@nuurlathiefa:

Lathiefa✨
Lathiefa✨
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 29 June 2026 08:42:42 GMT
87355
1378
72
1998

Music

Download

Comments

insani1935
INSANI :
Aamiin yaa rabbal Alamiin
2026-07-07 13:25:45
3
deyintanyotolembah
Dy :
aamin yra
2026-08-07 13:39:46
0
ariestas2
Ariesta Sirait Rista :
2026-08-07 01:42:55
0
sri..wulanratnawat
sri. wulanratnawati :
aamiin ya robbal alamiin
2026-08-10 05:20:29
0
yetinur65
Yeti Nurhayati :
Aamiin yra
2026-08-08 08:03:19
0
nila_tea
Mmh Fany :
Aamiiin ya Alloh 🤲🙏
2026-08-04 15:32:28
0
srimawati680
Sri mawati :
Aamiin yarobal alamiin🤲🤲
2026-07-11 08:42:10
1
wa.nina3
Wa Nina :
Aamiin Ya Rabbal Allamiin...🤲🤲🤲
2026-06-29 17:19:38
0
mamahsri.khalista
mamahsri.khalista :
Aamiin Ya roball alamiin
2026-06-29 18:39:24
1
ayuhan_celine
camaline :
doa yang baik baik untuk diri sendiri
2026-07-27 07:56:40
0
msyrismayanti
msy.Rismayanti :
Aamiin yaa robbal alamiin
2026-07-27 04:40:46
0
nurul_ida41171
nurul_ida41171 :
Aamiin YRA🤲🤲🤲
2026-08-03 04:44:33
0
nuryanti1210
nuryanti :
aamin ya rabb
2026-07-29 22:47:46
0
evahanifah67
hanifah :
Aamiin ya Allah 🤲🤲🤲
2026-07-30 12:09:01
0
atin81360
Atin :
aminn
2026-07-27 00:13:29
0
heninurliani93
heny93 :
Aamiin Ya Allah 🤲
2026-08-02 09:27:07
0
icutnaina
Icut Naina :
aamiinn
2026-07-29 18:14:56
0
rosmidar33
rosmidar33 :
Aamiin
2026-07-30 16:59:14
0
ayuilham22
Ayuilham :
Aamiin
2026-08-05 12:56:16
0
idanursari1
Ida nursari :
Aamiin
2026-07-24 23:10:59
0
ezhykwank
It's Ezhy :
Aamin Ya Allah 🤲🤲❤️❤️
2026-07-26 22:28:26
0
romelah984
romelah :
Aamiin
2026-07-26 00:21:27
0
dindaaulia12345
Bunda lda :
Aamiin YRA 🤲
2026-07-24 23:55:54
0
ayunongnong__
unser416511256637 :
Aamiiin Aamiiin Aamiiin Ya Allah 🤲
2026-07-25 00:56:59
0
susisusi646_
@susisusi646 :
amin
2026-06-29 19:39:06
0
To see more videos from user @nuurlathiefa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Di tengah kobaran api yang melahap KMP Mutiara Sentosa II, Muhammad Saleh (44) dihadapkan pada pilihan yang tak pernah ia bayangkan, yakni bertahan di kapal yang terus terbakar atau melompat ke laut lepas demi menyelamatkan diri. Pria asal Jeneponto, Sulawesi Selatan, itu akhirnya memilih melompat ke laut, tetapi di tengah perjuangannya menyelamatkan diri, ia justru mengutamakan keselamatan penumpang lain yang tidak bisa berenang. Saleh menceritakan, dirinya berangkat dari Surabaya menuju Makassar untuk mengawal 17 ekor kuda sekaligus memastikan hewan-hewan tersebut mendapat pakan selama perjalanan. Saat kebakaran terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026), Saleh sedang memotong rumput untuk makanan kuda.
Di tengah kobaran api yang melahap KMP Mutiara Sentosa II, Muhammad Saleh (44) dihadapkan pada pilihan yang tak pernah ia bayangkan, yakni bertahan di kapal yang terus terbakar atau melompat ke laut lepas demi menyelamatkan diri. Pria asal Jeneponto, Sulawesi Selatan, itu akhirnya memilih melompat ke laut, tetapi di tengah perjuangannya menyelamatkan diri, ia justru mengutamakan keselamatan penumpang lain yang tidak bisa berenang. Saleh menceritakan, dirinya berangkat dari Surabaya menuju Makassar untuk mengawal 17 ekor kuda sekaligus memastikan hewan-hewan tersebut mendapat pakan selama perjalanan. Saat kebakaran terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026), Saleh