@mansa.909: #ئەکتیڤبن🥀🖤ـہہـ٨ــہ #هەولێر_سلێمانی_دەهۆک_ڕانیه_کەرکوک #foryou #Bmw

🌝خـڕێ🌚
🌝خـڕێ🌚
Open In TikTok:
Region: IQ
Monday 29 June 2026 10:48:13 GMT
17981
805
26
115

Music

Download

Comments

hastyaralpachino0
hastyar bardashani0 :
ame ryka😮‍💨
2026-06-29 23:21:28
1
mahamad_715
855 :
2026-06-29 21:53:15
1
zelan.000
𝒵ℯ𝓁ℴ🖤. :
بژی دڵم💋
2026-06-29 12:39:51
1
sherwani.8011
ᴄʜᴀᴜ ʀᴀꜱʜᴍ💎 :
dllm,😍
2026-06-29 11:14:38
1
shamalrwandze830
شەمۆۆ ئاڵمانی 🇩🇪 :
2026-06-29 19:30:39
1
rozhgar.azad
Rozhgar Azad :
2026-06-29 18:48:30
1
payamxoshnaw7
💝🤍𝒫𝒜𝒴𝒜ℳ.ℋ𝒜𝒵ℋ𝒜ℛ123💖🖤 :
🥰🥰🥰
2026-06-29 10:58:24
1
hedan525bm0
hedan cr7 :
😁😁😁
2026-06-29 19:31:45
1
To see more videos from user @mansa.909, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

ISRAEL SUDAH KELEWAT BATAS! Gaza saat ini sedang dicekik kelaparan yang mematikan, bantuan diblokade total, dan warga sipil terus dijadikan tumbal. Tapi, ketika para aktivis kemanusiaan Flotilla—termasuk relawan dari Indonesia—mencoba menembus blokade untuk membawa makanan dan obat-obatan, apa yang mereka dapatkan? Mereka dicegat paksa di perairan internasional. Ditangkap, dipermalukan, dan banyak yang bersaksi mengalami penyiksaan fisik hingga pelecehan. Pahlawan kemanusiaan diperlakukan jauh lebih buruk dari penjahat! Dan fakta yang paling mengoyak nurani: Bayangkan, ketika sebagian aktivis sudah mulai membagikan bantuan makanan ke tangan anak-anak dan para ibu di sana, tiba-tiba peluru tajam sengaja dihujankan ke arah barisan pengungsi! Puluhan anak-anak yang hanya ingin makan, tewas seketika di tempat. Para suami dan ayah berteriak histeris, kehilangan seluruh anggota keluarganya dalam hitungan detik. Ini murni pembantaian biadab! Tindakan ini sudah sangat di luar nalar kemanusiaan. Bahkan negara-negara Eropa yang selama ini diam mulai muak, marah, dan menekan Israel. Tindakan penjajahan ini makin hari makin tidak bisa dibela oleh argumen apa pun. Bagi kita rakyat Indonesia, ini bukan cuma sekadar berita luar negeri. Palestina adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah kemerdekaan kita. Kita harus bersuara lantang: Tolak penjajahan dalam bentuk apa pun! Tolak kekejaman di mana manusia diperlakukan seperti bukan manusia. Jangan cuma diam dan memalingkan muka. Bagikan, suarakan, dan lawan! 🇵🇸🇮🇩✊ #IsraelKelewatBatas #FlotillaGaza #FreePalestine #StopGenosida #Kemanusiaan #IndonesiaBersamaPalestina #SaveGaza #StopKejahatanPerang #BelaPalestina #TolakPenjajahan
ISRAEL SUDAH KELEWAT BATAS! Gaza saat ini sedang dicekik kelaparan yang mematikan, bantuan diblokade total, dan warga sipil terus dijadikan tumbal. Tapi, ketika para aktivis kemanusiaan Flotilla—termasuk relawan dari Indonesia—mencoba menembus blokade untuk membawa makanan dan obat-obatan, apa yang mereka dapatkan? Mereka dicegat paksa di perairan internasional. Ditangkap, dipermalukan, dan banyak yang bersaksi mengalami penyiksaan fisik hingga pelecehan. Pahlawan kemanusiaan diperlakukan jauh lebih buruk dari penjahat! Dan fakta yang paling mengoyak nurani: Bayangkan, ketika sebagian aktivis sudah mulai membagikan bantuan makanan ke tangan anak-anak dan para ibu di sana, tiba-tiba peluru tajam sengaja dihujankan ke arah barisan pengungsi! Puluhan anak-anak yang hanya ingin makan, tewas seketika di tempat. Para suami dan ayah berteriak histeris, kehilangan seluruh anggota keluarganya dalam hitungan detik. Ini murni pembantaian biadab! Tindakan ini sudah sangat di luar nalar kemanusiaan. Bahkan negara-negara Eropa yang selama ini diam mulai muak, marah, dan menekan Israel. Tindakan penjajahan ini makin hari makin tidak bisa dibela oleh argumen apa pun. Bagi kita rakyat Indonesia, ini bukan cuma sekadar berita luar negeri. Palestina adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah kemerdekaan kita. Kita harus bersuara lantang: Tolak penjajahan dalam bentuk apa pun! Tolak kekejaman di mana manusia diperlakukan seperti bukan manusia. Jangan cuma diam dan memalingkan muka. Bagikan, suarakan, dan lawan! 🇵🇸🇮🇩✊ #IsraelKelewatBatas #FlotillaGaza #FreePalestine #StopGenosida #Kemanusiaan #IndonesiaBersamaPalestina #SaveGaza #StopKejahatanPerang #BelaPalestina #TolakPenjajahan

About