki hukum marfu', yaitu dihukumi berasal dari Nabi ﷺ. 4. Oleh karena itu, banyak ulama tetap mencantumkan dan mengamalkan dzikir ini dalam rangkaian dzikir pagi dan petang. Wallahu a'lam bish-shawab. #DzikirPagiPetang #Hasbiyallah #Tawakal #Sunnah #IlmuHadits - @daionlineofficial"/> "Barang siapa yang ketika pagi dan sore mengucapkan: حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ Hasbiyallahu laa ilaaha illaa huwa, 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim sebanyak tujuh kali, maka Allah akan mencukupkan baginya segala sesuatu yang menjadi kegelisahannya." (HR. Abu Dawud) Riwayat ini pernah disampaikan dalam kajian Ustadz Khalid Basalamah hafizhahullah. Namun perlu diketahui bahwa para ulama berbeda pendapat tentang status riwayat yang dinisbatkan langsung kepada Nabi ﷺ: 1. Syaikh Al-Albani menilai riwayat marfu' (yang disandarkan kepada Nabi ﷺ) sebagai dhaif, bahkan beliau menganggapnya tidak sahih. 2. Riwayat tersebut tsabit dari Abu Darda radhiyallahu 'anhu sebagai riwayat mauquf (perkataan sahabat) dengan sanad yang dinilai baik oleh sejumlah ulama. 3. Sebagian ulama menjelaskan bahwa perkara seperti ini tidak mungkin diucapkan berdasarkan ra'yu (akal semata), sehingga riwayat tersebut memiliki hukum marfu', yaitu dihukumi berasal dari Nabi ﷺ. 4. Oleh karena itu, banyak ulama tetap mencantumkan dan mengamalkan dzikir ini dalam rangkaian dzikir pagi dan petang. Wallahu a'lam bish-shawab. #DzikirPagiPetang #Hasbiyallah #Tawakal #Sunnah #IlmuHadits - @daionlineofficial - Tikwm"/> "Barang siapa yang ketika pagi dan sore mengucapkan: حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ Hasbiyallahu laa ilaaha illaa huwa, 'alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim sebanyak tujuh kali, maka Allah akan mencukupkan baginya segala sesuatu yang menjadi kegelisahannya." (HR. Abu Dawud) Riwayat ini pernah disampaikan dalam kajian Ustadz Khalid Basalamah hafizhahullah. Namun perlu diketahui bahwa para ulama berbeda pendapat tentang status riwayat yang dinisbatkan langsung kepada Nabi ﷺ: 1. Syaikh Al-Albani menilai riwayat marfu' (yang disandarkan kepada Nabi ﷺ) sebagai dhaif, bahkan beliau menganggapnya tidak sahih. 2. Riwayat tersebut tsabit dari Abu Darda radhiyallahu 'anhu sebagai riwayat mauquf (perkataan sahabat) dengan sanad yang dinilai baik oleh sejumlah ulama. 3. Sebagian ulama menjelaskan bahwa perkara seperti ini tidak mungkin diucapkan berdasarkan ra'yu (akal semata), sehingga riwayat tersebut memiliki hukum marfu', yaitu dihukumi berasal dari Nabi ﷺ. 4. Oleh karena itu, banyak ulama tetap mencantumkan dan mengamalkan dzikir ini dalam rangkaian dzikir pagi dan petang. Wallahu a'lam bish-shawab. #DzikirPagiPetang #Hasbiyallah #Tawakal #Sunnah #IlmuHadits - @daionlineofficial"/>