sedang memotong rumput untuk makanan kuda. "Tiba-tiba ada teman berteriak kalau kapal terbakar. Saya langsung mengambil jeriken biru dan diberi pelampung. Kami mencari tempat yang aman sambil mempertimbangkan apakah harus melompat ke laut atau tidak," ujarnya saat ditemui di Posko Terpadu Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (4/8/2026). Saleh mengaku sempat mengurungkan niat melompat karena posisi dek kapal cukup tinggi sehingga memilih bertahan di bagian depan kapal, tepatnya di dekat tali jangkar. Namun, situasi berubah ketika kobaran api semakin membesar dan menjalar hingga ke sisi tempatnya berdiri. "Saya berdiri di bagian depan, dekat tali jangkar. Awalnya tali sebelah kanan terbakar, saya masih belum berani melompat. Setelah api menjalar ke sisi kiri dan panasnya sudah tidak tertahankan, teman saya berteriak, 'Lompat saja dulu.' Saya akhirnya terdorong ke laut," kenangnya. Setelah berenang sekitar 10 meter, Saleh bertemu seorang penjual kambing yang juga menjadi korban kebakaran kapal. Di tengah ombak yang besar, Saleh mendengar tiga orang berteriak meminta pertolongan sehingga ia memilih membantu pemilik kambing yang tidak mampu berenang. "Mereka berteriak minta tolong. Saya memilih menolong bapaknya, pemilik kambing. Dia sempat memegang pundak saya," katanya. Saleh mengaku kesulitan berenang karena pundaknya terus dipegang korban sehingga ia meminta korban berpegangan pada bajunya agar keduanya tidak tenggelam. "Saya bilang, 'Jangan pegang pundak saya, nanti kita sama-sama tenggelam. Pegang saja baju saya.' Akhirnya dia mengikuti," ujarnya. Arus laut yang kuat membuat perjalanan menuju kapal penyelamat berlangsung sangat berat sehingga Saleh melepas celananya, melilitkannya ke tubuh, lalu menggigit ujung celana tersebut agar korban dapat berpegangan selama proses penyelamatan. "Saya bilang ke bapak itu, 'Tunggu dulu ya.' Celana yang saya lilit saya gigit, lalu saya minta beliau berpegangan di situ. Baru saya berenang menuju kapal penyelamat," tuturnya. Perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Saleh dan korban berhasil dievakuasi ke kapal penyelamat dalam keadaan selamat. "Begitu melihat bapak itu berhasil naik ke kapal, dia mengucapkan Alhamdulillah dan berterima kasih. Saat itu saya baru merasa lega," ucapnya. Saleh mengaku tidak mengetahui berapa lama dirinya bertahan di laut karena terus dihantam ombak sambil beberapa kali menelan air laut. "Saya tidak tahu berapa lama di laut. Kapal terasa jauh sekali karena ombak membuat kami maju mundur. Saya juga harus menolong orang yang tidak bisa berenang, jadi tenaganya benar-benar terkuras," katanya. Di tengah situasi tersebut, Saleh mengaku tidak lagi memikirkan nasib 17 ekor kuda yang menjadi tanggung jawabnya karena keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. "Saya sudah tidak memikirkan kudanya lagi. Yang penting saat itu saya bisa selamat. Soal kerugian saya belum tahu, mungkin ratusan juta rupiah," ujarnya. Meski berhasil selamat, Saleh mengaku hingga kini masih menunggu kabar sopir yang berangkat bersamanya dari Surabaya sekaligus orang yang sempat menyuruhnya segera melompat ke laut. "Saya masih menunggu kabar sopir saya. Mudah-mudahan dia juga selamat," tutupnya. #tiktokberita

About